more fantasy about k-pop

= Key POV =

“oke, kalau begitu.. akan kujelaskan “aku menghela nafas
“seperti yang kau ketahui dari Krystal kalau aku dan dia pernah menjadi kekasih semenjak aku ada di aussie, ia sudah seperti keluarga kami. Ia kemari karena ia juga mengikuti jejak kami, kemana kami pindah, 3-4 tahun kemudian ia akan menyusul kami bersama kakaknya, MinHyuk. Kami para vampire tidak tumbuh, jika kau bertemu dengan Jonghyun 5 tahun lalu dan kau melihatnya sekarang.. kau tidak akan pernah menemukan perbedaan pada wajahnya. Maka dari itu kami harus pindah dari satu tempat ke tempat lain” jelasku panjang lebar
“lalu kenapa kau tidak mengajakku?”ucap HaeJin dan aku hanya mendesah
“tidak.. sangat berbahaya jika kau terus bersama kami..”ucapku
“maka dari itu ubah aku menjadi vampire!”paksa HaeJin
“mianhae HaeJin, aku tidak akan pernah bisa. Kau tidak tahu bagaimana rasanya menjadi vampire.”ucapku berusaha meyakinkan HaeJin, tetapi ia keras kepala, ia terus ingin bersamaku. Sebenarnya aku sangat ingin bersamanya, tetapi aku tak ingin jika Fracius itu merubah HaeJin-ku menjadi vampire, ia tak tahu bagaimana sakitnya menjadi vampire, menjadi sesuatu yang immortal
“Key… ayolah..”ucapnya memelas
“kau tidak tahu bagaimana sakitnya saat kau ketika diubah menjadi vampire! Ketika racun dari taring kami ini menyebar ke seluruh tubuhmu! Itu sangat menyakitkaaan!”teriakku, emosiku mulai meluap, tiba-tiba emosiku mulai menghilang. Aku beru sadar jika HaeJin mememiliki kekuatan tersendiri tentang memanipulasi emosi
“begini HaeJin, kau tahu mengapa alasan Yuri menjadi nomaden?”ucapku pelan, berusaha untuk membuatnya mengerti. Ia hanya menggeleng
“karea ia tak ingin menjadi vampire. Para nomaden bukanlah orang yang jahat, mereka adalah orang-orang yang tidak ingin menjadi vampire, orang yang tidak tahan akan identitas mereka, itu sebab Yuri terkenal ‘ beringas ‘ dulu..”ucapku
“Yuri dulu sangat benci menjadi vampire, ia sudah mencoba beberapa kali untuk bunuh diri, mulai dari loncat dari lantai 30 di suatu gedung, mengubur diri hidup-hidup hingga menenggelamakan diri di laut. Tapi itu semua tidak berhasil! Maka dari itu Yuri bergabung dengan para nomaden itu, ia ingin membalas dendam, ia membunuh semua manusia-manusia itu, mencoba untuk memusnahkan mereka, agar mereka merasa bagaimana menderitanya dia saat itu… ia dulu sangat dikucilkan, maka dari itu kenapa keluarga kami sangat menghargainya, karena ia sangat istimewa. Orang yang mengucilkannya tidak tahu bahwa ia sangat kuat”ucapku, aku hanya menundukkan kepala, aku sangat tidak suka jika harus memberitahu soal Yuri kepada orang lain
HaeJin mulai terisak, aku lalu memapahnya dan membawanya kembali ke apartemennya
Setelah sampai, HaeJin hanya duduk di kursi sofanya sambil menunduk
“HaeJin..”ucapku, ia menoleh
“aku tak yakin kita bisa bertemu lagi, di kampus juga aku tak yakin kita bisa bertemu…”ucapku lalu pergi
“KEEEEEYYY !!!!!!!!” teriak HaeJin histeris
Aku secepat mungkin pergi dari dorm HaeJin dan segera ke rumah. Yuri sedang menyelesaikan beberapa dokumen untuk kami kuliah di England nanti, Taemin hanya membantu Minho membereskan beberapa barang dan aku hanya menikmati sakitnya hatiku. Semua vampire itu immortal, jika vampire sudah jatuh cinta, maka cintanya akan menjadi immortal. Sama seperti cintaku dengan Krystal dan HaeJin, walau aku lebih memilih manusia itu… sakit yang akan aku rasakan akan semakin sakit jika membayangkan wanita itu.
Tiba-tiba ponsel Yui berbunyi. Aku melihat ia mngengkat panggilan tersebut dan Taemin hanya duduk disebelahku
“kapan ya kekuatan kita akan kembali, seharusnya sudah 1 bulan bukan?”ucap Taemin dan aku hanya menggeleng
“kalau tidak pasti HeeMin tidak akan serepot ini..”ucapnya lagi dan aku mengangguk
“suratnya sudah selesai, besok pagi adalah hari terakhir kita disini dan hari terakhir kita untuk kehilangan kekuatan kita”ucap Yuri
“kemaskan barang kalian, kita akan pergi pada penerbangan akhir besok..”ucapnya sambil menuju kamar Jonhyun dan Heemin untuk membereskan barang mereka
Taemin hanya membereskan barang-barang di ruang seni dan bersiap menjualnya
Aku hanya membereskan kamarku.

o_0

= Yuri POV =

Pagi-pagi sekali kami sudah siap dengan barang kami, masing-masing dari kami sudah membawa 2 koper besar
“kau yakin tidak akan masalah jika masuk kepesawat?”tanya TaeMin dengan polosnya
“aku rasa tidak. Percayalah.. sekarang kita lebih baik ke kampus, kalian selesaikanlah urusan kalian masing-masing termasuk kau Key!”perintahku
“ne..”ucap mereka serempak
“aku akan mengurus surat-surat di kampus.ara?”tanyaku dan mereka mengangguk.
Kami semua pergi menuju kampus dengan mobil TaeMin
Sesampainya di kampus kami semua mulai ke kesibukan kami masing-masing
Kelas berlangsung selama 2×60 menit.
Setelah selesai dengan kelas melukisku aku langsung ke administrasi. Melewati kelas Taemin, lalu turun ke lantai 1, saat aku sampai di depan kelas Key, aku meliht HaeJin hanya murung dan Key yang sedang bercanda dengan Krystal, HaeJin menyadari keberadaanku di depan kelasny dan langsung berdiri menghampiriku, aku segera pergi ke administrasi dengan cepat
“kamsahamnida mrs.Kim atas bantuannya selama ini..” ucapku sopan
“ne sama-sama Yuri-ssi, kepala yayasan sangat sayang akan kepergian kalian bertiga, kalian adalah siswa teladan yang paling disayanginya, ia hanya berharap agar kalian sukses di England..”ucap mrs.Kim dengan ramah
“ne mrs.Kim, kami akan berangkat malam ini, sampaikan salamku untuk kepala yayasan.”ucapku
“ne.. hati hati…” ucap mrs.Kim
Aku keluar dan melihat Taemin dan Key sudah siap untuk pulang
“mau pulang sekarang?”ucapku
“ne, lebih baik cepat pergi dari sini..”ucap Key
Kami lalu pulang kerumah dan bersiap untuk pergi ke England. Aku mengelilingi setiap sudut ruangan. Tanpa terasa air mataku meleleh.
‘wae?? Kenapa karena Fracius itu kami harus seperti ini! Meninggalkan setiap orang yang aku sayangi??’ ucapku. Tiba-tiba keseimbangan ku hilang, aku ambruk dan kepalaku seperti terserang sesuatu. Seketika itu aku bisa mendengar beberapa suara. Aku langsung kembali ke tempat Key dan Taemin yang juga mrasakan hal yang sama
“sepertinya kekuatan kita sudah kembali..”ucapku enteng
“ne. Sepertinya ini pertanda kita harus pergi sekarang”ucap Key lesu
“ne, khaja” ucapku lalu masuk ke mobil milik Taemin. Krystal sudah berada di depan pintu sambil tersenyum riang. Aku lalu mendekatinya
“sudah siap?”ucapnya, kami hanya mengangguk
Kami lalu masuk kedalam mobil dan Taemin mulai menancapkan gasnya

To Be Continued..

Comments on: "Wings of Art – part 18 –" (2)

  1. Hem,pindah ya?
    Kasian haejin-nya
    updatenya lama bgt unyuuuu,pendek lg
    we want more bb!

  2. Sarang Key_Wonie said:

    aku udda lama nunggu ni ep2..akhirnya baru keluar sekarang..lanjutannya jgn lama2..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: