more fantasy about k-pop

Judul : My Little Hyukkie Part 8 sequel of “SuJu’s Driver”
Cast : Super Junior Lee HyukJae, Cho KyuHun, Lee Sungmin

“aku tidak tau. Aku dan omma hanya tinggal berdua semenjak aku lahir hingga sekarang”
“apa omma mu tidak mengatakan hal apapun??”
“dia mengatakannya”
“benarkah??lalu seperti apa dia??appa-mu!!””. Pernyataan mereka yang membuatku tegang untuk mengetahui jawaban yang akan dilontarkan. Bulu kudukku merinding. Aku tidak yakin apa aku siap untuk ini. Rasa sakit seketika muncul. Aku merasa aku tidak ingin mendengarnya. Tapi sisi lain dari hatiku ingin mengetahuinya.
Kami menunggu hingga hyukkie akhirnya berbicara. “sebenarnya omma tidak pernah mengatakannya dengan jelas”
“EhhhhHHHhhh…..” timpal kyu.
“tapi omma selalu menyelipkannya diantara pernyataan yang dia buat”
“maksudmu???”
“hmmmm. Seperti halnya tadi pagi”
“tadi pagi???”
“ya. Tadi pagi ketika aku mengatakan hyuk ahjusi yang jorok. Omma yang marah akan selalu menggerutu. Tadi pun demikian”
“memangnya apa yang minji katakan???” tanya wookie yang mulai tertarik dengan pernyataan hyukkie.
“omma mengatakan “kaupun seperti itu” dia mengatakan itu”. Wookie memiringkan kepalanya juga kyu mencoba memahami perkataan hyukkie.
“hyukkie-ahhh, aku tidak mengerti” ucap wookie pada akhirnya.
“omma berkata “kaupun seperti itu”. Dia memimikkan gaya minji.
“lalu, “mengapa kau meniru sifat buruk darinya!!!”. Ucapnya lagi sambil meniru gaya minji yang marah-marah membuat para memberku tertawa-tawa.
“Lalu aku bertanya. “darinya siapa omma??”. Lalu omma hanya menunjuk pada sebuah boneka beruang putih besar yang tersimpan di rumah kami. Lontaran terakhir hyukkie membuatku sedikit berpikir “boneka beruang putih besar”.
“bagaimana mungkin omma menyamakanku dengan be—-”. pembicaraannya pun kupotong.
“hyukkie…” diapun memalingkan wajahnya kearahku kemudian aku menatapnya dan langsung beranjak berlari menuju kamarku meninggalkan keanehan di raut wajah mereka hingga sesaat akupun kembali dengan secarik photo di tanganku. Kuserahkan photo itu pada hyukkie. Dia melihatnya dengan seksama “kau memiliki boneka yang sama ahjusii!!!” ucapnya dengan tatapan biasa saja. Aku yang mendengar pernyataan darinya duduk terkulai lemas di atas sofa. Mereka melihatku dengan heran hingga seseorang menekan bel asrama kami. Wookie bergegas membukakan pintu setelah mengetahui tamu yang datang.

Orang itu memasuki pelataran ruang tv tempat kami semua berada. Wookie mengikutinya dari belakang. Tamu itu adalah wanita. Dia memakai blazer biru selutut. Blazer yang sama yang dikenakannya saat tadi pagi berpamitan dari tempat ini.
“OMMAAAA….” teriak hyukkie beranjak dari pangkuan kyuhyun kemudian berlari kearah ommanya berdiri. Wanita itu minji. Dia meraih hyukkie kemudian menggendongnya dengan kaki hyukkie mengitari pinggangnya.
“omma kau sudah pulang!!!bogoshiepo nae omma” ucap hyukkie menaruh kepalanya dipundak minji. Miji tersenyum dan mencium pipi hyukkie.
“nadoo nae hyukkie”. Mereka saling melemparkan senyuman hangat.
Akupun beranjak dari tempatku duduk kemudiam menghampiri mereka. Aku berdiri tepat di hadapan minji. Minji melihatku dengan heran tapi aku tidak peduli. Aku butuh penjelasan darinya. “ryeowook-ga. Bawa hyukkie ke tempat teuk hyung”. Para memberku menjadi bingung dengan pernyataanku. “mak—sudmu. Apa hyung???”tanya wookie bercampur antara heran juga bingung.
“ada hal yang ingin kubicarakan dengannya. Kumohon”. Sungmin hyung langsung mengerti dengan ucapanku. Begitu pula dengan kyu yang kemudian mengambil hyukkie dari pangkuan minji.
“apa maksud semua ini??” tanya minji kebingungan. Begitu pula hyukkie yang sedikit tidak mengerti melihat situasi sat ini. “omma…” hyukkie sedikit terkejut haru dengan situasi yang terjadi.
Yesung hyung menggiring ryeowook yang juga masih sedikit bingung.
“omma….” rengek hyukkie ketakutan ketika kyu mengambilnya dari pangkuan minji. “ommaaaa…” dia pun mulai menangis meronta-ronta ketika kyu memegangnya dengan erat agar tidak kabur. Mereka pun hilang dari hadapan kami.
Tinggallah kami berdua. Setelah beberapa menit keheningan akhirnya dia melangkahkan kakinya hendak menjauhiku.
“kau mau kemana”. Kugenggang lengannya dengan kuat. Matanya turun kearah lenganku kemudian melihatku dengan tajam.
“lepaskan”
“tidak”
“kau tidak mendengar hyukkie menangis”. Dia mencoba melawan namun kupegang dengan erat.
“apa yang kau inginkan???” tanyanya setelah tidak bisa lepas dariku. Akupun sedikit menghela nafas. Kutatap dia dengan seksama.
“siapa hyukkie???”
“aku tidak mengerti”.
“kau pasti mengerti maksudku”. Kuserahkan secarik photo dimana terdapat diriku yang sedang memeluk polar bear yang kuberikan padnya 5tahun yang lalu. Dia meraihnya dengan sebelah tangnya yang terbebas dariku.
“ada apa dengan ini??aku tidak mengerti”. Dia mencoba melepaskan diri lagi namun tidak berhasil.
“SEBENARNYA APA YANG KAU INGINKAN HUH???” bentaknya kesal namun aku menghadapinya dengan tenang.
“aku hanya ingin tau siapa hyukkie. Apa itu sulit bagimu untuk mengatakannya!!!!”. Diapun memalingkan wajahnya memunggungiku.
“apa dia anak ku??”. Wajahnya pun langsung menatapku.
“apa maksudmu dengan anak mu??apa yang kau ketahui??”
“aku tidak mengetahui apa-apa terkecuali kau yang menjelaskannya”. Dia menghela nafasnya.
“hentikan. Sudah cukup. Aku akan membawa hyukkie pergi”
“dia tidak akn kemanapun hingga kau memberi penjelasan mengenai anak itu”. Kekesalan pun semakin terpancar di raut wajahnya. Dia menconba menahan.
“tidak ada yang perlu kujelaskan. Hyukkie adalah anakku”
“kau pikir aku sebodoh itu??huh??kau pikir aku tidak ingat apa yang terjadi dimalam itu??huh??”
Minji pun tertawa mengejekku “hah, mengapa kau sangat yakin sekali??aku telah melakukannya dengan orang lain. Jadi dia bukan anak mu. Kau percaya??”
Aku pun menghela nafas. Rasanya pernyataan dia membuat hatiku hancur. Kulepaskan tanganku yang menggenggamnya dengan erat. Hatiku menangis jika saja itu benar.

Tiba-tiba saja sungmin hyung mendobrak pintu asrama dengan cepat. Aku dan minji melihatnya dengan segera. “eunhyuk-ga…eunhyuk-ga….” teriak hyung panik.
“wae hyung???ada apa??mengapa kau sepanik itu??”
“hyukkie, hyukkie….”. tanpa bertanya pada hyung, minji langsung berlari keluar mendengar nama hyukkie disebut.
“hyukkie wae??hyung!!”
“dia terjatuh dari tangga” jawab sungmin hyung lemas. Aku yang mendengarnya pun demikian. Kulangkahkan kaki cepat. Kutekan tombol lift secepat mungkin hingga teuk hyung menghubungi ponselku “eunhyuk-ga, kami membawa hyukkie ke rumah sakit terdekat. Dia pingsan”. Aku pun langsung bergegas diikuti sungmin hyung. Kutancapkan gas secepat mungkin hingga akhirnya sampai disana.
Mereka menundukan kepalanya. Hyukkie memasuki ruang ICU. Minji terkulai lemas di depan pintu ICU. Kyu memeganginya. Teuk hyung pun menghampiriku.
“hyuk-ga, mianhae. Kami ceroboh. Dia terjatuh saat mencoba menghampiri minji. Dia melarikan diri lewat tangga darurat. Maaf kan kami”.
Namun tidak ada yang bisa kukatakan. Aku tidak tau harus seperti apa. Lagi pula untuk apa aku mengkhawatirkan sesuatu yang bukan bagian dari diriku. Bahkan hyukkie bukan annakku. Untuk apa aku mengkhawatirkanya.

TBC

Terimakasih,

By hanjiehyuk ^^

Comments on: "My Little Hyukkie Part 8 sequel of “SuJu’s Driver”" (6)

  1. T.T
    sedih banget part ini.
    kasian Hyukkie kecilnya

    lanjtannya ASAP yaaaaaaaa

  2. oiya, main main ke blog aku yaaaa disana juga ada fanfic lho hehe http://nadyanamsunghyo.wordpress.com

  3. Asyik!! Ada scene hospital. Lanjut

  4. yey… ceritanya tambah seru…
    kenapa minji-nya gak langsung terus terang aja sih???
    kan kasian jadinya little hyukie… :0

  5. Kok lama bngt lanjutanx nih?lg sibuk ya?

  6. younghae said:

    jie,, knpa jd ad scene hospitalny??
    argghh aq tak rela keponakanqu terluka..
    XDD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: