more fantasy about k-pop

Dalam genggaman tangan hyuk yang hangat, aku mengingat kata-kata teuki padaku sebelumnya. Dalam pertemuanku dengan teukie dia mengatakan bahwa :
“min ji-ah….apakah kau tau mengapa akhir-akhir ini hyukkie sering mengacuhkanmu??itu karena dia sangat mengkhawatirkanmu. Banyak kabar berhembus mengenai dirinya. Salah satunya adalah mengenai hubungan dia dengan wanita-wanita. Beberapa paparazzi pernah melihat kalian berjalan bersama dan dia sangat terluka saat melihatmu harus berlari kelelahan menghindari kejaran para wartawan itu. Meskipun para paparazzi itu tidak jelas mengenai wanita yang saat ini dekat dengan hyuk namun mereka terus mengintai kemanapun hyukkie pergi. Hyukkie sangat takut kalau saja privacymu menjadi sangat terganggu karenanya. Sampai untuk menutupi hal itu dia rela digosipkan dengan orang lain. Hanya untuk melindungi privacymu. Dia pun berusaha menghindarkanmu dari para antis yang mengadukanmu dengan para ELF sehingga membuat beberapa ELF menjadi terganggu. Meskipun sebenarnya dia tau kau menjadi sakit karena perlakuannya itu. Tapi dia sangat mempedulikan perasaanmu.
“min ji-ah…kau sendiri tau betapa besar keinginannya untuk menjadi superstar. Namun demi dirimu dia rela mempertaruhkan segalanya bahkan karirnya sekalipun. Saat ini karirnya sedang dipertaruhkan karena dia melakukan kebohongan publik dengan mengatakan tidak mempunyai hubungan apapun dengan wanita itu padahal publik mengetahui dia tengah berkencan dengan wanita itu. Publik merasa hyuk mempermainkan wanita yang sedang digosipkan dengannya. Dia melakukan itu karena dia sangat kecewa ketika nyatanya kau sangat terluka karena pemberitaan tersebut sehingga kau memutuskan hubungan dengannya. Dia segera berlari kemari menemuimu. Untung saja dia bisa melarikan diri dari kejaran paparazzi yang mengintainya dan masuk kerumahmu tanpa diketahui para pencari berita. Dia melakukan ini karena dia sangat mencintaimu dan aku harap kau mengerti apa yang sebenarnya ingin kusampaikan padamu dan kau bertindak sesuai keinginanmu. Maafkan aku harus mengatakan hal ini. Kamipun sangat menyayangi mu dan tidak ingin kau terluka karena orang-orang di sekitar kami. Tolong lindungi hyuk kami. Tolong lindungi dirimu sendiri. Karena kalian adalah segalanya bagi kami”.
Teukipun pergi membawa kesedihan diraut wajahnya. Aku sendiripun mengerti maksud dari perkataan teuki. Hati egoisku mengatakan ingin memiliki hyuk seutuhnya. Namun itu hanya akan membuat kami semakin hari semakin terluka. Akupun tidak sanggup bila harus meilhat impiannya hancur karena terus berusaha melindungi privacyku. Di malam yang dingin itu akupun memutuskan sesuatu yang akan merubah jalan hidup kami mungkin untuk selamanya.

Keesokan paginya akupun terbangun lebih dulu daripada hyuk. Kusiapkan sarapan untuk kami berdua. Aku membuatkannya kimbab dan ramen kesukaannya. Diapun terbangun dengan suara berisik yang kubuat saat memasak. Wajahnya berseri melihat makanan yang telah kusediakan khusus untuknya.
“sepertinya itu terlihat tidak enak”celotehnya mengejek masakanku.
“ya sudah tidak usah kau makan. Aku bisa memakannya sendiri”ucapku cemberut.
Diapun tertawa dan menghampiri meja. “jagiyaku terlihat imut sekali ketika sedang marah”balasnya mengelus pipiku. Diapun mengambil makanannnya tanpa mencuci muka terlebih dahulu.
“oppa!!kau jorok sekali. Setidaknya cucilah wajahmu terlebih dulu ketika bangun tidur. Bagaimana kalau kau berkeluarga nanti??aku kasian pada istrimu mempunyai suami sejorok kau”ucapku yang menggerutu melihatnya. Dia pun beranjak kekamar mandi membasuh muka dan menggosok giginya. Dia pun kembali dengan mengucapkan kata-kata yang membuatku senang namun terasa sakit. “ kau kan akan menjadi istriku. Kau sudah tau kebiasaanku”dia berucap dan tersenyum lembut ke arahku. Akupun membalas senyumannya. “aku harap demikian”ucapku memelan. “hah??kau mengatakan sesuatu???”tanyanya penasaran. “aniya!!!cepatlah kau makan. Sedari tadi teukie oppa menghubungimu dan meyuruhmu segera pulang. Bagaimana jika mereka ketinggalan pesawat karena keleletanmu??”bawelku padanya yang membuat kepalanya pusing. “iya aku mengerti, kau jangan banyak bicara”balasnya tersenyum dan menyuapkan makanan kemulutnya.
Akupun tersenyum dan kami makan dengan tenang. Sesekali aku melihat ke arahnya. Hatiku semakin sakit sekali. Namun aku mencoba bertahan. Diapun menaruh curiga. “mengapa kau terus memeperhatikanku??”ucapnya dengan sendok di mulutnya. Akupun menatapnya. “aku hanya baru menyadari ternyata kau tampan sekali bahkan melebihi siwon oppa”jawabku yang membuatnya bangga. “tentu saja. Bagaimana mungkin aku tidak lebih tampan daripada siwonnie. Mengapa kau baru sadar!!!aku ini terlahir sempurna”ucapnya yang tertawa semakin lebar. Akupun tertawa kecil melihat tingkahnya. Dalam hatiku aku berkata. “aku akan sangat merindukan saat-saat seperti ini”.
Setelah meyelesaikan sarapan, hyukpun bersiap beranjak dari rumahku. Aku mengantarnya sampai depan pintu. “kau akan melihat kepergianku di bandara bukan??”tanyanya padaku. “iya aku akan berada disana melihatmu”balasku padanya sembari merapihkan pakaiannya yang sedikit kusut.
“baiklah, aku pergi. Kau harus datang. Aku akan menunggumu disana”timpalnya yang sedari tadi berdiri menghadapku. Namun dia tidak segera beranjak dan berdiri terpaku.
“mengapa kau tidak segera beranjak??kau akan ketinggalan pesawat”ucapku padanya.
“berikanlah aku sesuatu sebelum aku pergi”pintanya manja dan mendekati wajahku. Akupun menciumnya lembut. Diapun tersenyum dan beranjak melambaikan tangannya. Kubalas lambaian tangannya sambil tersenyum. Saat dia sudah menjauh air matakupun kembali menetes membasahi pipi.
“aku harus segera bergegas”pikirku cepat. Akupun masuk kedalam rumah dan mengambil koper yang tadi malam sudah kupersiapkan ketika hyuk tertidur. Kutetapkan hatiku. Kali ini aku siap dan rela atas segala hal yang akan terjadi padaku.
Sesampainya dibandara aku melihat mereka sedang berkumpul menunggu pesawat keberangkatan. Saat ini aku duduk jauh beberapa meter dari mereka. Hyuk menyadari kehadiranku. Dia tersenyum lebar begitu pula member yang lain yang tersenyum lebar ke arahku. Tidak ketinggalan kangteuk yang melihat pedih kearahku.
Beberapa saat setelah kepergian hyuk dari rumahku, aku menghubungi teuki dan mengatakan padanya bahwa aku akan meninggalkan korea untuk selamanya dan tidak akan muncul di hadapan mereka untuk kesekian kalinya. Hal ini kulakukan berdasarkan keputusanku sendiri. Ini semua demi kebaikan kami semua. Meskipun teuki menyarankan agar aku tidak melakukan hal tersebut, namun aku bersikukuh padanya dan mengatakan hanya ini jalan terbaik untuk semua jawaban. Diapun akhirnya menerima keputusanku. Teuki menangis dalam percakapan kami di telepon. Berulang kali dia meminta maaf padaku saat itu. aku hanya bisa mengatakan padanya bahwa kita akan baik-baik saja dan tidak perlu ada yang
saling memaafkan karena kepergianku sudah benar adanya.

To be continued to the Last Part
Terimakasih ^^

Comments on: "Zee SuJu’s Driver – part 11 –" (3)

  1. MAMPIR malam-malam sambil baca-baca post-post yang menarik di sini pak. kunjung balik ya.. Trims

  2. Hmm,,lg2 tbc..(-_-‘) ayo lnjuuuttt..>O<

  3. Hwang sung-Ra said:

    Huh,TBC nich~
    mnding minji ny prgi k Indo aj…
    Llu s hyuk nyari2 minji d indo sxlian bkin konser.hohoho~
    lanjot!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: