more fantasy about k-pop

Title: Tell Me Goodbye

Author: ayoshiari

Pairing: Kevin/OC (Yunha)

Summary: Kevin dan Yunha… in love.

Rating: G

Genre : Drama, Romance, Fluff

Length : Oneshot Drabbles (agak panjangan dikit)

Disclaimer: Enjoy~!

Jam 6.15 sore menjelang malam. Kevin sedang tepekur di dalam apartemennya, stress. Iklan buatannya ditolak klien, dan kini ia sedang berjibaku untuk membuat lagi yang baru.

“Ah sarap kok tuh orang, iklan bagus-bagus disuruh revisi,” gerutunya pelan. Konsep iklan soft drink itu harusnya dikerjakan satu tim, tapi malam minggu begini anak buahnya lenyap semua, entah pacaran, karaokean, minggat, keluar kota atau sedang membantu ibu di rumah, Kevin bodo amat.

Semua sudah ditelepon satu-satu, tapi hasilnya nihil. Mereka bilang, “Ah~ hyung, ditunda sampai hari Senin aja kenapa?”

Sigh.

Di atas meja kerja Kevin, sebuah foto gadis cantik terpampang. Lee Yunha, kekasih yang paling paling paling ia cintai di dunia ini.

TIIING TOOONG! Mendadak bel pintu apartemen Kevin berbunyi. Dan cklek, ketika pintu terbuka, sesosok gadis mungil berambut pendek masuk dengan membawa sebuah pot bunga bugenvil cantik.

Itu Lee Yunha. Karena ia pacar Kevin satu-satu-nya, ia memiliki akses keluar masuk apartemen Kevin dong. Setiap kali Kevin ganti password apartemen, Yunha yang pertama kali harus tahu.

“Annyeonghaseyo jagiyaaa~!” sapa Yunha ceria.

Bagi Kevin, meski kata orang-orang Yunha tak pantas bersanding dengan dirinya, namun di mata Kevin, Yunha adalah gadis paling cantik sedunia.

“Wah, kenapa kau datang?”

Yunha meletakkan pot bunga kecil itu di atas meja kerja Kevin. “Jadi kalau ke sini harus pakai alasan?”

“Ah, ani~” Kevin menarik tubuh Yunha mendekat ke arahnya, duduk di atas kedua paha Kevin, dan mengunci bibir Yunha dengan bibirnya.

“Ya~!” Yunha buru-buru berontak lepas. “Jagi, badanmu panas!”

“Mwo?” Kevin tak percaya dan meraba-raba dahinya. Memang sedikit hangat sih.

“Aish jinjja! Kau bahkan nggak bisa jaga kesehatan. Sudah, tidur sana! Aku akan mengompresmu!” jawab Yunha galak.

Dan sepanjang malam itu, Yunha menghabiskan waktu merawat Kevin. Kevin sendiri sudah terlalu lelah, capek, dan mengantuk. Ia tak tahu dan tak ingat apa saja yang diperbuat Yunha. Begitu menyentuh kasur, ia langsung mendengkur.

***

Dering ringtone ManManHani dari U-Kiss menggema seantero ruangan. Kevin terbangun sambil mengerjap-kerjapkan matanya. Sinar matahari masuk dari celah-celah jendela.

“Loh? Udah pagi?” Matanya beralih ke ponsel LG Lollipop putih di balik bantal. Wuidiiih. 20 missed calls! “Ne~ yeoboseyo?”

“YAAA!!! Yeoboseyo yeboseyo! Kenapa kau baru bisa dihubungi??!!”

Jedyeeeng! Kevin menjauhkan speaker ponsel dari telinganya. Buset deh, siapa sih ini tanpa sopan-santun tau-tau teriak. Di layar hape tertulis Lee Yoomi. Kakak perempuan Yunha.

“Ohh~! Kakak ipar! Yea, waeyo nuna?” tanya Kevin. “Maaf, semalam aku agak sakit dan…”

“Ya! Cepat ke rumah sakit SEKARANG JUGA! Pacarmu kecelakaan dan koma, bego!! Ppalli~”

MWOOOOO?!

***

Kevin bagai kena petir di siang bolong. Demi apa coba, kekasihnya tau-tau kecelakaan dan…

“Kejadiannya semalam, sekitar pukul 6 lebih 10…” Yoomi memulai pembicaraan, setelah Kevin sampai di rumah sakit. “Ketika ia hendak berangkat menuju apartemenmu.”

“Apa yang terjadi?”

“Sebuah bus menabrak Yunha tak jauh dari rumah kami… dan beginilah, Yunha masuk ICU. Sampai sekarang ia belum sadar dari komanya,” jelas Yoomi pelan, gamang, samibl menahan airmata.

“Cankkaman, nuna,” sela Kevin. “Kemarin? Tapi kemarin Yunha ke apartemenku sekitar pukul 6.15…”

“Mwo? Kamu ngelindur ya?”

“Sumpaaaah deh! Atau jangan-jangan ia kecelakaan setelah pulang dari apartemenku?”

Yoomi menatap mata pria di depannya lekat-lekat. “Ya! Jelas-jelas aku ingat dengan mata kepala sendiri bahwa Yunha keluar rumah pukul enam, dan sepuluh menit kemudian aku mendapat kabar bahwa ia kecelakaan tak jauh dari kompleks rumah kami. Kau yakin Yunha bisa pulang-pergi secepat itu dari rumah-apartemen-kembali lagi ke rumah? Hah?”

Kevin menggeleng pelan, “Tapi nuna… se-semalam ia ke apartemenku! Sungguh! Jeongmal! Dia bah-bahkan me-merawatku dan…”

Tiba-tiba lengan Yoomi menepuk bahu Kevin. “Cukup cukup. Aku yakin kau pasti tertekan dan shock sekali. Lebih baik kau tenangkan diri dulu. Kembalilah ke apartemen dan doakan Yunha agar cepat sadar, ya?”

“Ta-tapi nuna…”

Ahhhh! Kepala Kevin rasanya ingin pecah!

***

Kevin mengendarai sedan biru-nya kencang sekali menuju apartemen. Apa iya ia salah lihat? Apa iya, Yunha yang datang ke apartemennya semalam itu cuma mimpi? Tapi, dipikir bagaimanapun, ini terasa nyata! Masa sih, justru arwah Yunha yang datang mengunjunginya?

“Cih, nggak masuk akal,” dengus Kevin yang notabene anti hal-hal berbau mistis. Namun mendadak… ia teringat sesuatu. Ya! Ia bisa membuktikan, gadis yang semalam mengunjungi apartemennya, beneran kenyataan atau cuma mimpi belaka.

Kevin pun melajukan mobil makin kencang ke arah KangNam, lokasi apartemennya.

***

Dengan gemetaran, Kevin membuka pintu apartemen. Napasnya memburu naik-turun, tegang. Ia jalan lurus dan tiba di depan meja kerjanya.

Melihat kenyataan yang ada di depannya, Kevin jatuh terduduk.

“An-ani…malgowande…in-ini tidak mungkin…” lidah Kevin kelu, sementara airmata perlahan mulai membasahi pipinya.

Di hadapan Kevin terdapat meja kerja kayu berwarna coklat tua. Dan di atasnya, tergeletak sebuah pot bunga bugenvil cantik berwarna putih, terkena sinar matahari.

Kevin menghembuskan napas panjaaaaaang sekali. Ia memang tak bisa mencerna kejadian ini, tapi satu yang ia yakini, ini semua bukan mimpi.

END.

Comments on: "[ONESHOT/DRABBLES] Tell Me Goodbye" (6)

  1. *tepuktangan*
    baguuuuus banget😀
    ak suka gaya bahasamu ^^

  2. makasih yah udah baca. yippi^^^
    gaya bahasa yang aneh sih kalo menurutku ^^
    kalo mau baca FF-ku yang lain, tinggal klik ayoshiari aja ya di daftar staff.

  3. simple..
    enak bacanya~

  4. ayoshiari said:

    @nandz makasih yah ^^
    emang simple kok… gak aneh2 ^^

  5. Crt.a krn cmn kurang panjang. jd agak nanggung, pdhl msh penasaran slnjt.a kyk gmn.

  6. jdi itu cewek nya dtng dengan wujud arwah?? kok saya malah jdi merinding disko gini ya?? … tp bagusssss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: