more fantasy about k-pop

Annyong semuaπŸ™‚ Terima kasih buat readers karena (nggak disangka) respon ff ini lumayan buat rookie kyk author hehehe.

Terus authornya pengen memperkenalkan diri (telat abis, mianheee T-T)πŸ™‚ nama korea author park ah ra, tp aslinya nadilaπŸ˜€ jadi kalian bisa panggil ahra/nadila sendiri. authornya masih 16tahun hehe, ini baru pertama kali bikin ff jd maaf kalo ceritanya ada yg ga sreg (soalnya udah dibikin draft awal dan pairing sm siapa aja, direncanain brg tmn author juga ^^). authornya juga cinta mati sama SHINee’s choi minho hoho~~ im totally a flame and hv my own gallery of choi minho’s pic on http://shineeandahraworld.tumblr.com =D

Salam kenal, chingu~~ and happy reading β™₯

—————————————————————————————————————————————

Jihwa nampak agak kaget ketika Hyeojin berlari menghampirinya. Saat itu, Hyeojin mengajak Jihwa bertemu di SME dan skrg mata Hyeojin menatapnya bulat-bulat.

” Kemarin unnie ulang tahun?!”

” eh..” Jihwa memiringkan kepalanya, ” ya.. memang kenapa? Dan.. kau tahu dari mana? kita kan belum tukeran cyworld..”

” dari donghae oppa. semalam dia cerita padaku.”

hati jihwa berdegup kencang. ” o.. oh..”

” jadi..” hyeojin merongoh sesuatu di tas selempangnya. jihwa melirik hyeojin yg sibuk.

” ergh.. mana ya.. ah! ini dia!” mata hyeojin berbinar dan mengacungkan sebuah kotak. ” untukmu.”

” apa ini?” tanya jihwa bingung. tangannya membuka kotak itu, dan betapa terkejutnya dia melihat sebuah gelang yg minimalis namun keren.

hyeojin tersenyum puas. ” itu hadiah, untuk unnie! dariku dan donghae oppa..”

jihwa tertegun, menatap hyeojin. gadis itu menjentikkan jari dan berkata,” kaget? semalam donghae oppa menyeret2ku ke pusat pertokoan. dia menyamar TOTAL lho, bayangkan! hahaha.. kita patungan belinya.. haaah, skrg dia sedang ada recording, sih, jadi kita tida bisa bertemu dengannya nanti..”

hyeojin menyeringai. jihwa tidak bisa berkata-kata selain tertawa aneh dan wajahnya tiba-tiba memerah.

” ma.. makasih..”

hyeojin mengangguk puas. jihwa menunduk dan mengelus gelang itu. hatinya panas, tp panas krn malu.

donghae yg memberi ide?

jihwa menghela napas.

rasanya aku deg-degan.

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”-

Hyeojin POV

” hee? jadi unnie sedang mengincar beasiswa ke prancis?” aku berdecak kagum. jihwa tertawa malu. ” iya, impianku adalah menjadi artis teater.. semoga saja tercapai..”

kami sedang berjalan menuju kantor SME. tadi aku menyuruh jihwa untuk menemuiku di kafe tempat pertama kali kami hang out, supaya aku bs memberikan hadiah dariku dan donghae.

” pasti, kok!” seruku memberi semangat. jihwa menganguk sambil tersenyum. ” makasih ya.”

aku mengangguk kuat2. ” memangnya unnie kenapa suka akting?”

” hmm.. kenapa, ya..” jihwa memutar bola matanya, mencari jawaban, ” karena.. aku kagum saja, dgn orang2 yg berakting..”

” kagum?” aku menatapnya bingung. jihwa menjentikkan jarinya. ” bukankah kalau orang yang bisa akting itu bisa menyembunyikan perasaannya? artinya dia bisa membaca situasi kan? aku suka!”

aku tambah tidak mengerti. memang apa bagusnya dari akting? bukankah jadi diri sendiri lebih enak? tunggu, apakah itu karena passion jihwa memang tentang teater? wow. nampaknya aku harus mulai mencari passion-ku, bukan hanya terus-terusan mengurus 13 bocah dan 5 manusia lugu.

tiba-tiba aku teringat akan pekerjaan sementaraku. ergh.

jihwa melihat wajahku yang masam. ” kenapa?”

” taukah, unnie? aku sekarang menjadi manajer sementara SHINee.”

” serius?!” tanya jihwa,” bagus, dong, kan asyik dekat2 dengan idola!”

” memangnya enak, kalau harus mengurus orang-orang sibuk selama 24jam? belum lagi sekolah! untungnya tidak lama lagi bakal libur panjang, sih..” ujarku. nada kesal terdengar jelas di suaraku. jihwa memiringkan kepala. ” memang kenapa? SHINee kan digilai banyak noona?”

aku mendesis. ” hah. bahkan mereka tidak bisa memecahkan telur, walaupun ya.. mereka masih lebih penurut daripada suju oppa.”

” kalau suju oppa gimana memangnya?”

” kau tahu? mereka semua mencoba tester2 di pinggir jalan dengan penyamaran yang mencolok. tapi aku heran mereka tidak pernah ketahuan.”

β€œβ€¦..”

aku merasa penjelasan singkatku tentang dua boyband itu telah melengkapi pengetahuan mereka. ya. itulah yang membuatku frustasi, dan mau tidak mau aku harus belajar memasak demi mereka. tapi ya lumayan lah.. setidaknya aku digaji. rahasia ini, soal gaji, asal kalian tahu saja.

tidak lama kemudian, aku menyadari bahwa kami sudah berdiri di depan kantor SME. aku menoleh. ” unnie, mau ikut masuk?”

” boleh,” angguk jihwa,” aku sedang tidak ada kerjaan hari ini.”

kami berdua pun melangkah masuk ke dalam kantor dan melihat heechul sedang berjalan. aku memanggilnya dan dia menoleh. ” hyeojin-ah! jihwa-ssi!” serunya.

” annyonghaseo,” sapa jihwa sopan. karena aku sudah seperti adik mereka sendiri, aku melambaikan tangan dengan penuh semangat dan berlari mendekatinya. ” oppa sedang apa?”

” mau ke ruangan latihannya SHINee.”

” kenapa?”

” menengok saja,” jawab heechul,” tidak ada kerjaan. syuting dramaku baru dimulai dua jam lagi. kau baru pulang sekolah kah, hyeojin?”

” sebenarnya sudah dari tadi, cuma aku izin sama SHINee sebentar, ada urusan dengan jihwa unnie. sekarang aku baru saja mau kesana,” jelasku.

” ooh. kalau begitu, bolehkah aku pergi bersamamu?”

” tentu saja,” anggukku dan jihwa, lalu kami bertiga berjalan. beberapa saat kemudian, heechul berkata, ” kudengar kau jadi manajer penggantinya SHINee, ya?”

” iyap.”

” kenapa tidak mengurus kita saja? kekeke.”

” oppa jangan bercanda. aku pasti frustasi mengurus 13 orang, belum lagi zhoumi oppa dan henry oppa kalau ada mereka… dan aku harus begitu, selama 2-3 bulan.”

” tapi apa kau akan mengaku jadi manajer pengganti? Shawol mungkin akan mengejarmu..”

wow. pertanyaannya memiliki maksud yang sama dengan yang diucapkan Danny Ahn.

” kurasa.. stylist? atau kru? yah, tinggal dandan agak dewasa saja.”

” dandan?” heechul mengangkat alisnya, ” demi Tuhan, kurasa selama aku kenal kau, seorang kim hyeojin hanya bisa pakai bedak dan lip gloss! itu bukan rahasia lagi di antara super junior dan SHINee.”

aku menyikut heechul dan memelototinya. heechul terkekeh. jihwa berusaha menahan tawanya.

kami menaiki lift dan berhenti saat jarum lift menunjuk ke lantai X. aku melihat anggota f(x) berlalu dan kami menyapa mereka. sulli memicingkan matanya dan tertawa saat heechul membuat rambutnya yang panjang dimodel kuncir dua. ya Tuhan, dia memang nyentrik. dulu heesica. sekarang sulhee?

ketika kami sampai di depan ruang latihan, aku membuka pintunya dan melihat mereka sedang berembuk dengan guru dance mereka. taemin terlihat antusias sekali. kami mengucapkan β€˜annyonghaseo’ dgn pelan supaya tidak mengganggu mereka. minho melirikku dan tersenyum, membuatku gugup.

usai mereka berembuk, jonghyun dan minho menghampiriku.

” hyeojin-ah! jihwa-ah.. atau noona?” tanya jonghyun. jihwa menyeringai. ” sebenarnya aku hanya berbeda beberapa hari dgnmu.”

” tapi rasanya aku ingin memanggilmu noona..” gumam Jonghyun. jihwa memiringkan kepala. ” kenapa, jonghyun-ssi?”

Jonghyun tiba-tiba tersenyum dan berseru girang.

” Jihwa-noona!”

Aku melirik Jihwa. wajahnya bersemu merah dan dia kaku. sepertinya memang ada kesenangan sendiri.. kalau dipanggil noona. seperti beberapa hari yang lalu aku bertemu Dongho UKiss, dan dia memanggilku noona. rasanya aku bisa mati berdiri karena bahagia.

Heechul menghampiri Taemin dan mereka memulai percakapan. aku bertanya-tanya, apa obrolan mereka akan nyambung, secara mereka terpaut sepuluh tahun?

Minho mendekatiku. ” capek?”

” harusnya aku yg nanya begitu sama oppa. kau capek?”

” tidak juga, sih. hanya saja tanganku agak ngilu,” minho mengulurkan tangannya dan memperlihatkan bagian tangannya yang dibalut perban. ” aku lupa mengganti perban hari ini.”

aku berdecak dan menyeret minho ke pojok ruangan. aku membuka tasku dan mengambil perban. aku tahu akan begini jadinya, maka aku sudah bersiap-siap dari awal. Onew mendekati kami dan nampak terkesan dengan memar minho. aku bingung apa bagusnya dari memar itu, sampai2 onew memperhatikannya saksama, kemudian ketika Kibum memanggilnya, dia menoleh dan menyahut keras-keras.

sementara itu, aku menepuk pelan lengan minho. ” sudah,” sahutku sambil memasukkan perban ke tasku. ” lain kali coba kau lebih perhatian sama dirimu. kalau tidak ada orang, siapa yg akan menggantikan perban?” gerutuku.

minho terdiam sejenak dan menatapku.

” ada,” jawabnya pelan,” kau, kan? kau akan terus menemaniku, seperti janjimu.”

aku tertegun.

β€˜aku ingin kau tahu kalau aku akan terus bersamamu.’

aku menelan ludah. itu adalah perkataanku saat aku mengatakan suka padanya.

minho tersenyum kecil. ” meskipun kau bilang kau tidak memikirkan lagi soal rasa sukamu dan aku agak kejam, aku minta maaf. tapi aku tidak akan sendiri kok. kan ada kau.”

rasanya aku menjadi berdebar. aku memegangi lenganku, pelan-pelan. panas.

padahal kan aku tidak ingin menaruh harapan.

tapi..

” .. kenapa kau begitu yakin kalau kau tidak akan sendiri?”

minho menghela napas, berpikir, dan berkata,

” kau memang harus bersamaku selamanya kan, seperti janjimu.”

… ahh..

janji itu memang menyusahkan.

terkadang harus ditepati.

tapi karena itu kau,

aku memang harus.. menepatinya.

meski aku harus membunuh perasaanku.

apa jawabanku dari penolakan minho?

karena itu janji.

tentu saja,

aku tidak akan meninggalkanmu.

aku tersenyum lembut.

” kau tahu?” bisikku,” kurasa kau benar.”

dan minho menjawabku dengan sebuah senyuman.

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”

Hyuna sedang mengusap peluhnya ketika mrs.Jung memanggilnya.

” Hyuna-ssi!”

Hyuna menoleh. ” Ya?”

” Ikut aku ke ruanganku sebentar,” seru mrs.Jung, ” Biar kita urus kepindahanmu ke Amerika. Aku sudah memberi tahu ibumu.”

Hyuna terdiam sebentar lalu bertanya, ” apa kau sudah bilang, supaya umma jgn memberi tahu hyeojin dulu?”

” sudah. tapi kenapa hyeojin jgn diberi tahu?”

” tidak.. hanya saja.. ada sedikit masalah,” jawab Hyuna meringis, tersenyum. mrs.Jung manggut2 sambil berkata, ” yasudah. ayo, ke ruanganku.”

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”-

aku memperhatikan mereka yg sedang berlatih dance. minho nampak serius. rasanya aku terus-terusan memperhatikan dia. sial. jihwa duduk di sebelahku juga serius memperhatikan mereka.

usai berlatih, mereka menghampiri kami dan mengambil handuk yang kutaruh di sampingku. jonghyun menggerutu karena barusan kepentok speaker ketika latihan. aku hanya tertawa dan memeriksa kakinya, apakah baik2 saja.

” baik-baik saja kok..” gumamku. jonghyun menggeleng dan berkata dgn ngotot. ” tidak! pasti luka!”

” kenapa kau bilang β€˜pasti’?! tidak!”

” minho kau rawat, kenapa aku nggak?!”

” karena minho MEMANG memar!” seruku sebal. jonghyun menggembungkan pipinya dan berbalik ke jihwa. ” noona!” panggilnya, ” lihat, aku tadi kepentok! hyeojin ngotot banget dia bilang aku nggak kenapa-kenapa.”

kulihat jihwa memang paling lemah kalau dipanggil noona. dia tidak berkata apa-apa dan mengambil kain hangat.

minho tiba-tiba mengerjap-kerjapkan matanya dan berseru, ” AH YA! Aku harus mengambil tasku! aku meninggalkannya di lantai 5.. Hyeojin-ah, temani aku, mau? aku jg harus mengambil bbrp botol minuman..”

aku mengangguk dan bangkit. aku menoleh ke jihwa dan berkata, ” unnie, tolong nanti catat omongan dari guru dance mereka, ya? aku keluar dulu sebentar sama minho oppa.”

jihwa mengacungkan tanda oke. aku dan minho langsung keluar ruangan. aku memencet tombol β€˜turun’ di lift dan memilih lantai 5 sebagai tempat tujuanku. aku melirik minho yg sedang menguap. pasti dia lelah sekali.

kami melangkah keluar dan berlari ke ruangan yang dimaksud minho. kami berpapasan dengan beberapa trainee yang menyapa kami dgn sopan. aku berani bertaruh, mata mereka hanya melihat minho seorang.

” dimana ruangannya?” tanyaku.

” di dekat ruangannya mrs.jung, kalau kita belok ke situ, kita langsung bisa li..”

” ….. aku sudah mengurus kepindahanmu ke amerika.”

” benarkah? terimakasih, mrs.Jung!”

langkah kami terhenti. suara yang familiar terdengar.

” Hyuna-ssi. kau juga harus mengurus beberapa aplikasi ini dan ini. nanti biar aku hubungin BoA-ssi, kapan kau terbang ke amerika. kemampuan dance-mu sangat baik. kurasa ini bisa jadi pengalaman sebelum kau debut.”

itu suara mrs.Jung.

Aku menahan napas.

Hyuna mau ke Amerika?

” Kepindahanku berarti agak repot juga ya, hehe. sekarang aku harus lebih giat berlatih sampai aku tahu kapan aku akan terbang ke Amerika.”

sekarang ini suara Hyuna.

Kenapa aku tidak tahu apapun tentang ini?

Aku terbelalak, menyadari sesuatu, dan menoleh ke sampingku.

Minho.

Dia mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Matanya yg besar seperti mengeras dan tidak bergerak. Dia mengepalkan tangannya.

Lalu dia berjalan, lurus, tidak belok ke ruangan untuk mengambil tasnya, dan aku mengintip, Hyuna sangat terkejut melihat Minho yang berjalan berseberangan, dgn jarak satu setengah meter darinya.

Aku buru-buru bersembunyi di arah yang berlawanan, memperhatikan Minho yg meninggalkanku tanpa berkata-kata.

Aku merasa hatiku kacau. cemburu, sedih, dan tidak rela. karena Minho, dan karena Hyuna ke Amerika tanpa sepengetahuanku.

Dia itu unnie-ku.

Aku menggigit bibir.

Minho.

Apa yang dia pikirkan?

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”-

Aku menghela napas dan berjalan ke arah ruangan yang tadi dimaksud Minho. Hyuna dan mrs.Jung sudah pergi. Aku bisa berjalan leluasa. Aku mendorong pintu.

Minho lupa mengambil tasnya.

Pasti dia terlalu kaget.

Aku berjalan mengambil tas sportnya yg berwarna merah dan membereskan beberapa barangnya yg tergeletak sembarangan. Aku memungut beberapa botol aqua yang masih tersegel. Aku mengambil jaketnya juga yg terhampar di sofa.

Aku terdiam.

Tanpa sadar aku mendekap jaket itu.

ya Tuhan.

Kenapa jadi begini?

Tidak terasa aku meneteskan air mataku, menangis, dan membasahi jaket Minho.

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”-

Minho memasukkan tangannya ke saku celananya dan berdiri di balkon lantai 5, menatap luar kantor.

Amerika.

Tidak. Tunggu.

Minho merasa sedih, tentu saja.

Tapi apa yang dia inginkan sekarang?

Sejak awal tidak ada hasrat baginya untuk kembali menjalin hubungan dengan Hyuna. Hanya saja.. ada yang kosong. Ada yang belum dituntaskan.

Minho mendesah. sekarang dia akan meninggalkanku ke Amerika? Yang benar saja?Minho meremas tiang balkon, sambil menghela napas berkali-kali. entah apa yang ada di benaknya sekarang.

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”

Aku melangkah gontai ke ruangan latihan SHINee dan mendapati mereka sedang istirahat. Jihwa sedang mengobrol dengan Jonghyun. Mataku langsung menangkap sosok Key dan aku bergegas menghampirinya. Mataku yang agak sembab menatapnya lekat-lekat.

Key agak kaget melihat mataku. ” Hyeo.. Hyeojin-ah?”

” Kibum oppa,” aku menarik tangannya, ” aku butuh kau.”

” Heh? Kemana?” dia bangkit dan mukanya terlihat bingung.

” aku tidak akan bisa menemui hae oppa karena dia sedang pergi,” bisikku di telinganya, ” Hyuna akan pergi ke Amerika.”

Key terbelalak dan menggamit lenganku. ” ayo. kalau begitu kita keluar, kau ceritakan padaku. hyung, aku keluar sebentar, sepertinya aku dipanggil oleh staff.”

onew mengangguk. key dan aku langsung keluar ruangan. kami mencari tempat yg agak aman dan memutuskan untuk duduk di sofa yg tidak jauh dari ruangan latihan SHINee.

Key melepaskan tangannya dan menatapku. ” ceritakan.”

aku mendesah, entah aku harus bagaimana mengatur nada suaraku. aku hanya bisa bercerita pada Donghae atau Key, karena kedua orang itulah tempat aku bercerita.

” oppa.. ah, bagaimana aku harus bercerita..”

” pelan-pelan saja. kau tahu darimana?”

aku menghela napas. ” barusan. aku dan minho hendak mengambil tasnya, lalu..”

” tunggu. minho JUGA dengar?” tanya Key.

” sayangnya, ya,” jawabku sedih,” dan aku tidak tahu harus bagaimana.. serta aku khawatir apa yang akan dipikirkan Minho.”

Key menatapku, agak prihatin, dan suaranya melunak. ” Hyeojin-ah..” dia menggeser tubuhnya mendekatiku dan memelankan suaranya. ” kau tidak apa-apa?”

aku memejamkan mataku sejenak. ” entahlah, oppa. aku tidak bisa.. berpikir. ya, begitu. aku merasa perasaanku campur aduk. aku sedih unnie tidak bercerita apa-apa padaku, dan aku cemburu karena aku tahu Minho masih memikirkan unnie,” jawabku tidak karuan,” hae oppa pasti akan kaget juga.”

Key terdiam dan menyibakkan rambutku yang lusuh. aku tahu dia pasti belum bisa berkata apa-apa.

” kibum oppa,” bisikku,” kau tahu aku sudah menyatakan sukaku ke Minho?”

Key terbelalak. ” sungguh? kapan?”

” beberapa hari yang lalu,” jawabku,” sekitar seminggu lebih. aku lupa. dan dia menolakku.”

” hah?! yang benar?!”

” ya, lalu yg lebih bodohnya aku bilang aku sudah tidak memikirkannya. aku tidak mungkin menarik lagi kan?” tanyaku pahit dan menyeringai. aku memaksakan diri untuk bersikap santai. namun aku tahu Key tidak akan pernah tertipu. aku menghela napas dan menunduk. rasanya belakangan ini aku merasa kehilangan beruntun. aku kecewa, mengapa Hyuna tidak memberi tahuku soal kepindahannya ke Amerika, dan skrg aku bertanya-tanya kapan itu terjadi.

Aku menghela napas berkali-kali. Key memperhatikan mataku yg sembab dan mengelusnya dgn ibu jarinya.

” lebih baik kau jernihkan pikiranmu,” sarannya, ” aku dan hae hyung akan membantumu untuk berpikir.”

aku mengangguk pelan. Key benar. aku tidak akan bisa berpikir dengan semua yang terjadi tiba-tiba sekarang ini.

” … ya.”

apakah ini ilusiku, atau aku merasa lelah dan aku tertidur di samping Key.

By: Ah Ra

Cr: my tumblr: http://flamesmefanfic.tumblr.com

Comments on: "Because I Really Love You -part10-" (23)

  1. Sukses!
    Stiap baca FF ini dari part awal sampe skrg ak ga pernah bisa nahan buat ga nangis T,T

    hampir mirip rasanya~ *sigh*

  2. KEY!!KEY!!KEY!!!*tereak2 histeris*
    lho,kok s hae2 gag nngol2 sich.
    Miss him!*lho?*
    klo trnyt s minho msh mkirin hyuna & klo ujung2ny s donghae bkalan dgn jihwa…aq slaku istriny key brsedia jka hyeojin dgn key demi klncaran crita in*geje*.
    Tpi scra s author adlh minhoholic..ya~bsa dtebak kykny hyeojin bkal nyngkut k spa*maksud?*
    y udh…monggo~
    dtnggu klnjutan critany!

    • hihiπŸ™‚

      karena ff ini bener2 kayak novel pendek, mgkn bersambung ampe bbrp chapter lebih bnyk krn aku nanganin 8karatker sekaligus :)) sabar yaπŸ˜‰

  3. Aku masih tetap dengan pendirianku!
    DONGHAE MUST WITH HYEOJIN!
    Minhonya mati aja! (Padahal ngefans sama Minho) haha
    Lanjut deh babe!

  4. onnie hwehwe

    hyuna kekx
    tau dech kalo
    hyojien suka minho ,mangkax
    mtusin pergi ke USA,hwehwe

    sotoy~hehe

    jihwa sm hae
    cocok,wkwk

  5. Hihihi. Minho jgn mati dong, ntar authornya nangis sesenggukan sambil nulis hoho~ inget, alur cerita ini agak naik turun, smg kalian enjoy bacanya yaπŸ™‚

  6. hanhekyo said:

    onnie, ayolah cepet part 11nya. sedih banget tau jadi hyeojin, ff nya cocok buat jadi melodrama deh haha lanjut cepet yaaaπŸ˜€

  7. Kang Se Hwon said:

    makanya ah ra-sshi, kalo pegang bb disekolah ya dilanjutin aja ff-nya.
    dituntut banyak orang, kan jadinya.

    p.s. ah ra-sshi keliatannya lagi mumet soal kimianya yg lagi ga maju2.

    komentarku..udaaaaahlaaah~~ hyeojin sama minho ajaa~~
    biar hae nya sama jihwa. yaa?? engga rela liat hyeojin sama hae secara saya tahu hyeojin itu siapa..

    ah ra-sshi…fiiighhtiiiingg~~(ilang semangat setelah ngomongin kimia)

  8. Cho Seunghee said:

    maaf ya Park Ah Ra, Cho Seunghee baru muncul. hehe.. {padahal udh baca dari kemaren, tp baru komentar sekarang) kalo mau Hyeojin sama Hae gapapa. gue dukung kok.. kayanya cocok, malah terlihat cocok bgt. (dibunuh sama Han Jihwa)

    @Kang Se Hwon kayanya satu-satunya orang yang ngotot minta Jihwa sama Hae cuma dia. pasti ada sesuatu. Hmm apa itu?

  9. Cho Seunghee said:

    lupa nanya, hehe maaf ya ngepost dua kali. kalo mau ngirim ff kesini gimana ya caranya?

  10. sukses ya ah ra ff-nya ~ we really appreciate it :] siapapun yg bakalan jadi couplenya hyeojin gw dukung kok, heheyyπŸ˜€

    keep writing dear ! waiting for the end of this story :]

    • makasih yaa sm tanggapannyaπŸ˜€πŸ˜€ ditunggu yaa~~ walaupun endingnya masi agak lama krn 8tokoh sekaligus ><

  11. Kang Se Hwon said:

    ya, lanjut!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: