more fantasy about k-pop

“aku mohon….
“jangan pernah pergi meninggalkanku lagi karena aku sungguh tidak bisa”tambahnya yang membuat hatiku semakin menangis dan luluh. Akupun terisak dalam pelukannya.
“akupun sangat merindukanmu. Maafkan aku!!mulai saat ini aku tidak akan pernah meninggalkanmu karena aku sangat mencintaimu”ucapku padanya. Bisa kurasakan senyuman diwajahnya.
“aku pun akan selalu mencintaimu”balas hyuk yang juga membuatku tersenyum. Kali ini semuanya terasa begitu hangat. Bahkan untuk pertama kalinya aku tidak ingin meninggalkan malam ini. Malam pertemuan kami kembali. Karena kami sangat merindukan satu sama lain. Namun semuanya tidak usai hanya sampai disitu.
2 bulan berlalu semenjak pertemuan kami kembali. Akhirnya kami berjalan bersama. Aku tetap melakukan pekerjaanku dan dia tetap melakukan pekerjaanya sebagai seorang selebriti. Namun entah apa yang harus dikatakan. Dikatakan buruk tidak tapi baikpun tidak. Kami menjalani hubungan seperti orang lain pada umumnya. Berjalan bersama diakhir pekan, membuatkan kotak nasi ketika dia bekerja, memberikan hadiah ulangtahun dan lain sebagainya. Tapi itu hanyalah kebohongan besar. Kami bukanlah pasangan seperti itu. Semakin hari pamornya semakin naik. Belum lagi penghargaan yang mereka dapat menjadikan mereka termasuk hyuk menjadi orang yang sangat sibuk dan sulit untuk ditemui. Meskipun terkadang kami mengirimi kabar melalui ponsel tapi hal itu sungguhlah berbeda. Dibandingkan dengan kami terpisah untuk dua tahun lamanya, bagiku ini merupakan saat dimana aku merasakan sangat kesepian untuk kesekian kalinya.
Terkadang aku hanya bermain sendiri di akhir pekan. Bahkan ketika bermain ke asrama mereka nyatanya aku mendapati mereka selalu tidak ada di tempat. Hasilnya aku kembali pulang kerumah dengan lunglai dan berakhir di depan televisi. Hal terparah yang kudengar adalah gosip miring mengenai hyuk dengan salah satu artis. Dalam pemberitaan itu disebutkan adalah mereka bertemu di stasiun radio yang dibawakan hyukie dan teuki oppa. Dan yang paling membuatku hancur ketika seorang unnie menciumnya bagian bawah bibirnya di salah satu variety show yang dia pegang. Aku benar-benar kesal sekali. Anehnya dia tidak memberitakan apapun padaku. Akupun berpikir “sesulit inikah hidup bersama seorang selebriti papan atas???”. Terkadang aku lelah. Tapi mau bagaimana lagi??itu adalah resiko dari apa yang sekarang kudapat.
Dan sudah beberapa malam ini sedikit berbeda. Tak satupun panggilan dari hyuk. Membuatku semakin sendiri dan kesal saja. Meskipun terkadang aku ingin bertanya pada para hyung atau dongsaengnya mengenai kabar dia tapi aku selalu ragu. Aku selalu berpikir jika aku terlalu mengikuti semua kegiatannya dan terlalu banyak bertanya maka aku akan terlihat sangat berlebihan. Dia berhak untuk memperoleh kebebasan. Tapi akupun berhak untuk mengetahui kabar dirinya. Tapi sudahlah…dipikirkanpun membuatku semakin bingung.
Tapi beberapa oppa masih suka memperhatikanku jika mereka tidak sibuk. Seperti halnya teukie oppa yang selalu menanyakan kabarku hampir tiap hari dan juga kyu yang terkadang menelponku sekedar mengatakan kemampuan gamenya bertambah baik. Hal-hal yang tidak penting seperti itu malah jadi sangat berarti bagiku. Setidaknya mereka belum melupakanku. Tapi hyuk berbeda. Dia seperti orang lain bagiku. Sepertinya dia menyembunyikan sesuatu tanpa aku ketahui.
Karena kejadian-kejadian itu akupun berpikir untuk memutuskan hubunganku dengan hyuk. Hubungan yang terus seperti ini tidak akan menjadikan kami lebih baik. Lagi pula aku berpikir bahwa dengan tidak adanya aku dia akan menjadi lebih bebas untuk melakukan apa yang dia inginkan tanpa harus memikirkan perasaanku. Sempat suatu hari kami berdebat dengan kerasnya sehingga kata-kata putus keluar dari mulutku. Tapi pada akhirnya itu tidak jadi karena hyuk selalu meminta maaf terlebih dahulu dan dia meyadari kebanyakan pertengkaran kami dikarenakan dirinya yang terlalu sibuk dengan pekejaannya hingga melupakan diriku.
Namun kali ini rasanya akan lebih baik bila kami berpisah untuk kepentingan bersama. Itulah yang kupikirkan saat ini. Akupun bersiap mengambil mantelku dan langsung menaiki bis menuju keasramanya. Aku dengar dari kyu bahwa mereka sedang berada di asrama menikmati liburan akhir pekan. Tanpa berpikir panjang langsung saja aku bergegas menemuinya. Dalam perjalanan aku sudah menyiapkan mentalku untuk menghadapinya yang akhir-akhir ini membuatku kesal karena keacuhannya.
Sesampainya di asrama sungmin oppa mempersilahkan ku untuk masuk. Sungmin oppa merupakan orang yang ramah. Dia selalu tersenyum dengan manis semanis hatinya yang lembut. Saat aku datang aku tidak melihat sosok hyuk. Hal yang kulihat adalah wookie yang sedang memanggang kue dan yesung yang sibuk memandikan kura-kuranya. Sedangkan magnae kyu sibuk bermain game. Kyu melihat kearahku, dia tersenyum “hey,kau mau bermain bersamaku??”tanya kyu padaku dan aku membalasnya dengan menggelengkan kepala. “kau kelihatan tidak bersemangat”celetuk kyu . “min ji annyeong”ucap wookie menyapaku. “omo kau kenapa???sepertinya awan mendung menemani kedatanganmu”ucap yesung. “sepertinya akan terjadi sesuatu hal yang buruk”celetuk sungmin. Aku pun tersenyum getir kearahnya. Merekapun ketakutan dengan reaksi dinginku dan kembali ke pekerjaannya masing-masing.
“oppa!!!hyukkie dimana???”tanyaku pada mereka.
“aku rasa dia masih tertidur setelah semalam bermain dengan wanita itu”celetuk kyu membuatku terkejut. Ternyata pemberitaan di televisi benar adanya. Hyukkie memiliki hubungan khusus dengan salah satu artis. Mendengar pembicaraan kyu, sungmin pun menjitak kepalanya. “apa yang kau bicarakan??”gertaknya pada kyu. “min ji-ah, hyuk hyung berada di kamarnya!!dia masih tertidur”timpal wookie. “mungkin dia kelelahan karena tadi pagi dia baru pulang bekerja, kau masuk saja”tambah yesung.
Akupun melangkahkah kaki menuju kamar hyuk. Saat aku sudah berada di dalam kamar hyuk kudengar para oppa memarahi kyu pelan karena celotehannya yang mereka pikir menyinggung perasaanku. Tapi mereka benar. Aku merasa tersinggung dengan jawaban kyu mengenai hyuk.
Dan yang kulihat di dalam kamar hyukkie adalah hyuk yang sedang tertidur pulas dengan selimut tebal meyelimuti dia. Wajar saja karena musim dingin belum berakhir di korea saat ini. Dia seperti bayi yang baru lahir dari perut seorang ibu. Begitu manis dan tenang dalam mimpinya. Karena tidak ingin menganggunya, akupun mengambil kursi di depan komputernya dan mengambil beberapa komik dragon ball miliknya yang tersusun dalam rak. Aku menyukai suasana kamar hyukkie. Karena kamar hyuk begitu bersih. Setipa barang tersusun rapi bahkan debupun hampir tidak ada yang menempel di tiap sudut kamarnya.
1 jam berlalu dan akupun merasa bosan. Sudah beberapa kali wookie mengajakku untuk makan bersama. Tapi moodku sedang tidak baik. Aku menolak semua tawaran wookie. Untungnya dia mengerti perasaanku yang saat ini sedang gundah. Kemudian moodku semakin buruk ketika ponsel hyuk berbunyi dan saat kulihat itu merupkan panggilan dari artis yang sedang digosipkan menjalin hubungan dengan hyuk. Rasanya aku ingin mengangkatnya dan mengatakan apa yang wanita itu mau sehingga pagi-pagi seperti ini sudah menghubungi hyuk. Tapi tentu saja hal itu tidak kulakukan karena aku manghargai privacy hyukkie. Baru saja aku mau meyentuh ponselnya, tiba-tiba hyuk terbangun dari tidurnya.
”apa yang kau lakukan dengan ponselku??”ucap hyuk membentakku. Sentak saja aku terkaget dengan sikapnya. Mengapa dia memperlakukanku seperti itu. Langsung saja emosiku menjadi memuncak. Padahal aku sudah menunggunya lama-lama dan respon dia ketika melihatku sungguh tidak pernah kubayangkan sebelumnya. Kasar sekali dia membentakku.
”mengapa kau harus membentakku seperti itu???memangnya apa yang telah ku lakukan padamu??”ucapku emosi. Ku ambil ponselnya yang masih berdering. Kutaruh ditelapak tangannya. “seseorang menghubungimu, sebaiknya kau angkat”ucapku dengan wajah kesal. Akupun hendak pergi dari tempat itu. Diapun menghampiriku. “aku tidak bermaksud begitu min ji-ah”ucapnya yang kemudian mematikan ponselnya. Saat itu aku benar-benar sangat kesal. Akupun segera bergegas pergi dengan memasang wajah sebal melihatnya.
”kenapa kau seperti itu???ada apa denganmu tiba-tiba marah”timpal hyuk. Akupun memalingkan wajahku. “ seharusnya aku yang mengatakan demikian!!mengapa kau harus seperti itu. Kau bahkan membentakku”balasku tak mau mengalah. Diapun mendudukan tubuhku di ranjangnya. “duduklah dulu, kau sedang emosi. Aku akan mengambilkan sesuatu untukmu”timpal hyuk yang hendak bergegas keluar dari kamarnya.
”KITA PUTUS SAJA”ucapku.

To be continued
Terima kasih ^^
Tunggu 3 part terakhir

Comments on: "Zee SuJu’s Driver -part 8 –" (5)

  1. Kyaaa,,pnsrn..>_o<

  2. Ok HanJie-sshi . Lagi2 kau membuatku penasaran :p
    Hanjie-sshi ~ jangan tamat dulu T-T * maksa *

  3. Ayo cepet cepet lanjutan nya di post! Penasaran bgt!

  4. Haduuuhh… kenapa pula ini -____-

    Ayo Hyukkie… Nikahi Minji! WKwkwkwkkwk

  5. lanjuttt
    pnasaran nih aq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: