more fantasy about k-pop

BEFORE U START READ THIS FF, PLEASE DO NOT DO SOME SCENE OF THIS FF BY ANY REASON ! DON’T TRY WHAT THIS HYEO YEON DO ANYTIME AND EVERYWHERE ! THANKS !

—————————————————–

Sebuah nama terucap,Sebuah kisah terukir
Seribu air mata terurai,Tiga-ribu kata maaf terucap
Angin berhembus mengiringi kepergiannya
Hujan menghapus jejak-jejaknya
Bulan menyambunyikan tubuhnya
Matahari membakar hatinya….


=Hyeo Yeon POV=

Park Jungmin.. seorang artis ternama berjalan dengan kaos putih dengan celana jeans dengan rantai yang tergantung di celananya. Rambut orangenya terlihat sanget lembut tertiup angin. Senyumnya yang manis dan menawan bak pangeran datang dari Istana mencari putri. Dan tentu saja… putrinya itu adalah… aku ~
“hey Hyeo..”sapanya sambil merangkulku
“hei oppa.. lama tak jumpa, sebegitu sibuknyakah kau?”ucapku manja
“jadwal kuliahku padat.. aku harus menyelesaikan beberapa performance di Jepang, jadi aku tidak kuliah selama 3 hari”ucapnya
“lalu.. kau bawa apa untukku?”ucapku lagi. belum aku bicara, tiba-tiba 3 orang datang menghampiri Jungmin
“hya Jungmin, siang ini ke Mall biasa ya?” ucap seseorang dengan postur tubuh pendek, kulit putih, pipi chubby dan rambut hitam
“hmm, mungkin? Jam berapa?”ucap Jungmin
“sekitar jam 3 sore.. KyuJoong dan HyunJoong juga akan ikut.. bagaimana?”ucapnya sambil menunjuk kedua temannya. Jungmin mengangguk. Mereka lalu meninggalkan kami berdua
“kau ikut ya?”ucap JungMin sambil menatapku, dan aku mengangguk.

>> 3.30 PM KST <<

JungMin merangkulku sambil masuk kedalam Mall terbesar di Seoul itu, kami berkeliling-keliling sambil menunggu beberapa teman-teman JungMin. Kami masuk ke sebuah toko dan melihat beberapa baju untuk keperluan kosernya. Aku berjalan mecari beberapa rok dan jaket kulit untuk keperluanku sendiri

“oppa.. belikan aku yang ini ya?” pintaku, JungMin melihat kearah jaketku dan ia terlihat berpikir

“ayolah oppa”ucapku manja, beberapa saat kemudian ia mengangguk 20 menit kemudian, kami menuju Japanese Restaurant dan menunggu teman JungMin

“hey yo, JungMin-ah”ucap seseorang mengagetkan JungMin

“shhh! Jangan keras-keras”ucap pria disebelahnya, yang lainnya tertawa dan duduk

“mana HyungJun?”ucap JungMin

“ia menyusul”ucap seorang pria lagi Mereka adalah Hyun Joong, Kyu Joong dan Young Saeng, mereka adalah teman JungMin dan mereka disebut sebagai SS501…

“Hey Hyeo,”ucap Kyu Joong

“ah, hey Kyu”ucapku Mereka lalu berbincang sebentar hingga seorang yang ditunggu datang dengan seorang wanita disebelahnya

“waah, sudah lama ya? Mianhae, dongsaengku sakit, jadi tadi aku temani dia sebentar. Tapi tidak terlalu parah jadi masih bisa aku tinggal sebentar” ucap HyungJun

“mwo? ah, arraseo.hey.. siapa dia?”ucap JungMin. Aku menatap wanita itu

“ah, Jeo Ri imnida”ucapnya sambil membungkukkan badan

“ah, dia sepupuku, umma-appanya sedang sibuk jadi dia menginap dirumahku”ucap HyungJoon sambil meminum minuman YoungSaeng

“hya pabo! Beli sediriiii”ucap Youngsaeng sambil mengambil minumannya dari tangan Hyung Joon Setelah ama berbincang dan makan disana, kami lalu menuju studio tempat mereka biasa berlatih Selama mereka berlatih, aku duduk bersama Jeo Ri

“kenapa kau ikut kemari?”ucapku ketus

“HyungJoon yang mengajakku”ucapnya tak mau kalah

“cih.. alasan”jawabku sambil membuang muka

“hya Hyeo Yeon! Berhenti berlaga kau seorang ratu. Semoa orang disekolah tahu bahwa kau mau jadi pacar JungMin hanya untuk mendapatkan uangnya bukan? Aku berani bertaruh kantung belanjaan yang disebelahmu itu juga didapat dari uang JungMin” jawabnya

“terus kau mau apa? Kau iri karena tidak bisa mendapatkan barang-barang semahal ini karena kau tidak mampu membelinya?”ucapku lalu berdiri dan berjalan ke dalam studio

“oppa, aku mau pulang” ucapku manja

“sebentar lagi ya Hyeo, tinggal 1 lagu lagi”ucapnya

“aku maunya sekarang”ucapku memaksa. JungMin melihat kearah teman-temannya, mereka hanya mengangkat bahu

“kalau tidak mau ya sudah”ucapku berpura-pura marah dan pergi meninggalkan studio itu, sebelum aku pergi, aku mendekati Jeo Ri

“lihat, sebentar lagi JungMin pasti akan mengejarku dan mengantarkanku pulang..”ucapku ketus dan meninggalkan ruangan tersebut

=Author POV=

“haish, wanita itu selalu menganggu latihan kita”ucap HyungJoon kesal

“apa boleh buat, besok kita kembali lagi kesini jam 10 pagi, oke?”ucap Hyun Joong dan yang lain mengangguk JungMin berlari keluar studio dan yang lainnya duduk bersama Jeo Ri

“Hyeo Yeon kenapa?”ucap Young Saeng sambil melihat Jeo Ri

“pasti dia mau cari perhatian lagi ke JungMin”ucap Kyu Joon dan yang lainnya hanya mengangguk

“hya Jeo Ri, kau sekelas bukan dengan Hyeo Yeon? Bagaimana dia di sekolah?”ucap Hyung Joon. Jeo Ri hanya diam

“kami sudah tau tabiatnya, jangan ditutupi lagi”ucap Kyu Joong santai

“dia.. dia hanya mendekati JungMin demi kepopuleran dia sebagai model dan mengambil duit JungMin saja, beberapa perhiasan dan tas-tas bermerk yang sering ia pakai ke kampus itu semua dari JungMin”ucap Jeo Ri panjang

“benar bukan? Wanita itu memang sudah gila!”ucap Kyu Joong emosi “JungMin juga mudah sekali dihasut, lihat jadwal latihan kita terpotong karena wanita itu. Dia juga kadang kehabisan uang karena membelika wanita itu perhiasan dan tas mahal”ucap YoungSaeng

“bahkan dia pernah minta belikan mobil”ucap Jeo Ri

“MWO?”teriak mereka bersamaan

“ne.. untung JungMin tidak benar-benar membelikannya”ucap Jeo Ri “haish dia itu benar-benar…”ucap Kyu Joong

>>JungMin’s car<<

“kau itu kenapa, kau tahu bukan aku sedang sibuk latihan untuk rekaman album baru? Hyung Joon sampai rela meninggalakan Kibum yang sakit demi latihan. kau kenapa tidak bisa sekali saja bersabar”ucap JungMin menahan emosinya
“habis aku kesal dengan Jeo Ri. Dia itu selalu menuduhku yang tidak-tidak”ucap Hyeo Yeon berbohong
Tiba-tiba mobil JungMin berhenti didepan rumah Hyeo Yeon
“oppa mau turun?”ucap Hyeo
“ani. Aku masih lelah”ucap JungMin
“ne.. sampai besok.annyeong”ucap Hyeo dan langsung masuk ke rumahnya

=Jeo Ri POV=

“Jeo Ri-ah”panggil seseorang dari jauh, aku menoleh dan melihat JungMin sedang duduk bersama Kyu Joong dan Young Saeng
“ah,oppa”ucapku sambil berjalan kearah mereka
“kau ihat HyungJoon?”tanyanya
“hmm.. tadi ada makan sama HyunJoong”ucapku
“kalau begitu temani aku kesana”ucapnya sambil menarikku untuk berjalan disebelahnya. Seperti biasa, jantungku berdetak begitu kencang jika ada disampingnya. Aku selalu ada untuknya disaat ia sedang membutuhkan seseorang yang bersedia meminjamkan pundaknya hanya untuk mendengar kesedihan dan tangisnya, hanya sayang.. dia hanya melihat seorang Chu Hyeo Yeon yang hanya melihat JungMin dari kepopulerannya dan uangnya

Ketika kami tiba dikantin, kami melihat kerumunan orang sedang mellihat seorang wanita dengan pakaian seragam yang 3 kancing bagian atas terbuka sedang tertawa dengan beberapa lelaki disana. Aku terkejut dan melihat JungMin yang wajahnya sedih, sekaligus marah. Ia berjalan mendekati wanita itu
“HYEO!”pekiknya, semua langsung diam
“o..oppa”ucapnya dengan wajah innocent dan menggandeng tangan JungMin manja, JungMin langsung menepisnya
“oppa, mereka temanku, mereka ingin diperkenalkan denganmu..”ucapnya manja
“hey, ini pacarku.. JungMin”ucapny sambil melihat kearah teman-temannya

=Author POV=

Selama perjalanan pulang JungMin hanya diam menahan marah. Sedangkan Hyeo hanya duduk disebelahnya dengan wajah tanpa dosanya
“oppa, masa begitu saja marah?”ucap Hyeo
“bagaimana aku tidak marah? Kau seperti seorang wanita tak punya harga diri”ucap JungMin marah
“aku terpaksa seperti itu, mereka selalu memaksaku untuk menemaninya makan, kalau tidak keluargaku akan terus diburu oleh mereka”ucap Hyeo dengan wajah sedih
“mwo?”Jawab JungMin dengan nada tinggi
“orangtuaku terlibat utang dengan keluarga mereka, makanya kalau aku tidak melakukan apa yang mereka suruh, orangtuaku akan dibunuh”ucap Hyeo
“lalu kenapa?”ucap JungMin
“oppa… oppa bantu aku ya?”ucap Hyeo
“bantu apa?”tanya JungMin
“bantu pinjam uang..”jawab Hyeo tanpa ragu, tiba-tiba JungMin menginjak rem mendadak hingga bannya berdecit
“MWO?”teriak JungMin
“ayolah oppa, apa kau mau pacarmu ini jadi bahan mainan mereka?”
“tapi apa kau gila? Walaupun aku digaji besar, tetapi tidak semua gaji itu hak milikku, aku uga harus bayar kuliah sendiri, bayar rumah, makanan dan segala keperluan sehari-hatiku”ucapnya marah
“tapi oppa..”ucap Hyeo
“maaf Hyeo.. tapi aku tidak bisa membantumu”ucap JungMin
“yasudah kalau begitu.. dasar payah”ucap Hyeo yang langsung turun dari mobil

=Jeo Ri POV=

“kau sih terlalu termakan omongannya”ucap Hyung Joon sambil memakan hamburger jumbo nya
Kami sedang mendengar kisah pertengkaran JungMin dan Hyeo Yeon. Haish, kapan wanita itu mau berenti memeras uang semua pria dikampus ini
“aku juga tidak tahu, aku hanya ingin dia bahagia”ucap JungMin
“tapi tidak sampai menghabiskan semua uangmu bukan? Kau show, latihan setiap hari, konser sampai ke luar Korea, memeras keringat demi membiayai hidupmu, sedangkan pacarmu hanya duduk tenang dan menunggumu pulang show dengan dompet yang sangat tebal dan bersiap menghabiskannya.. otakmu dimana JungMin?”ucap KyuJoong, JungMin hanya diam
“begini saja, urusanmu dan Hyeo kau urus sendiri, aku tidak bisa ikut campur. Ya mau tak mau hanya ada 2 jalan..”ucap Hyun Joong
“apa?”ucap JungMin
“terus pacaran dengan dia dan uangmu habis sia-sia atau akhiri hubunganmu dengan dia”ucapku, yang lain hanya mengangguk
“ngomong-ngomong kau kan sekelas dengan Hyeo, bagaimana dia belakangan ini?”tanya Yeong Saeng
“tidak apa-apa, seperti biasa saja”ucapku, JungMin hanya menghela nafas
“aku mau kekelas dulu, kalian ikut?”tanya Kyu Joong. Kami mengangguk dan berjalan ke kelas. Karena kelasku dekat dengan kantin, otomatis kelasku akan dilewati terlebih dahulu, saat kami lewat kelasku, kami mendengar seorang wanita sedang berbicara di dekat pintu dengan seorang pria. Aku mendekati pintu kelasku dan bersembunyi dibaliknya
“hahahaa. Aku tidak tahu, tapi barang LV sekarang banyak yang new arrival lho, cocok mungkin untuk photoshot ku selanjutnya”ucap wanita itu
“memang kau bisa beli? Hahah”canda lelaki yang bersama wanita tersebut
“bisa doong, kan ada JungMin”ucap wanita tadi
“ngomong-ngomong, bagaimana kau dengan JungMin? Dia mau meminjamkan uang padamu?”ucap lelaki tadi
“sayangnya tidak, tadinya aku bilang keluagaku tidak bisa membayar hutang keluargamu dan diancam untuk dibunuh, tetapi ia tidak mau. Dasar payah”ucap wanita itu
“Jeo Ri, kenapa masih disitu?”teriak Kyu Joon sambil berjalan kearahku diikuti dengan yang lainnya
“ah, bukannya kau selalu dibelikannya barang-barang mahal? Masa meminjam uang saja tidak bisa?”ucap lelaki tadi, aku melihat kearah JungMin yang mendengar percakapan tersebut
“lihat saja, sebentar lagi ia pasti akan meminjamkan aku uang, dan kita bisa pergi bersama-sama”ucap wanita tersebut sambil memeluk lelaki tersebut
“sebegitu mudahnyakah JungMin diperalat?”ucap lelaki tersebut

BRAAAKKK!!!!

Aku mendengar seseorang memukul pintu tersebut
“o…oppa”ucap wanita tadi yang tak lain dan tak bukan adalah Hyeo Yeon dan lelaki yang bersamanya di kantin kemarin, In Joon
“jadi benar dugaan ku, aku hanya diperalat karena aku artis dan banyak uang”ucap JungMin marah
“o..oppa, kami sedang latihan drama. Aku dikontrak oleh keluarganya untuk main drama dan membayar hutang mereka”ucap Hyeo mencari alasan
“jangan bohong kau! Aku salah menilaimu dan teman-temanku. Aku salah bahwa sebenarnya kau hanya mencintai uangku. Padahal aku sangat mencintaimu Hyeon…”ucap JungMin dengan mata berkaca-kaca
“aku sudah dapat jawaban atas pertanyaan HyunJoong tadi… aku akan mengakhiri hubungaku dengan Hyeo!”ucap JungMin dan pergi dari kelas itu, aku melihat bayangan JungMin yang semakin menjauh, aku hanya diam dan menunduk
“tenang, Jeo Ri, ia hanya sedih hanya beberapa saat saja”ucap HyungJoon menenangkanku, diantara 5 orang tersebut, hanya HyungJoon dan Kyu Joong yang mengetahui perasaanku dengan JungMin, aku tahu JungMin sangat terluka saat ini. Aku hanya diam dan menunduk dalam rangkulan HyungJoon

=HyeoYeon POV=

Aku menghempas diriku ke kasur, merasakan dada yang sesak sekali, entah mengapa setelah kejadian tadi hatiku terasa sangat sakit. Aku langsung menepis perasaan itu dan mencoba menghibur diriku sendiri, aku mencoba menghubungi In Joon
“yuhbuseyo”ucap In Joon
“Joon, kau dimana?” ucap Hyeo
“aku? Aku dijalan, aku mau jalan sama temanku. Kenapa?” Jawab In Joon diseberang sana
“anio.. aku lagi jalan-jalan”ucao Hyeo
“cih, setelah kau putus dengan JungMin kau baru mau jalan dengaku, waktu kau sedang bersama JungMin kau malah mencampahkanku”ucap In Joon jujur
“oppa..”tiba-tiba seorang wanita memanggil In Joon diseberang sana
“ah, itu siapa?”ucap Hyeo
“dia? Pacarku, kenapa?”ucap In Joon santai
“ah, aniya, yasudah. Sampai bertemu nanti”ucap Hyeo lalu menutup telfonnya
‘ada apa dengaku?’ ucap Hyeo dalam hati. ‘ aku hanya menyukai JungMin karena uangnya, tapi kenapa aku merasa hatiku sakit saat ia meninggalkanku? Belakangan ini juga aku merasa jantungku bergerak lebih cepat saat bersamanya… jangan bilang kalau aku…’ gumam Hyeo, ‘ jatuh..cinta’

=Jeo Ri POV=

“aku benar-benar merasa lelaki yang bodoh”ucap JungMin sambil meminum winenya
“sudah kuperingatkan”ucap Kyu Joong santai
“yang penting kau sudah lepas dari wanita itu, bukan? Jadi sekarang kau mau apa?”ucap Hyun Joong
“entah, yang jelas aku hanya ingin melupakan Hyeo dan fokus ke karirku”ucap JungMin
“apa kau butuh seorang untuk menggantikan Hyeo”ucap Hyung Joon sambil menyikutku
“oppa”bisikku geram
“eh? Apa kau bilang?”ucap JungMin sambil menatap Hyung Joon heran
“ada Jeo Ri disini, mungkin dia bisa membantumu melupakan Hyeo”ucap Kyu Joong sambil tertawa dan menatapku jahil. JungMin lalu melihatku dan tersenyum. Aku tak berani membayangkan wajahku sudah seperti kepiting rebus yang siap disantap, tiba-tiba ponsel Hyun Joong berbunyi
“yuhbuseyo? Ah.. arasseo.. sekarang? Hmm, ok. Ne.. sampai nanti”ucap Hyun Joong singkat
“hmm, sepertinya kita harus pulang sekarang, manager hyung sudah menunggu kita untuk latihan”ucap Hyun Joon, semuanya mengangguk dan berdiri, tiba-tiba Hyun Joong menahan JungMin
“kau lebih baik temani Jeo Ri, tidak baik meninggalkan wanita sendirian. Kau bisa menyusul nanti”ucap Hyun Joong
“ah, annio oppa, aku tidak apa-apa”ucapku merasa tidak enak
“gwenchana, sampai nanti JungMin”ucap Hyun Joong sambil menepuk bahu JungMin dan pergi
Aku hanya meneguk teh hangatku, diam..
“ah, Jeo Ri.. kau sudah lama menginap dirumah Hyung Joon?”ucap JungMin menghilangkan kesunyian
“lumayan, umma dan appa sedang sibuk jadi aku tinggal sama HyungJoon, kebetulan aku lumayan akrab dengan HyungJoon dan Kibum, yaaa.. seperti saudara sendiri jadi tidak terlalu sulit jika harus mendadak tinggal dirumah mereka”ucapku
“ah, arasseo.. ngomong-ngomong…”
“JungMin oppa…”ucap seseorang memotong ucapan Jungmin, JungMin menoleh dan melihat orang tersebut, aku hanya diam
“haish..”ucap dengar JungMin mendesah kasar dan wajahnya berubah tidak senang, wanita tersebut duduk disebelah JungMin
“oppa, mianhae, aku benar-benar tidak bermaksud jahat padamu oppa, aku tahu aku salah, tapi aku mohon jangan tinggalkan aku, aku sangat mencintaimu”ucap wanita itu
“ani, kau mencintaiku sebagai JungMin yang terkenal sebagai anggota SS501 yang suka bernyanyi diatas panggung dan mendapat gaji yang bersar, bukan sebagai JungMin yang merupakan mahasiswa sebuah Universitas besar di Seoul”ucap JungMin tajam, wanita itu diam
“aku sadar aku telah melukai hatimu, tapi aku juga baru sadar bahwa aku mencintai JungMin yang biasa saja tanpa memandang sisi keartisannya”ucap Hyeo dan air matanya mulai jatuh
“terlambat,Hyeo.. aku sudah puas kau tipu..”ucap JungMin sambil berdiri dan menarikku
“akh,oppa”ucapku menahan kepergiannya, aku lalu menatap Hyeo yang sudah berlinang air mata, JungMin diam dan langsung menarikku pergi dari tempat itu

=Hyeo Yeon POV=

“JUNGMIN!!”teriakku sambil mengejarnya
“JungMin tolong beri aku kesempatan lagi”ucapku sambil mengetuk kaca mobilnya, tapi ia tetap diam dan mobilnya melaju begitu saja, “JUNGMIINN” teriakku sambil mengejar mobilnya, sayang aku tersandung dan jatuh ditengah jalan..

Aku masuk ke kamar dengan mata yang bengkak, baju yang kusam dan rambut yang kusut. Aku benar-benar seperti zombie hidup yang terperangkap dalam lubang siksaan yang hitam dan dalam selama ribuan tahun, menunggu akan datangnya keajaiban bahwa aku bisa keluar dari lubang itu. Aku ingin keluar dari tempat itu sekarang, merasakan ketenangan dan cahaya yang siap membakar habis tubuh, jiwa, dan penderitaanku. ‘ aku memang gadis yang bodoh, JungMin.. aku tak ingin kau melihat wanita lain. Aku … aku benci mengakui ini. Tetapi aku mencintaimu ‘ gumamku dalam hati dan suatu ide terlintas di otakku
“ya… inilah jalan pintas yang paling efektif agar aku bisa keluar dari penderitaan ini”ucapku lalu berjalan kearah dapur dan masuk kembali kembali kekamar dan menguncinya
“JungMin… aku jadi gila.. gila karena mu, cintamu dan karena kesalahanku.. mianhae… saranghae..”ucapku sambil menutup mataku, aku membiarkan air mataku mengalir.. aku memegang pisau di tangan kananku dan mengepalkan tangan kiriku, aku menggoreskan pisau itu ke pergelangan kananku, merasakan ngilu yang amat sangat, darahpun menetes kelantai tanpa terkendali, pisau ditangan kananku jatuh kelandai bersamaan dengan badanku yang ambruk dan mataku mulai memburam, hingga akhirnya aku tidak dapat menahan untuk menutup mataku…

=Author POV=

“ah.. jadi begitu ceritanya”ucap Jeo Ri sambil memainkan rumput didepannya
“ne.. Hyeo yang malang”ucap seorang pria disebelahnya
“hm.. aku juga tak menyangka ia bisa senekat itu”ucap Jeo Ri sambil menyender di bahu pria itu
“ne.. aku juga merasa bersalah karenanya, tapi aku berharap kau tidak sepertinya”ucap lelaki itu
“seperti apa?”jawab Jeo Ri lalu menatap lelaki tadi
“mencintaiku sebagai artis yang sedang naik daun dan terlalu menggilaiku hingga menyakiti diri sendiri hingga meninggal karena cintamu kepadaku. Sulit untukku untuk mempercayai wanita lain, tapi kau selalu meyakinkanku bahwa kau berbeda dari wanita lain..”ucap lelaki itu sambil mengelus kepala Jeo Ri lembut
“hya JungMin! Sampai kapan kau mau berduaan disana dan membiarkan kami menunggumu untuk sadar akan latihan”ucap Hyung Joon kesal. JungMin tertawa dan menggandeng tangan Jeo Ri dan berjalan kearah Hyung Joon
“kau iri?”ucap JungMin
“ani..”ucap Hyung Joon berusaha bersikap biasa
“makanya cari pacaaaarr”ucap JungMin gemas dan mengacak-acak rambutnya, yang lain tertawa
“kalo cowo kekanak-kanakan sih ga akan laku”ledek Young Saeng
“MWO?”teriak HyungJoon, YoungSaeng lalu berlari dan dikejar oleh HyungJoon dan diiringi oleh derai tawa yang lainnya..

Matahari terbenam pada sore hari..
Mengakhiri kisah pahit di suatu hari yang diderai dengan siksaan
Tapi matahari tersebut akan terbit kembali..
Dan kisah itu akan berlanjut hingga maut datang dan memaksa mereka untuk berpisah..

Comments on: "[ONESHOT] one thing would erase everything ~" (2)

  1. Jgn khawatir,sy ga akan bunuh diri hx krn pts cinta.hehe. Good ff

  2. Maaf ya….
    hehehe cman krng ska aj yg jd cwe matre.a hyeoyeon..
    Tp crita.a bgs kok chingu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: