more fantasy about k-pop

Title :  Why Don’t You Look At Me ?

Chapter :  5/?

Author :  Nino

CastLee Yu Ri, Ki Bum U-KISS, Hyung Joon SS501 | Go Eun Min, other U-KISS boys

Genre :  [slight fail] Comedy, Fluff, Romance

Rating :  G

Language :  Bahasa Indonesia

Word Count :  1.819

Summary :  The dream has realized, happiness are echoed, loves are growing,  but something have to change

Disclaimer :  The boys are NH Media’s and Pledis’s

Warning :  Nothing

A/N :  Finally ~ i was finished this chapter ! It’s been a looong time for me to continuing this FF :p dedicated to our beloved admin, xiahBITE, hope you’ll like it guys ~ gimme some Cherries comment and i’ll give you Sweet Chocolate replies ~😀

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 |

——:o0o:——

Tak disangka mimpi yang lama terpendam akhirnya terwujud dengan nyata dan tidak bisa dipercaya . Melalui perjuangan yang keras untuk dilampaui, dengan begitu banyak dukungan dari orangtua, sahabat, serta rekan-rekan band dan seorang manajer yang hebat, sebuah band kontemporer beranggotakan 8 orang berbakat yang menamai diri mereka ‘U-KISS’ telah terbentuk di bawah naungan NH Media, salah satu perusahaan hiburan besar ternama di Seoul, Korea Selatan .

Dan hari ini, setelah 1 hari menegangkan setelah audisi para calon trainee, adalah hari pertama bagi U-KISS untuk menjalani training resmi mereka yang akan berlangsung selama 1 tahun untuk mengasah bakat mereka lebih dalam dan nantinya akan siap untuk debut dengan performa maksimal di hadapan penonton . Para artis-artis yang merupakan sunbae mereka pun sangat mendukung usaha mereka, menyemangati mereka dengan ucapan ‘Hwaiting uri-UKISS’, atau ‘We always by your side, uri hoobae !’ dan semacamnya .

Tidak heran jika melihat 8 orang itu selalu menunjukkan wajah yang berseri tiap kali menjalani latihan yang begitu melelahkan . Ya, mereka percaya semua ini tidak akan sia-sia . Usaha yang keras pasti akan membuahkan hasil yang maksimal .

——:o0o:——

“Yu Ri-aaaaaaaaaah ~ aku kangeeeeeeeeeeeeeeen ~”

Yu Ri tersenyum mendengar suara yang begitu familiar dari sahabatnya tercinta, Go Eun Min, memeluknya erat . Yu Ri balas memeluknya dan mereka bertingkah layaknya anak kelas 5 SD yang dapat hadiah sebungkus permen .

“Min-nieeeee ~ kok kamu bita dateng ketiniiiiiiii ? Naek apaaaaaaaaa ?” ujar Yu Ri dengan suara [yang sengaja dimirip-miripkan dengan] Pooh Teletubbies . Eun Min tertawa .

“Iya bita doooong ~ Min-nie ‘kan anak pinteeeeellll ~ hihihi ~” jawabnya dengan suara [yang sengaja dimirip-miripkan dengan] Ajis Gagap .

— OK, TYPO . Suara Ajis Gagap menurut gue lebih mirip sirene ambulan daripada suara anak TK yang imut menyut —

>> Rewind <<

“Iya bita doooong ~ Min-nie ‘kan anak pinteeeeellll ~ hihihi ~” jawabnya dengan suara [yang sengaja dimirip-miripkan dengan] Lala Teletubbies .

“Hahaha ~ udah ah, ntar dikira kita orang gila lagi, haha ~ bareng siapa kamu kesini ? Sendirian ?” tanya Yu Ri . Eun Min mengangguk .

“Iya lah, sama siapa lagi ? ‘Kan aku, ehem, udah bisa nyetir mobil sendiri, hehehehe ~ eh, mana yang lain ? Kok kayaknya sepi banget studio kalian ?” tanya Eun Min heran .

“Waaah beda ya orang yang udah bisa nyetir mobil ~ hahaha ~ iya nih, yang lain lagi beli makanan ~ gimana ceritanya tadi pas kamu mau masuk ? Resepsionis bilang apa ?”

“Hahaha ~ yaa gitulah, aku bilang ‘Permisi onnie . Saya temannya Lee Yu Ri dari U-KISS, boleh saya ketemu dengan dia ?’ terus orang resepsionisnya jawab ‘Benar anda temannya Lee Yu Ri ? Kalau begitu tanda tangan disini ya noona, serta cantumkan nama dan cap jari anda disini . Jadi misalnya anda ingin datang mengunjungi teman anda, tinggal cocokkan saja cap jari anda disini ~ oh ya, harap jika anda mengunjungi teman atau artis disini jangan membuat keributan ya, noona ~ kamsahamnida, silahkan masuk ke ruang yang berpapan nama ‘U-KISS’ di lantai 2 …’ gitu . Kupikir dalam hati ‘ih ribet juga ya ternyata ketemu sobat sendiri, beda banget ya rasanya kalo dia udah jadi artis’, hahaha ~” ucap Eun Min jahil . Yu Ri mencibir .

“Iya sih, emang ribet . Tapi ‘kan demi keamanan juga . Ah, nggak juga tuh . Biasa aja kok jadi artis, hehehe ~ tapi yah … doa’in aja semoga U-KISS tetep sukses, debutnya bisa menarik perhatian, penjualan albumnya laku, dan kami bisa Go International ~ ! Yeey ~ ! AMIN ~” ujar Yu Ri berharap .

“AMIIIN ~ ! Eh ngomong-ngomong dorm kalian dimana ? Kamu sekamar nggak sama anak-anak laen ? Hahaha ~” ledek Eun Min .

“Kok tahu sih ? Hahaha ~ nggak lah ! Mimpi banget aku sekamar sama 8 cowok jahil itu, bisa-bisa digrepe massa ntar, ‘kan aku paling cantik sendiri soalnya ~ hahaha ~ dorm kami diatas . Aku ya jelas sendirian, si Kevin tetep sama Ki Bum, soulmate tercinta dia, haha ~ si Alex sama Eli, terus si Ki Seop bertiga bareng Dong Ho sama Soo Hyun . Gitu-gitulah pokoknya, hahaha ~” jawab Yu Ri . Eun Min manggut-manggut . Tiba-tiba serombongan cowok berisik yang panjang umur itu menghampiri mereka .

“Kami dataaaaang ~ waaah ada Eun Min-shii rupanya ! Eh kok … kamu bisa masuk ya ? Bukannya nggak boleh ya ?” ujar Dong Ho heran .

“Boleh-boleh aja kok, asal dia emang bener keluarga atau sahabat atau kerabat kita, dan dia harus kasih cap jari kalo memang mau ngunjungin artis-artis disini ~ ooh … jadi mobil yang didepan itu mobilmu ya, Eun Min-shii ?” tanya Soo Hyun . Eun Min mengangguk dan melambaikan tangan ke arah mereka .

“Yeah, begitulah . Kita ketemu lagi ya, U-KISS,” ujar Eun Min ramah .

“Yeah, selamat datang kembali, Eun Min-shii !” ujar Alex senang . Eun Min tersenyum ke arah mereka . Tanpa disadari olehnya salah seorang dari mereka menatapnya lembut … menyatakan bahwa dia telah jatuh hati pada gadis itu .

——:o0o:——

@ U-KISS dorm —

TOK TOK TOK .

“Annyeong …”

Tidak ada jawaban .

TOK TOK TOK .

“Annyeong ? Hyung Joon-hyung datang ~”

Nihil . Tidak ada respon .

Hyung Joon menghela napas . Mungkin semua sudah tidur, batinnya dalam hati . Dicobanya untuk membuka pintu .

Tidak dikunci .

Matanya melihat ke sekeliling ruangan . Tidak tertangkap olehnya 8 sosok murid kesayangannya di ruang latihan . Direbahkan tubuhnya di sofa ruang tamu . Dan tak lama kemudian … handphone-nya berdering .

| Young Saeng | calling …

“Yeah, yoboseyo, Young Saeng-hyung ?”

“Yo, Hyung Joon-ah ! Apa kabar ? Lama ya nggak cuap-cuap ! Hahaha ~” ujar Young Saeng sekenanya . Hyung Joon tertawa renyah .

“Sudah lama banget emang . Hahaha ~ padahal baru kemarin kita perform ‘Love Ya’, heh ? Hahaha ~ ada-ada aja ! Baru pulang dari Paris … sudah langsung disibukin dengan single baru ~ kasihan ya hyung-ku satu ini, hahaha ~” jawab Hyung Joon jahil .

“Ah nggak juga . Sebelum balik ke Korea aku sempet refreshing dulu kok disana ! Lumayan, hahaha ~ eh gimana tuh kabar U-KISS ? Kudengar katanya mereka udah direkrut sama NH Media, hebat hebat ~ salut deh sama mereka ! Tapi aku jadi nggak enak kalo belum ngucapin selamat secara langsung, haha ~” ujar Young Saeng . Hyung Joon tersenyum kecil .

“Begitulah . Aku senang melihat kemajuan mereka . Mereka jadi semangat untuk berlatih, gak peduli waktu pokoknya ! Aku benar-benar bangga punya anak didik kayak mereka, hehe ~ gomawo ya hyung, udah nitipin anak-anak berbakat itu denganku ~ yah, tapi … sayang banget ya, aku ‘kan cuma jadi manajer sementara aja buat mereka . Karena kau sudah pulang, otomatis mereka bakalan balik denganmu lagi, benar ‘kan ? Jaga mereka baik-baik ya hyung …” ujar Hyung Joon dengan nada yang cukup sedih, namun berusaha disembunyikan . Mereka terdiam untuk sementara waktu, namun sesaat kemudian Young Saeng tertawa tanpa sebab . Hyung Joon mengernyit .

“Kenapa malah ketawa ? Perasaan nggak ada yang lucu,” ujar Hyung Joon heran .

“Hahaha ~ nggak … aku tertawa karena … ya geli aja denger omonganmu itu, kayak kalian itu mesti berpisah seumur hidup aja, hahaha ~”

“Lagipula … siapa yang bilang kau hanya manajer sementara ? Kau memang seharusnya menggantikanku, Hyung Joon . Kau manajer yang lebih baik dariku untuk membimbing mereka . Berkat dirimu, jalan mereka untuk menjadi band fenomenal telah sampai didepan mata . Berkat usaha, ketelatenan dan kesabaranmulah yang membuat mereka terpacu untuk terus berlatih agar impian mereka terwujud . Kaulah manajer yang tepat untuk mereka, Hyung Joon … kuserahkan anak-anak didikku padamu ya”

Hyung Joon terpana . Tidak percaya atas apa yang dibicarakan hyung-nya barusan .

“Ah, kau bercanda, hyung . Tidak mungkin aku jadi manajer tetap mereka . Itu sudah menjadi tugasmu . Lagipula … mereka semua merindukanmu, hyung,” ujar Hyung Joon berusaha tenang . Terdengar tawa kecil Young Saeng dari balik telepon .

“Yaaa … aku tahu mereka rindu padaku . Aku pun sebagai manajer, sangat merindukan mereka . Tapi … semenjak aku mendengar perkembangan mereka, entah kenapa aku merasa sangat senang … sekaligus sedih . Aku tidak menyangka 8 bocah kecil itu telah tumbuh jadi 8 sosok dewasa yang berkemauan tinggi . Mereka yang dulu hanya mau latihan jika kusuruh, kini sudah bertekad untuk keras berlatih nggak kenal waktu . Mereka yang dulu selalu membicarakan khayalan, kini khayalan itu telah menjadi suatu kenyataan . Jelas … aku senang sekali membayangkan sosok mereka sekarang . Tapi aku sedih … karena semua itu terjadi tanpa bimbinganku, tanpa aku disamping mereka . Aku merasa … seolah-olah aku hanya seorang manajer yang menelantarkan muridnya, bahkan disaat para muridnya telah meraih sukses . Kupikir … aku bukanlah sosok manajer yang mereka harapkan . Aku tidak mendidik mereka sebagaimana mestinya . Maka … aku sudah memutuskan untuk memberikan posisiku ini untukmu, Hyung Joon . Meski rasanya sangat sedih jika harus meninggalkan U-KISS-ku, aku sangat menyayangi mereka semua meski mereka seringkali membuatku jengkel, tapi … semua ini kulakukan hanya untuk kemajuan mereka . Jadi kumohon Hyung Joon, penuhilah permintaanku . Jaga dan awasi mereka sebaik-baiknya, didik mereka dengan benar, dan buat seluruh masyarakat Korea menoleh pada mereka . Berikan yang terbaik untuk mereka, Hyung Joon … kau mengerti ?” ucap Young Saeng penuh harap . Untuk waktu yang lama, Hyung Joon terdiam memikirkan permintaan hyung-nya itu . Bohong jika dia tidak mau menerima jabatan baru sebagai manajer tetap U-KISS, akan tetapi dia tetap merasa tidak enak dengan ucapan hyung-nya barusan, seolah-olah hyung-nya itu tidak berguna bagi U-KISS .

“Hyung Joon ?”

“Hyung Joon ? Hei ? Masih hidup ?” sahut Young Saeng . Seketika Hyung Joon tertawa .

“Kau ini ! Hahaha ~ mian mian, tadi aku konslet sebentar . Tunggu dulu, hyung . Kau benar-benar serius ingin menyerahkan U-KISS sepenuhnya padaku ?” tanya Hyung Joon mencoba memastikan . Young Saeng menghela napas berat .

“Kalau kau bilang seperti itu … tentu saja jawaban yang sebenarnya ‘tidak’ . Jika kau ingin tahu, aku belum ingin berpisah dengan anak-anak didik kesayanganku, aku belum mau mengucapkan ‘selamat tinggal’ begitu cepat pada mereka . Aku masih ingin membimbing mereka dengan tanganku ini sebisaku . Tapi bukankah tadi sudah kukatakan, ini demi kemajuan mereka, Baby-Joon . Hanya itu . Dan aku percaya padamu, bahwa nantinya kau akan mampu membukakan pintu gerbang kesuksesan dengan lebih luas bagi mereka, daripada aku . Lagipula … kau sangat menyukai anak-anak itu ‘kan ? Karena itulah kau berusaha untuk membuat mereka bahagia dengan apapun yang kau lakukan . Benar ‘kan ?”

Hyung Joon tertegun .

Benar . Aku memang sangat menyukai mereka . Aku rela melakukan apapun demi kebahagiaan mereka .

U-KISS …

“Yah … kalau kau belum bisa menjawabnya sekarang, tidak apa-apa . Nanti kita bicarakan hal ini lagi”

“Tunggu !”

“B … baiklah . Aku … aku bersedia menjadi manajer baru U-KISS”

“…”

“Yeah . Kalau begitu … sudah diputuskan …”

[To Be Continued]

Comments on: "Why Don’t You Look at Me ? [part 5]" (8)

  1. akhirnya setelah bertahun2 *nggak ding*… epep ini update lagi…. lanjutannya jgn lama yak2…

    • waaaah thanks a lot for reading, babe x3 ok i promise i’ll don’t be late to update this ~ hehe😀

  2. gw lupa judul ff yg lo buat utk gw, pas gw lg mantau blog luat sumarry diatas kok kayak nama gw -_________- *ditabok* AKHIRNYA DIUPDATE JUGA PENDEEEEEEK -____- dari jaman2 kapan gw nungguin ini. hahaha

    • wuahahahaha akhirnya muncul juga batang hidungmu disini ! LOL ~ ok, tengskyu komennya bung, gue usahain ga lama-lama deh ngebangkein ni fic ! ROFL ~ [dibacok] love you, xiahBITE ~ [ngoek :p]

    • it’s a bit awkward to see xiahBITE D: my idea isn’t good to make this kind of name ~ LOL .. aw ninooo ~ but what if i said i don’t love u? LOL ~ i do love u toooooo -____-

  3. woo1kim2shin2lee2 said:

    Keren….
    tapi ttep gk rela u-kiss b8 ><

  4. makasiiih xD
    wooh maaf deh haha ~ ceritanya emang gitu kok say :p

  5. lanjutin donk ff nya … kan seru nih … yg pnya ff ini ada blog pribadi gak neh?? … aku akan setia mengunjungi blog mu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: