more fantasy about k-pop

Neul Mi-ah, saranghae

hi guys ~ someone sent this ff to us, but we don’t know what’s the title. for the author you can mention us at twitter to tell us the title of your fanfic ^^ enjoy this fanfic😀

———————————————————————————-

Karakter: Cho Kyu Hyun – Super Junior, Karakter Fiktif – Han Neul Mi
Rated: G
Episode: One Shot
Genre: Romance
Tag: Super Junior, Cho Kyu Hyun

—-
penulis: Annisa Nruul (twitter: @annisanurul)

gomawo ^^

—————————————————————————————————–

Kyuhyun’s POV
Han Neul Mi. Gadis itu sudah berusia 20 tahun tapi senyumnya seperti anak 6 tahun. Postur badannya yang tetgolong petite dengan badan kurus membuatnya terlihat seperti gadis 15 tahun. Rambutnya berwarna hitam sebahu dengan poni dora. Alisnya cukup tebal tetapi matanya tidak terlalu sipit.

“Oppa?”
Aku terkejut, tersadar dari lamunanku.
“Apa yang kau lamunkan? Sedari tadi kau tidak mendengarkanku ya?” tanya Neul Mi mengerucutkan bibirnya. Aku menjawil pipinya yang lembut.
“Aku mendengarkanmu……..tapi sekilas,” aku menyeringai. Neul Mi langsung mencubitku pelan.
“Aw!!!” aku meringis seperti habis dipukul.
“Oppa! Gwenchanayo? Memang aku mencubitnya terlalu keras ya? Ah! Mianhae!!” Neul Mi langsung panik, aku merangkulnya kencang.
“Hanya bercanda”
“Ish dasar kau ya!” Neul Mi mencubit pinggangku. Aku hanya tergelak mohon ampun.

“Waktu yang kau luangkan untukku itu sangat berharga, oppa. Gomapta,” Neul Mi membungkuk. Aku hanya mengacak rambutnya sambil tersenyum, lalu aku mendekatkan wajahku. Sedikit lagi aku…..

“Cho Kyuhyun!” sergahnya dengan galak menjauhkan wajahnya dari wajahku. Aish sedikit lagi padahal!
“Please, sekaliii saja,” ucapku dengan nada memohon. Ia menggeleng keras.
“Kalau kau sayang padaku kau pasti menungguku. Tunggu sebentar lagi kenapa sih. Aku kan sudah janji setelah lulus kuliah aku mau menikah denganmu!” Neul Mi mengoceh kesal.
“Oke-oke. Jangan kesal lagi ya. Mian,” ucapku, merayu. Benar saja, Neul Mi langsung menghela nafas.
“Kalau begitu aku pulang dulu ke dormi. Annyeong!” Aku masuk ke mobilku.
“Oppa!” panggilnya lalu ia terlihat ragu.
“Kenapa?”
“Ngg…..tidak. Annyeong!”

Neul Mi sangat religius. Mungkin sama dengan Siwon Hyung. Neul Mi tidak suka kalau aku menciumnya. Batasannya……cium di kening. Tapi aku bersyukur memilikinya. Aku menjadikan Neul Mi sebagai pacar sejak dua bulan lalu. Tapi kami dekat sudah sejak satu tahun lalu. Aku bertemu dengannya di sebuah toko. Saat itu ia tengah bingung memilih satu diantara dua merek snack keripik kentang. Mukanya panik. Aku bantu dia untuk memilihnya. Lalu aku bertemu lagi dengannya di depan kantor SME, ternyata ban sepedanya kempes. Kubantu dia lagi.

Neul Mi tidak melihatku sebagai Kyuhyun Super Junior. Tetapi sebagai Cho Kyu Hyun—cowok biasa.
Dia seperti malaikat kecil. Dia tidak pernah mengeluh kalau aku bercerita padanya tentang job SuJu yang semakin lama membuatku lelah. Dia bahkan sering memberiku vitamin herbal untuk menjaga kesehatanku. Dia juga menegurku lewat telepon saat aku terlalu asyik bermain game hingga lupa makan.

Saat aku bertanya padanya maukah dia jadi pacarku….dia tidak menjawab iya. Tetapi…..
“Cho Kyu Hyun bertanya apakah aku mau jadi pacarnya? Lucu, oppa. Jangan bercanda”
“Aku beneran”
“Oppa, kau mau nembak seorang perempuan ya? Pake latihan segala lagi hihihi”
“Neul Mi-ah aku serius!!”

Lalu dia menatapku, “eh? Kupikir kau….”
“Mau tidak kau jadi pacarku?”
“Bagaimana dengan ELF? Bagaimana dengan Kyubies”
“Memangnya kenapa?”
“Bisa-bisa satu menit setelah mereka mendengar kau punya pacar rumahku dilempari batu lagi”
Aku hanya tertawa, “Itu sih gampang. Kita bisa backstreet”
Neul Mi mengerutkan keningnya lalu ia tersenyum, “baiklah. Aku mau jadi pacarmu, oppa”

Sampai sekarang kami backstreet. Hanya personil Super Junior yang tahu. SME pun tidak tahu. Manajer SuJu pun tidak. Lagipula kami dilarang memiliki pacar. Dan ada pula team SeoKyu, yang menjodohkanku dengan Seohyun SNSD. Aku hanya menganggap Seohyun sebagai adik, tidak lebih.

“Kau belum mengumumkan tentang hubunganmu dengan Neul Mi, Kyu?” tanya Leeteuk Hyung saat aku mengirim SMS pada Neul Mi.
“Belum. Kenapa?”
“Apa kau tidak capek bersembunyi terus?”
“Capek sih….,” aku menghela nafas, “aku capek tapi bagaimana lagi. Aku juga sebenarnya mau seperti remaja lain. Ke kebun binatang, jalan tanpa harus pakai hoode dan kacamata”.
“Kau harus menyelesaikan ini, Kyu. Tidak selamanya hubunganmu akan tersimpan rapat. Pasti akan ketahuan juga….kusarankan kau memperlihatkan Neul Mi di depan umum,” ujar Leeteuk Hyung.
“Belum saatnya, Hyung. Kyubies bisa marah padaku”
“Mereka kan tidak mengendalikan hidupmu. Kyu, aku kasihan melihat Neul Mi yang harus mengendap-endap ke backstage kalau ingin bertemu denganmu. Aku kasihan melihatnya harus menunduk saat melihatmu dipeluk-peluk fans. Aku kasihan padanya”.

Ingatanku melayang pada seminggu yang lalu.
Saat itu kami tengah menkmati udara sejuk di taman, lalu hoodie-ku terbuka. Aku tidak memakai kacamata dan tentu saja wajahku terlihat jelas.
ELFs yang melihatnya langsung menyerbuku, berebut menjabat tanganku, meminta tanda-tanganku, hingga salah seorang ELF bertanya.
“Kyuhyun oppa, siapa perempuan itu?”
Dia memperhatikan Neul Mi dari atas ke bawah dengan tatapan kalau Neul Mi adalah makhluk asing dari planet mars.
“Dia…..,” ucapku terbata. Semua terasa berat. Aku bingung dan saar itu Neul Mi menatapku.
“Dia sepupu jauhku,” kataku pelan. Neul Mi langsung menunduk.
“Annyeong,” Neul Mi tersenyum, menyapa ELDFs tapi matanya berkaca-kaca. Lalu perhatianku dialihkan oleh seorang ELF yang ingin aku menandatangani topinya.
Saat aku menoleh ke arah tempat Neul Mi tadi, ia menghilang.

Sejak itu, Neul Mi jadi sulit dihubungi selama dua hari. Tapi setelah dua hari itu, Neul Mi menghubungiku dan bilang kalau dia sedang tidak enak badan. Besoknya kuajak dia ke restoran dan dia seperti biasa. Ceria lagi. Walaupun kalau melihatku di TV, matanya tampak berkaca-kaca.

Aku menghembuskan nafas. Benar juga. Kenapa aku tidak pernah memikirkan Neul Mi? Aku selalu memikirkan diriku. Kalau Kyubies tahu aku punya pacar, fans-ku pasti berkurang. Kalau SME tahu aku punya pacar, pasti mereka marah. Padahal ini hidupku. Kalau mereka tidak suka, ya sudah. Take it or Leave it.

“Kau pria baik, Kyu. Aku tahu kau tidak akan mengecewakan gadis sebaik Neul Mi,” Leeteuk Hyung menepuk bahuku dan dia berjalan menuju dapur.
Haruskah aku mengumumkannya di depan semua orang kalau Han Neul Mi adalah pacarku?

Neul Mi’s POV
”Seohyun dan Kyuhyun akan duet dalam sebuah lagu yang nantinya akan dimasukkan ke dalam almbum kompilasi SME. Apakah ini pertanda mereka semakin dekat?”

Kumatikan acara infotainment itu lalu air mata turun lagi. Tuhan, aku capek mendengar ini semua. Aku pacar Kyuhyun!!! Mereka tidak perlu lagi lelah menjodohkan Seohyun SNSD dengan Kyuhyun!
Aku capek melihat Kyu dipeluk ELFs. Aku capek melihat begitu mudahnya aku tersingkir saat mereka mengetahui pria dibalik hoodie itu adalah Kyuhyun. Aku capek melihat Kyu yang harus bersikap layaknya pria single yang ready to taken anytime. Aku capek. Aku capek.

Tidak adakah kesadaran bagi oppa untuk mengakuiku di depan umum? Sepenting apakah karirnya dibanding aku? Mungkin ini terdengar egois tetapi tolong hargai aku, oppa. Aku rela dimarahi appa begitu beliau mengetahui aku berpacaran dengan seorang bintang. Apa dia tidak sadar sedikit pun?

Aku memang pengecut. Aku tidak berani mengatakan ini pada oppa karena aku takut. Aku takut dia menganggapku egois. Mungkin kau bilang aku munafik. Tapi memang inilah aku. Take it or Leave it.

Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku hanya bisa mengelus dada melihat itu semua. Semua yang menyakiti hatiku.

Sebentar…….aku belum mengakui sesuatu pada Kyuhyun. Sesuatu yang penting. Kapan aku bisa memberitahukannya? Ah tidak. Aku tidak boleh memberitahukannya. Lebih baik aku bikin surat setelah aku pergi. Itu lebih baik.

Kuambil kertas dan pena dan tiba-tiba aku terbatuk.

Kyuhyun’s POV
Kami semua (Seuper Junior—siapa lagi) tengah bersiap-siap. Eunhyuk Hyung tengah dance dan Siwon Hyung sibuk berdoa demi kelancaran konser kami di Music Bank KBS world, lalu dia menyanyikan bait pertama Bonamana.

“Mana Neul Mi?” tanya Leeteuk Hyung. Astaga aku baru sadar dia belum muncul. Biasanya dia muncul sambil memberikanku semangat.
“Entahlah,” aku merogoh kantong, mencari handphone-ku.
Tut-tut-tut. Tidak diangkat….

Neul Mi’s POV
Tidak. Darah ini keluar lagi. Aku batuk dan kumuntahkan ke wastafel, dan benar saja cairan itu keluar banyak dari mulutku. Aku menatap kaca. Aku terlihat seperti vampir. Kulitku putih pucat dengan bibir penuh darah. Lalu sekejap saja, semuanya gelap.

Kyuhyun’s POV
Kami semua membungkuk dan Donghae Hyung melempar bunga yang kami dapat atas kemenangan kami. Leeteuk Hyung tersenyum puas.
Kami kembali ke backstage dan salah seorang staff management kami menyerahkan telepon genggamku.
“Sedari tadi HP-mu bergetar terus”.
Memang setiap kami tampil, aku lebih suka menitipkan HP-ku agar tidak jatuh.

Aku menekan keypadnya, banyak sekali voicemail yang masuk.
“Kyuhyun? Ini eomma-nya Neul Mi. Bisakah kau ke rumah sakit 8*^$%#? Neul Mi sakit”.
Aku langsung melempar HP-ku dan melepas microphone yang menempel di telingaku.
“Kyu? Mau kemana?! Habis ini kita interview!!” teriak Leeteuk Hyung. Aku tidak peduli dan aku berlari menuju parkiran. Leeteuk Hyung tampaknya tidak bisa mengejarku.
“Tolong ke rumah sakit 8*^$%#? !” pintaku dengan wajah memelas pada supir kami.
“Tapi kan belum selesai,” kata supir itu. Aku turun dengan kesal dan menyetop taksi. Tak kuhiraukan teriakan Sung Hwan-manajer SME dari lantai atas. Tak kupedulikan wartawan yang berlari dari gedung. Aku tidak peduli.

Neul Mi’s POV
“Kyuhyun oppa…..” aku meracau bergumam pelan
“Neul Mi…bangun sayang”
Kalimat itu selalu berdengung. Eomma? Aku ingin membuka mata tapi rasanya berat. Kepalaku terasa sakit, bereaksi hebat. Aku meringis pelan.
“Ahjumma!” terdengar suara pintu terbuka.
Suara itu……..Kyuhyun?

“Kyuhyun-ssi, untung kau datang. Sedari tadi Neul Mi memanggilmu”
Aku bisa merasakan sebuah tangan menggenggam pergelangan tanganku.
“Neul Mi, gwenchanayo? Aku ada di sini. Aku di sini.”
“Oppa,” aku bergumam pelan. Kupaksakan mataku terbuka, dan tiba-tiba wajah Kyuhyun oppa yang terlihat cemas ada di depan wajahku, disusul wajah Eomma.

“Kyuhyun?” gerombolan wartawan tiba-tiba sudah ada di kamarku.
Eomma pun mengusir mereka satu persatu, tapi tetap tidak bisa. Mereka tetap berkumpul seperti sekumpulan lebah di sarang madu.
“Kyu!”
Kulihat satu-satu personil Super Junior berkumpul menyusul Kyuhyun. Leeteuk Oppa, Siwon oppa….aku tersenyum melihat mereka semua. Baik benar mereka mau menjengukku.

“Kyuhyun? Siapa gadis ini?” tanya salah seorang wartawan. Akankah? Aku menatap wajah Kyuhyun oppa yang terlihat bingung.
“Dia………” Kyuhyun oppa menghela nafas, “dia kekasihku”
“Wah!” wartawan bergumam keras, seperti mendengung menurutku.
“O-oppa?” aku terperangah, dia mengakui aku di depan pers.
“Masa bodoh dengan semuanya. Kau memang kekasihku kok. Itu fakta. Aku tidak mau menyembunyikan lagi,” kata Kyuhyun oppa megelus pipiku. Aku tersenyum sementara lampu blitz dimana-mana seperti menyerbuku.
Kutoleh sebentar para personil SuJu. Merek tersenyum semua.
“Terima kasih,” ucapku pelan lalu mataku tertutup.

Kyuhyun’s POV
Han Neul Mi telah pergi…….aku ingat saat eomma-nya mengakui semuanya.
“Neul Mi sebenarnya memiliki penyakit yang cukup parah, Kyuhyun. Yaitu infeksi paru-paru. Ia enggan memberitahumu. Ia tidak mau kau sedih lalu semua kosentrasimu runyam”
“Kyu, ayo,” Siwon Hyung menyodorkan tangannya. Aku masih terpaku di samping makam Neul Mi.

Di mobil, aku membaca suratnya.

Dear Kyuhyun oppa.
Annyeong! Oke kau mungkin marah padaku. Mianhae. Aku hanya tidak ingin membuatmu sedih kok, beneran deh. Aku juga ingin rasanya menyalahkan diriku sendiri. Kok aku tidak memberimu kesan ya. Kencan terkahir kek. Apa kek. Yayaya aku memang payah. Boo!

Oh iya aku iseng membuatkanmu sebuah sweater. Bagus tidak? Aku harap kau suka.
Baiklah….jaga kesehatanmu, kau harus tetap jalan dan maju bersama Super Junior. Hwaiting!

Dan…oppa jika suatu saat kau menemukan seorang wanita…cintai wanita itu sepenuh hati, jangan merasa bersalah padaku ya *huu aku GR*
Baiklah……annyeong! ^^

Han Neul Mi

Aku meraba sweater pemberian Neul Mi. Neul Mi………..saranghae, gomawoyo.

Comments on: "Neul Mi-ah, saranghae" (4)

  1. nisaiueo said:

    aku writernya hehe ^^ mention aku udah nyampe blm? kalo blm, judulnya Neul Mi-ah, saranghae, gomawoyo🙂

  2. HwangChanChan said:

    😥
    sedih..trharu…

  3. Hueeee…
    mau nagis kak !!
    Bener deh !!
    Sedih !!
    Neul Mi,Kyu buat aku ya..
    *halah*
    BAGUS!!

  4. Kerennnnnnn……………..
    Sedih bgt *ga nyangka ending.a kyk gini*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: