more fantasy about k-pop

Title: Leader’s Thought

Author: Choi Ahra

Genre: Friendship, slight angst. Decided by yourself.
Rating: G
Cast: Leeteuk, some of Onew, and slight Yesung
Word Count: 1227
Disclaimer: A super big company called SME.
SummaryWhat did Leeteuk think about 3 other members.

A/N:

Remember when Leeteuk mentioned ‘Kibum, Kangin, and Hankyung’? It made me almost cried, but im proud of Leeteuk. He’s such a great leader. That’s why i wrote this story from my perspective, with my own imagination, my own thought.

As far as i could say, I’m also an ELF and i’m very proud of them.

;_;

—————————————————————————————————————————-

Mengurus 13 orang itu bukanlah hal yang mudah, ditambah dengan kehadiran 2 keluarga.

Bagi Leeteuk sendiri..

Dia menghela napas sambil berjalan ke jendela dormnya. Sudah.. berapa? 6 bulan sejak dia tidak bertemu Hankyung?

Kibum.

Kangin.

Mereka juga..

Leeteuk lagi-lagi menarik napas panjang. Dia merindukan mereka.

Keesokan harinya, Leeteuk berjalan di sepanjang gedung SME, kelelahan. Usai tampil di Inkigayo, rasanya badannya hampir remuk. Padahal dia sudah melatih fisiknya hingga berotot dan latihan ini – itu, hanya saja umur dan kegiatan yang seabrek membuat latihan fisiknya hanya berguna sedikit.

Leeteuk memilih untuk duduk di pojokan lobi gedung SME, dan menemukan Onew sedang duduk disana. Menyadari sunbaenya berada disana, Onew langsung berdiri dan membungkuk sopan.

“ Annyong, Teukkie Hyung.”

“ Annyong, Jinki-ah,” Leeteuk tersenyum, “ Kau sedang apa di sini?”

“ Menunggu Taemin dan Minho, mereka berdua sedang ke kamar mandi. Jonghyun dan Kibum sudah pulang terlebih dahulu karena jadwal kami yang berbeda, Hyung,” jawab Onew.

“ Ahh,” Leeteuk mengangguk, “ bagaimana dengan SHINee?”

“ Begitu, lah. Minho tetap menjadi Minho yang berisik, Taemin tetap lugu, Jonghyun tetap iseng, dan Kibum tetap bawel seperti ibuku,” jawab Onew mengerutkan dahinya, berusaha berpikir. “ Kalau Super Junior sendiri?”

“ Hm. Mungkin.. kami terlalu punya banyak jadwal dan –“ Leeteuk teringat ketiga orang itu, dan dia menghela napas. Onew menyadari perubahan wajah Leeteuk. “ Hyung?”

Leeteuk tidak berkata apa-apa selain melirik wallpaper ponselnya, saat semua masih lengkap. Onew memiringkan kepala. “ Hyung. Kau butuh seseorang untuk berbagi?”

Leeteuk mengangkat kepala. Onew tersenyum aneh. “ Maksudku.. aku mungkin agak tidak sopan mengajakmu berbagi denganku, Hyung. Tapi kau sendiri mungkin harus  bersikap tegar di depan anggota-anggotamu. Aku bisa mengerti karena.. kita sesama leader.”

“ Hmm?” Leeteuk menyandarkan tubuhnya ke sofa, “ Kalau boleh aku tahu, apa yang kau rasakan sebagai leader?”

Onew tertawa pahit. “ Mereka sangat baik denganku. Hanya saja.. aku pikir masing-masing memiliki kekhawatiran. Minho dengan pikiran bahwa dia tidak semenonjol anggota lain, Jonghyun yang merasa minder karena paling pendek dan tidak setampan yang lainnya, Key yang pernah tidak menemukan jati dirinya karena dia selalu mengurusi kami, dan Taemin yang merasa tidak punya bakat banyak dalam hal berbicara. Aku? Aku sendiri sibuk dengan drama musikalku. Tiap pagi aku membangunkan mereka dan mengurusi keperluan mereka. Aku menyiapkan yang di perlukan Taemin untuk sekolah dan terkadang aku menjemputnya, dan malam aku latihan, lalu keesokan harinya aku tampil di drama musikal. Aku juga akan ditegur oleh manajer kalau aku tidak mampu menjadi leader yang baik. Tetapi Teukkie-Hyung, kalau aku mengingatmu, rasanya lelahku hilang,” jelas Onew mengurai sebuah senyum, “ karena aku tahu betapa kau lebih bertanggung jawab, lebih kuat, dan selalu berdiri tegak di tengah-tengah keadaan yang ada.”

Mendengar ucapan Onew, Leeteuk tertawa pelan dan mendesah, memandangi ponselnya. “ Kau tahu, kurasa karena kita sesama leader, aku bisa bercerita ini tanpa beban denganmu, tapi Jinki-ah, aku tidak sekuat yang kau kira,” kata Leeteuk lirih.

Onew menatap Leeteuk khawatir. “ Apakah karena..” Sedetik kemudian Onew menyadari dia nyaris mengucapkan pertanyaan sensitif. Leeteuk mengibaskan tangannya.

“ Tidak usah merasa tidak enak, Jinki-ah,” kata Leeteuk sembari menenangkan Onew yang terlihat tidak enak, “ Ya. Aku memikirkan nasib Super Junior.”

Keheningan terjadi di antara mereka. Leeteuk menyodorkan ponselnya ke arah Onew, memperlihatkan wallpapernya. “ Aku merindukan saat kami masih lengkap.”

Onew terdiam. Leeteuk menarik tangannya. “ Kami ke gym setiap tengah malam, terkadang pagi, untuk membentuk tubuh kami. Bukan sesuatu yang kami inginkan sebenarnya.. tetapi karena ELF, terkadang kami memaksa pikiran kami. Siangnya kami syuting star king atau drama, atau acara lainnya, dan malamnya beberapa ada yang menjadi DJ radio,” ucapnya pelan, “ Terkadang ada masanya aku berpikir kalau aku mungkin sudah tua di Super Junior dan bermaksud meninggalkan mereka, namun aku sadar – aku tidak bisa. Aku membutuhkan mereka. Mereka membutuhkanku. ELF membutuhkan kami.”

Leeteuk terdiam untuk bernapas sejenak dan melanjutkan lagi, “ Lalu terkadang aku teringat tentang Kibum, Hankyung, dan Kangin. Bagaimana kabar mereka? Apa mereka baik-baik saja? Apa mereka makan teratur? Atau apakah mereka.. bahagia?” katanya panjang lebar, “ dan aku menyadari, kalau sebenarnya aku kesepian tanpa mereka.”

Suara Leeteuk bergetar menahan kesedihan. Onew memandangi Leeteuk dengan iba. Dia meraih lengan Leeteuk dan tersenyum. “ Karena mereka, Hyung menjadi kuat.  Karena mereka, Hyung dan Super Junior ada. Karena mereka, Super Junior sekarang kembali lagi di atas panggung. Aku yakin ketiganya merasakan hal yang sama seperti yang Hyung rasakan. Mungkin sekarang Hyung merasa tidak yakin, tetapi aku tahu Hyung nanti akan mengerti kalau.. Super Junior sudah berjalan sejauh ini dan mereka menjadi sosok yang paling kuat,” bisik Onew, “ dan Hyung, kau adalah leader paling keren yang pernah kukenal.”

Ucapan Onew terus menggema di telinga Leeteuk sejak hari itu. Bahkan ketika mereka hendak tampil di Music Bank, ucapan itu terus-terusan terngiang.

Leeteuk mengerti, namun dia juga tidak mengerti. Entah tentang apapun itu.

Benarkah, Jinki?

“ Hyung,” Yesung membuyarkan lamunan Leeteuk, “ Sekarang giliran kita.”

Leeteuk mengangguk dan membenahi jasnya. Dia merasa agak kedinginan karena dia mengenakannya tanpa dalaman. Kemudian, mereka berjalan menuju panggung.

Lalu, Bonamana performance pun dimulai.

Leeteuk melihat bagaimana ELF meneriakkan namanya, nama mereka, Super Junior, dan bernyanyi bersama. Namun Leeteuk melihat jelas bagaimana mereka tersenyum lebar saat melihat Super Junior menari di atas panggung.

Oh, ya.

Mereka juga merasakan kepedihan yang sama, ya.

Berbagai macam pikiran muncul satu per satu. Melihat ELF yang bersorak-sorak, hati Leeteuk menjadi lebih tenang dan memainkan part-nya dengan baik.

Everlasting Friend.. ya..

Time was passed quickly as music bank aired.

“ Pemenangnya adalah.. SUPER JUNIOR – BONAMANA.”

Hah?

Leeteuk menyadari bahwa teriakan ELF makin membahana, sampai kemudian dia menyadari sebuah banner yang terpampang jelas.

13 + 2 FOREVER

Tiba-tiba Leeteuk tersenyum lebar. Benar juga.

Saat Joongki menyodorkan mic pada Leeteuk untuk mengucapkan beberapa kalimat usai memperoleh kemenangan.

Mulut Leeteuk bergerak, mulai berucap.

Karena ketiga orang itu lah, kami berada di sini.

“ … dan untuk Kibum, Kangin, Hankyung..”

Hati Leeteuk terasa hangat.

“… dan para ELF yang sudah mendukung kami..”

Kenyataan itu tidak akan berubah.

“ Terima kasih atas kerja kerasnya!”

Usai Super Junior berterima kasih pada staff music bank, mereka berdua pun berjalan menuju mobil van mereka. Leeteuk berdiri di paling belakang, memerhatikan member-membernya.

Mereka terlihat lelah.

Leeteuk tersenyum tipis. Kalian hebat.

Beberapa detik kemudian, ponsel Leeteuk bergetar. Leeteuk melihat siapa yang menelponnya.

Onew.

Halo? Leeteuk-hyung?”

“ Ya, Jinki-ah? Ada apa?”

chukae atas kemenanganmu! Aku melihatnya di tv, lho!”

“ sungguh? Hahaha, terima kasih ya,” Leeteuk tertawa, kemudian memelankan suaranya, “ Yang kau katakan itu benar. Apa yang terjadi hari ini memang berkat semuanya.”

iya, kan? Karena itulah ikatan terkuat, Hyung.”

“ Benarkah?” Leeteuk membuat senyum kecil, “ Apapun itu, terima kasih ya. Suatu saat kau akan menjadi leader yang lebih baik dari aku.”

aku akan berusaha, Hyung,” terdengar tawa pelan di seberang telepon, “ aku harus pergi sekarang. Aku ada jadwal rekaman. Sampai nanti, Hyung.”

“ Ah, baiklah, Jinki-ah. Sekali lagi terima kasih.”

Sama-sama, Hyung. Annyong.”

“ Annyong.”

Telepon pun diputus. Leeteuk memasukkan ponsel ke tasnya dan berjalan, tanpa mengetahui ponselnya telah bergetar tiga kali.

Saat Leeteuk tiba di dorm, dia mengeluarkan ponselnya dan menyadari ada tiga email masuk tentang ucapan selamat atas kemenangan Super Junior dari tiga pengirim yang berbeda. Dia pun membukanya.. dan tersenyum. Dia teringat kalimat Onew.

‘Aku yakin ketiganya merasakan hal yang sama seperti yang Hyung rasakan.’

Dan sepertinya.. semua itu benar.

Leeteuk mengusap layar ponselnya yang masih memuat email masuk itu dengan lembut.

Dasar ketiga orang ini.

Comments on: "[oneshot] Leader’s Thought" (16)

  1. tamiionyuu said:

    aku ngebaca ff ini sambil denger SNSD – complete. gaaaaaaaah suddenly im crying out loud D:

  2. sarang key_wonie said:

    teuki oppa emnk n0.1 leader in korea deh..ep2 ni spt mggmbrkan khdpn asli uri leader..jd kngend kangin oppa,kibum oppa,n hangeng gege..T_T

  3. I’m crying…..just can crying

  4. sedih, bikin merinding.
    penasaran, begitu jugakah yang teuk rasakan?
    lebih dalam atau lebih dangkal ya?
    penasaran.
    yang jelas, ff nya bagus. daebak unni😀

  5. sashalicia said:

    ahra ssi, u make me cry TT__TT
    aq rasa emang beban teuki sbg.leader yg ngurusin 13 mmber tuh paling gede dibanding grup lainnya…tp dia brusaha brsikap ceria di hdpan elf yg trus ngedukung suju…pdhl dlm khidupan nyata dia, siapa tw dia sbnrnya ngerasa sangat lelah ngurusin smuanya, huhuhu
    uri leader, teuki oppa…please stay strong and healthy, coz we dont want to see u fall…😦

  6. sungie.sungie said:

    i’m crying😥 ff terkeren yg pernah aku baca huhu

  7. great !
    T__T
    para leader yg hebat ^^ proud of them

  8. PrincesSoshi's TwinZ said:

    Keren >..<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: