more fantasy about k-pop

Title: Because I Really Love You – part 22

Author: Choi Ahra

Genre: Romance
Rating: PG
Cast: [main] SHINee’s Choi Minho [other] SJ’s Lee Donghae, slight another member of SHINee and SJ.
Word Count: 1621
Disclaimer: i own this plot and minho

Summary: a girl who had a crush with Choi Minho – and yet she was being a temporal manager of SHINee.
Warning: Maybe it’ll turn to be not what you want.
A/N: it’s shorter than before, sorry. because i was in hurry. that’s why😄 Fastest progress ever i’ve done huh o.0

spoiled:

and the next chap will be appeared the 1st relationship between two characters.

yes. guess who readers.

finally. 3chaps more with an extra story. *sigh*

——————————————————————————————————————–

Minho dan Hyeojin saling bertatapan, satu sama lain.

Lelaki itu memandangi Hyeojin dalam dengan kedua bola matanya yang besar, hingga mustahil bagi Hyeojin untuk memalingkan wajahnya. Hyeojin menelan ludah, menunggu Minho bersuara.

Dan ya, mulutnya terbuka, Hyeojin menanti apa yang akan dikatakan Choi Minho.

“ Kau tahu tidak kalau sebenarnya aku membutuhkanmu?”

Mata Hyeojin melebar, sampai mungkin bisa melebihi besarnya mata Minho.

“ Eh..”

Minho menguatkan genggamannya di pergelangan tangan Hyeojin.

“ Aku membutuhkanmu lebih dari apapun.”

Dunia Hyeojin rasanya sempat berhenti berputar selama beberapa detik.

Minho merenggangkan genggamannya dan turun, menyentuh telapak tangan Hyeojin.

“ Aku –“

“ Kami kembali!”

Dan blam! Pintu pun terbuka. Baik Hyeojin dan Minho terlonjak kaget.

Onew, Key, Jonghyun, dan Taemin melihat mereka dengan wajah konyol.

“ Err. Kalian sedang apa?”

Wajah Hyeojin memerah menyadari dimana letak tangan Minho sekarang dan dia pun menyentakkannya.

“ Mm. Habis membenarkan infus.”

“ Memangnya ada infus?” tanya Onew bingung.

Astaga.

Hyeojin berdoa semoga lantai menelannya hidup-hidup.

“ Ngg. Yang jelas, kalian sudah kembali dan..” Hyeojin menyambar tasnya, “ aku harus pergi. Ciao.”

Hyeojin tanpa dikomando langsung beranjak menerobos keempat member plus manajer, melangkah keluar.

Pikiran Hyeojin .. menjadi blur.

Apa itu.. barusan?

Minho menarik napas panjang saat Kim Kibum a.k.a Key memandanginya lekat-lekat.

“ Ya, Key,” Minho mengerutkan dahinya, “ kenapa kau?”

“ Mm. Tidak,” Key tersenyum simpul, “ kulihat dari cara kau menggenggam Hyeojin, apa yang kau katakan padanya?”

Minho semerah tomat sekarang.

Dia membuang muka. “ Bukan urusanmu.”

“ Oh ya. Itu urusanku, Choi Minho,” Key memanyunkan bibirnya, “ dan kau akan bercerita padaku. Mumpung Jinki Hyung, Jonghyun Hyung, dan Taeminnie sedang tidur.”

“ Tidak.”

“ Ya, Kau HARUS.”

“ UGH.” Minho menarik selimut dan menyembunyikan wajahnya. “ Tidak.”

Key mendesah. “ Kau harus dan akan, Minho,” Key menarik paksa selimutnya, “ dan ya, apa yang kau katakan?”

Minho menunduk malu. “ aku bilang aku membutuhkannya.”

“ lalu?”

“ aku sungguh-sungguh membutuhkannya.”

“ terus?”

“ ….”

Hening.

“ Itu saja?”

Minho mengangguk. Key menatapnya dengan tatapan choi-minho-aku-tidak-percaya-hanya-itu-yang-kau-katakan.

Tapi hei, mereka sedang berbicara tentang CHOI MINHO, begitulah.

“ Oh. Oke.” Key melipat tangannya, menggeleng-gelengkan kepala, “ apa yang kau rasakan, hm?”

“ Ah..” Minho tahu sekujur tubuhnya jadi panas, “ aku.. mungkin menyukainya.”

“ Oh.”

“ Sudah lama aku suka dia, mungkin?”

“ Hmm.”

“ Aku sejak mengenalnya sudah terlalu bergantung padanya.”

“ Ah.”

Minho mendorong selimutnya, merengut. “ Aku mengaku perasaanku dan reaksimu hanya BEGITU?”

“ Minho,” Key menjitak kepala Minho dengan ringan, “ kau ini bodoh atau apa?”

“ Bodoh bagaimana?”

“ Bukankah sejak dulu,” tanya Key heran, “ kau ‘terlalu’ bergantung pada Hyeojin?”

Minho terdiam. “ Ternyata benar, ya?”

“ Tentu saja,” Key berkacak pinggang, “ dan kau selalu berada di sekitarnya, lebih daripada kau berada di sekitar Hyuna saat itu.”

Ketika itu pula Minho teringat,

Bahwa tidak ada lagi nama Hyuna di pikirannya.

Key berdiri saat seseorang memencet tombol bel. “ Biar kubukakan pintu dulu.”

Minho mengangguk. Key pun berjalan menuju pintu, dan membukanya.

Voila.

Sosok yang paling tidak Minho temui datang.

“ MINHO OPPA ~~ Kau tidak apa-apa?”

Key, dalam sekejap, telah menghilang di balik pintu kamar.

Minho mendengus.  Key sialan.

Suae.

Sejak dua hari yang lalu, Hyeojin bersumpah kalau pikirannya masih konslet.

Tapi entah mengapa, Hyeojin bisa berpikir juga di saat bersamaan.

Oke.

Mari di-review kejadian waktu itu.

Minho bilang, dia membutuhkan Hyeojin.

Sembari memegangi tangannya.

UGH. APA MAKSUDNYA ITU, YA TUHAN.

Hyeojin bisa mati dalam kegugupan.

Baru pertama kali dia melihat Minho seserius itu.

Oke, bukan pertama kalinya tapi, SUDAH LAMA SEKALI.

Hyeojin melemparkan dirinya di atas kasur dan membenamkan wajahnya di bantal.

Minho.

Donghae tidak mengerti mengapa Kim Hyeojin beberapa hari ini.. melamun.

Baik di percakapan telepon atau apapun. Bahkan seperti sekarang, saat Hyeojin menemaninya latihan.

“ Ya, Kim Hyeojin.”

Donghae mencolek-colek bahu Hyeojin. Anehnya gadis itu tidak bergerak. Donghae nyaris saja mencolok Hyeojin, sampai akhirnya dia menarik tubuh Hyeojin dan napas bertiup di telinganya.

“ YA! OPPA!”

“ WOOH. APA? KAU MELAMUN SIH.”

Hyeojin mengerutkan bibirnya. “ Kau minta ditonjok.”

“ dan kau minta dikerjain,” Donghae mencibir, “ melamunkan apa sih?”

Hyeojin terdiam, tidak menjawab. Donghae tersenyum dan mencubit pipi Hyeojin. “ Jangan bengong.”

“ Iya, iya.”

Hyeojin membuang muka dan berdiri. Dia pergi melangkah entah kemana dan Donghae menyusulnya dari belakang.

“ Hei. Kau mau kemana?” tanya Donghae. Hyeojin mengulum senyum. “ Entahlah.”

“ Kau bercanda, ya. Aku ada latihan nih, temani aku dong sebagai ‘pacar’ yang baik.”

“ Halo. Siapa pacarmu, ya?” Hyeojin memutar bola matanya dan Donghae tertawa kecil. Keduanya terus berjalan berdampingan, sampai akhirnya..

.. mereka melihat Suae mendampingi Minho yang tertatih-tatih, berjalan.

Langkah Hyeojin dan Donghae seketika itu juga berhenti.

Minho sudah keluar dari rumah sakit dan sekarang dia berada di gedung SM.

Donghae, tentu saja terkejut melihat Minho dan Suae. Seketika dia teringat tentang Hyeojin yang mungkin terluka sekarang.

“ Hyeo –“

Donghae tertegun.

Untuk beberapa alasan yang tidak diketahui Donghae, pipi Hyeojin memerah.

Saat mereka beradu pandang, Hyeojin meremas tangannya dan Donghae melihat kegugupan itu.

Minho berhenti sejenak, lalu berjalan lagi melewati Hyeojin.

Ketika itu juga, Minho membisikkan sesuatu.

“ Pagi.”

Donghae terkejut mendengar bisikan Minho yang sudah pergi dari pandangannya. Donghae buru-buru mengecek keadaan Hyeojin.

Wajah gadis itu terlihat sangat merah.

Donghae menahan geramnya dalam hati dan menarik tangan Hyeojin. Gadis itu tersentak dan kaget saat Lee Donghae mendorongnya ke dinding.

“ Oppa?”

Donghae memandanginya, kesal.

“ Kenapa wajahmu memerah?”

“ Eh..”

Dan sekarang ternyata, lebih merah daripada beberapa detik yang lalu. Donghae menggigit bibir.

“ Apa ini ada hubungannya dengan Minho?”

Hyeojin tidak menjawab. Dia menurunkan pandangannya dan mengangguk kecil.

Kemarahan pun mengalir di adrenalin Donghae dan lelaki itu pun langsung meninggalkan Hyeojin di tempat, yang tidak mengerti dan bingung atas tingkah laku Lee Donghae.

Suae tidak habis pikir mengapa Choi Minho menyapa Hyeojin dengan sebuah bisikan.

Oke. Sejak dua hari yang lalu, Suae selalu setia menemani Minho dan bahkan saat dia keluar dari rumah sakit pun, Suae menolongnya.

Jadi kenapa Minho tiba-tiba bersikap seperti itu pada Hyeojin?

Suae menggertakkan giginya sembari menutup mulut.

Tidak. Tidak boleh.

Aku tidak suka.

Suae pun memperkuat pegangan tangannya di lengan Minho, membuat yang lebih tinggi keheranan.

“ Suae-ssi?”

“ Oppa.”

“ Ya?”

“ Kau suka Hyeojin, kah?”

“ Eh..”

Betapa terkejutnya Suae saat dia melihat Minho yang salah tingkah.

Napas Suae tertahan. Bibirnya pun tergigit pelan.

Jangan.

Tanpa berpikir panjang, Suae pun menubruk tubuh Minho sampai dia kehilangan keseimbangan dan Suae memeluknya erat-erat.

“ Tidak. Jangan kau menyukainya, Oppa.”

Suara Suae terdengar parau. Minho tidak mengerti apa sebabnya, nyaris kehilangan suara.

“ eh.. maksudmu..”

Suae meremas baju yang melekat di punggung Minho.

“ Oppa..”

Suae berpijak pada jari kakinya, berbisik, tidak melepas pelukannya.

“ Aku menyukaimu..”

Minho tercekat. Sesuatu membasahi pelipisnya.

Suae mengeluarkan air mata.

“ Aku sungguh-sungguh menyukaimu,” bisik Suae dengan suara bergetar, “ dan Oppa kau tidak boleh begitu. Hyeojin sudah milik Donghae Oppa, kan?”

Mata Minho membesar, tidak berkata apa-apa.

Napas Suae terasa kasar saat gadis itu menenggelamkan wajahnya di bahu Minho.

“ Kau tidak akan menghancurkan Donghae Oppa, kan..”

“ Y-y-y-a, Suae-ssi..” Suara Minho bergetar, “ bagaimana kau tahu dia menyukai Hyeo – “

“ dia terlalu menyukai Hyeojin, sangat terlihat,” jawab Suae dengan nada suara rendah, “ dan aku pun yakin Hyeojin telah bahagia dengan Donghae.”

Kalimat itu membuat Minho membeku di tempat.

Kemudian Suae menarik Minho pelan, mendekatkan kedua wajah mereka, dan mencium sisi kanan wajah Minho yang berjarak dekat sekali dengan bibirnya.

“ Oppa,” air mata Suae mengalir lagi, “ aku sungguh-sungguh menyukaimu. Hyeojin dan Donghae pun menyukai satu sama lain. Tidak bisa kah kita seperti itu?

Namun, Minho tidak menjawab apa-apa.

Hanya rasa syok yang amat sangat, berada di dalam pikirannya.

Suae memeluk Minho makin erat seraya memejamkan matanya rapat, menarik napas.

Kumohon.

Song Junhan menggerutu tidak jelas.

Sudah beberapa hari ini dia tidak mendapatkan bukti terbaru tentang Super Junior Donghae.

Untuk itulah dia terus-terusan menunggu di depan gedung SM, supaya mendapatkan jawaban apapun. Dengan kacamata hitam besar dan topi kupluk supaya wajahnya tidak mencolok. Donghae dan gadis misterius itu pasti mengenalinya.

Maka dari itu, di sinilah Junhan berada.

Juhan bolak-balik berjalan di balik semak-semak berukuran pendek, gelisah.

Namun kegelisahannya itu terganti dengan senyuman saat dia melihat seseorang berjalan keluar.

Wah, wah.

Dengan sebuah seringai, Juhan meninggalkan semak-semak itu.

Target ditemukan.

Donghae tidak habis pikir tentang wajah Hyeojin yang memerah barusan.

Tentang Choi Minho? Yang benar saja!

Dia pikir Hyeojin tidak akan memperlihatkan wajah seperti itu di depannya lagi karena Minho, namun sekarang?

Donghae yakin dia butuh es batu untuk meredam amarahnya.

Donghae menggertakkan gigi, menggeram kesal. Dia menyambar jaketnya dan berjalan keluar gedung SM, hendak menuju mobil van.

Tiba-tiba, sesosok lelaki yang familiari di mata Donghae, menghampirinya.

“ Permisi..”

Langkah Donghae berhenti.

Lelaki itu, secepat kilat, mengeluarkan notes dan pensil.

“ Bisa dijelaskan tentang skandal mu, Donghae-ssi?”

Donghae tercekat.

Dia tidak mengira kalau lelaki itu adalah wartawan.

Lelaki itu mengeluarkan seringaian culas..

Dan Donghae berusaha mengingat-ingat sosok lelaki ini yang terasa tidak asing baginya.

“ Skandalmu itu kan, sudah tersebar,” kata lelaki itu, “ bagaimana, Donghae-ssi?”

“ Aku –“

Donghae yang barusan hendak menyangkal, tiba-tiba terdiam.

Tunggu.

Infotaiment.. ya.

Donghae menyadari sesuatu.

SESUATU yang sangat, sangat berisiko.

Apa mungkin..

Dengan cara ini, maka aku bisa memonopoli Hyeojin seutuhnya?

Donghae memandangi lelaki itu.

Kalau.. aku bisa menjawab pertanyaan ini dengan.. jawaban yang tidak biasa, maka..

Dia pun menelan ludah.

Nekat.

Aku mengambil langkah yang nekat.

“ … Kau bisa menunggu kepastian skandalku nanti, Pak wartawan.”

Donghae tahu seberapa besar kenekatan yang telah ia tempuh, karena lelaki itu tersenyum licik usai tertegun dalam beberapa detik.

“ Begitu kah, Donghae-ssi?”

Dia hanya mengangguk begitu saja.

Jika ‘hubungan’ ini diumumkan,

Maka aku dan Hyeojin..

Donghae mengepalkan tangannya.

Bahkan Donghae tidak tahu, apakah ini keputusan yang benar, atau mungkin kesalahan terbesar dalam hidupnya.

————-

“Love Forever, and Last Forever.

Even when i try with all of my heart I cant catch you, and you wont slow down.

But Because I Like You,

Because I Really Love You

Love has to keep going on like that.”

[Love Should Go On – SHINee]

behind story of the title🙂 try to connect the title and main idea of the stroy, readers.

‘No matter what happen.

Between them.

their feelings have never changed ever since they’ve met.

and that’s how their feelings work.’

p.s: until the end of this story, you’ll figure it out why this title could be so fluffy ^________________^

Comments on: "Because I Really Love You – Part 22" (21)

  1. Huwaw !!
    Lanjut onn !! Jgan lma ya part 23 nya hehehe..

  2. Hahaha.. Br kali ini aq bs komen krn isix pendek.maklum,bc dr hp sih. Aq jg tgg part slnjtx ya

  3. Benar benar kilat ye.
    Lee donghae~ wat r u going to do ? -.-a

    menunggu~
    hwaiting ahra-ssi ^^

  4. Haeee, jgn kyk Suae please😥

    campur aduk ya rasany prasaan para main cast di chapter ini,
    ak readerny jdi ikutan campur aduk jga ;__________;

    hwaiting buat lanjutanny,
    udh kelas 3 pst sangat sibuk~

  5. hanaachoi said:

    hwaa, konflikny ruweet..
    Bkin yang bca ikut pnas dingin..
    Tpi ttp keren🙂

    Hwaiting! Bwt part slnjtny!😀

  6. oh kelas 3 kah? aku juga,tapi— smp hehe. oh yes, sorry for not leave some comment in other chap,maklum ol di hape.oh ya,onn fanfic pesenanku dibikin ga?thankiss.hem,minho jelek pas di lucifer haha dan donghae seriously handsome in no other.dan taemin– perfect/nevermind

  7. HwangChanChan said:

    Waaah cpet updte yh nh…
    Snang yaa xD
    Dtggu next chapt😀

  8. huwee.. Sampai kapan si suae nongol di situu~ aku ga tahan ma sikapnyaa~ itu lagi.. Donghae~ ya ampun.. Setan apa yang merasukimu, nak?? Ckckck..

  9. kyu_pith said:

    hya….dr kmrn g bk yg lain kec. ni ff ngbut dr ep.1 wlopun smpt gms dg kdtgn krkter suae tpi ….bguss
    kerennnn/,..
    lnjutinn…
    .mian g prnh comment dr part.1…

  10. faaaarceu said:

    Konfliknya makin kaya tali kusut aja yaaa hahahaha keren😉 But, aku pengen akhirnya donghae sama hyeojin aja yaaaa #maksa hahah Lanjutannya cepet ya jangan lama-lama, maaf yaa baru komen-komennya skrg hehe di hp sih😀
    Hwaiting!!

  11. Ceritax nie beneran or bohongan…. Sich???

  12. ah~~~ member shinee!!! kalian muncul d moment yg sangat sangat tidak tepat!!! *jewer kibum, jinki, minnie, ama jjong😛
    suae and suae again! kapan ni org mundur? dan yah, cinta bs bikin donghae ngambil keputusan yg nekat, let see what will donghae do for gettin hyeojin? try to go to next chapter… really want to know what this story will turn🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: