more fantasy about k-pop

Orang itu hanya terdiam kaku. Tidak ada satu patah katapun yang keluar dari mulutnya. Kami saling berpandangan. Namun kemudian dia pergi berlalu meninggalkanku dan beranjak kekamarnya. Dia membenciku. Hyukkie membenci kehadiranku.
Hyukkie menutup kamarnya rapat-rapat. Dia menolak kehadiranku saat itu. Donghae menghampiri kamarnya. Hae mengetuk pintu kamar hyuk. Tapi hyuk tidak menyahut.
“hyuk jae…apa yang kau lakukan??mengapa kau besikap tidak sopan seperti itu???min ji telah kembali, bukankah kau mencarinya selama ini!!!”ucap hae mengetuk-ngetuk kamar hyuk semakin keras.
“ah bocah itu semakin aneh saja….”timpal heechul yang kebingungan melihat tingkah laku dongsaengnya hyuk jae.
“mungkin dia tidak suka aku berada disini, lebih baik aku pulang saja”balasku kecewa melihat respon hyuk saat melihatku.
“mungkin dia syok melihatmu. Jangan kau ambil hati. Aku yakin hari inipun dia baru saja kembali dari mencarimu”ucap teuki menenangkanku. Tapi sedikitpun hatiku tidak tenang. Hatiku hancur melihat penolakan hyuk. Dia sudah tidak mencintai ku lagi.
“benarkah??baiklah, mudah-mudahan saja benar!!!”balasku.
“maaf aku harus segera pulang, hari sudah larut”ucapku pada mereka.
“bermalam sajalah disini. Kau bisa menggunakan kamar hangeng. Dia sedang berada di china”timpal heechul.
Akupun terkejut. “bagaimana mungkin???apa kau lupa oppa???”timpalku pada heechul.
“lupa apa???”jawab heechul keheranan.
“bagaimana pun juga aku adalah yeoja!!!seingatku penghuni asrama ini semuanya adalah namja. Kau pasti bercanda”ucapku yang sedikit tertawa.
“akhirnya kau tersenyum juga. Sudahlah jangan terlalu banyak berpikir. Tidak ada hyuk kami masih ada untukmu”ucap heechul tertawa yang diikuti oleh member lainnya. Namun responku sangat dingin. Semua orangpun terdiam.
“tidak perlu oppa, aku rasa masih ada bis terakhir, aku bisa pergi dengan bis tersebut”jawabku yang masih tertunduk mengingat respon hyuk.
“satu lagi, terimakasih kalian masih mau menerimaku. Sedikitpun aku tidak pernah membenci kalian. Aku meyayangi kalian sebagai keluargaku sendiri”.
“Kamipun demikian terhadapmu. Menganggapmu seperti keluarga kami sendiri”timpal kang in.
Akupun hanya mengganguk. Padahal hari ini seharusnya aku bahagia karena kami bisa berkumpul kembali. Tapi sikap hyuk merubah keadaan. Aku sedih sekali melihatnya. Namun sudahlah. Mungkin sudah tidak ada harapan lagi untukku terhadap diri hyuk. Akupun bergegas pulang.
“sampaikan salamku pada eunhyukkie. Maafkan atas segala kesalahanku”ucapku pada para member.
“kau tidak bermaksud untuk melarikan diri lagi bukan??”timpal heechul memperingatiku. Akupun hanya menatapnya seraya memberi isyarat bahwa kemungkinan aku akan menghindari mereka lagi. Heechul pun menjadi sedikit kesal.
“ah kau ini benar-benar sugguh menyebalkan, awas saja kalau kau berani menghindari kami untuk kesekian kalinya, aku akan menggigitmu” tambahnya dengan wajah garang namun diakhiri dengan rotten smile andalannya. Para membernya kembali tertawa menyeringai. Tapi tidak untukku karena dalam benakku masih terbayang wajah hyukkie yang sangat dingin dengan munculnya diriku di asrama ini. Semua orangpun terdiam kembali melihat respon dinginku. Mereka sepertinya mengerti apa yang sedang kupikirkan.
“aku akan mengantarmu pulang. Aku khawatir kau akan pergi lagi”timpal kyu yang di iyakan oleh member lain. Kyu pun mengambil kunci mobilnya. Dia bersiap mengenakan jaket dan syal karena udara diluar sangatlah dingin.
Namun tiba-tiba saja hyuk keluar dari kamarnya. Dia menarikku keluar dari asrama mereka. Dia mengantarkanku pulang. Tanpa basi basi kami meninggalkan ruangan itu. Para memberpun di buat kebingungan.
Hyuk ‘n Min ji POV
Jalanan kota seoul yang sunyi menemani perjalanan kami. Udara di luar pun sangatlah dingin. Hyuk hanya mengenakan kaus pendek dan celana bluejeans panjang. Bahkan dia tidak mengenakan syal dan sarung tangan. Sepanjang perjalanan kami hanya terdiam. Tidak ada satu patah katapun yang terucap. Pandangan mata kami tertuju kedepan namun sesekali aku melirik kearahnya. Tapi dia tak bergeming seperti tidak merasakan kehadiran orang lain di sampingnya.
Saat hendak menunjukan arah rumahku padanya, rupanya dia sudah mengetahui letak rumahku. Entah bagaimana dia bisa tau hal tersebut. Akupun tidak banyak bertanya. Kamipun sampai di depan rumahku yang kecil dan mungil. Hyuk menghentikan laju mobilnya. Kami terdiam untuk beberapa saat. Rasanya tubuhku kaku. Aku ingin segera keluar tapi aku tidak mau. Aku merasa setidaknya harus menyampaikan sesuatu padanya. Aku harus mengatakan padanya bahwa aku sangat merindukannya, tapi suasana begitu kaku dan dingin. Entah apa yang sedang dipikirkannya.
“sudah dua hari ini aku selalu datang ketempat ini. Aku datang untuk melihatmu”ucap hyuk memecah suasana.
“bagaimana kau tau??”tanyaku keherananan.
“aku tidak tau, aku hanya merasakannya dan ternyata benar kau tinggal disini”timpal hyuk.
“bukankah ini rumah kecil yang selalu kita lewati jika kita sedang berjalan-jalan???rumah kecil yang membuatmu heran orang seperti apa yang sanggup tinggal ditempat semungil itu. Rumah yang sepi dari keramaian. Tapi kau menyukai rumah ini karena lingkungannya begitu bersih meskipun jaraknya bisa dikatakan dekat dengan pusat kota”tambah hyuk meyakinkan.
“tapi bagaimana mungkin kau bisa tau aku tinggal disini??”tanyaku padanya semakin penasaran.
“saat beberapa hari yang lalu aku melewati tempat ini, aku teringat akan keinginanmu untuk tinggal disini. Saat aku kembali lagi keesokan harinya, aku melihat wanita yang sedang kucari masuk kedalam rumah tersebut”.
“hari ini aku berusaha menemuimu. Tapi kau tidak ada dirumah. Ternyata kau sudah berada di asramaku”ucap hyuk semakin panjang lebar.
“tapi mengapa kau menghindariku saat tadi kita bertemu??” tanyaku lagi padanya. Dia pun terdiam tak berucap sampai akhirnya dia berbicara.
“karena aku terkejut. Terkejut ketika kau benar-benar ada dihadapanku. Terkejut sehingga bingung harus meluapkan perasaan seperti apa saat melihatmu”
“disatu sisi aku senang karena kita akhirnya bertemu tapi di sisi lain aku sedih karena bukan aku yang pertama kali menemukanmu”balasnya singkat yang kemudian matanya mengarah kepadaku. Akupun menjadi gugup dan hendak beranjak turun.
“sudah malam. aku harus pergi. terimakasih atas tumpangannya”ucapku dengan anggukan kepala. Saat ini hyuk terlihat serius, matanya menatap sungguh tajam. Meskipun suasana sedikit gelap tapi aku bisa merasakannya. Aku semakin gugup jika dia melihatku seperti itu.
Hyuk menahanku dan mengatakan “tunggu, aku belum selesai bicara”.
Dia menahan kepergianku. “setidaknya katakanlah sesuatu. Apa kau benar-benar sudah melupakanku dari kehidupanmu???”tanya hyuk mendesakku.
Saat itu aku menjadi terkejut dengan apa yang dikatakannya. Bagaimana mungkin aku melupakan orang yang sangat kucintai. Itu adalah hal yang tidak mungkin. Namun aku lebih terkejut karena tangannya begitu dingin ketika menyentuhku. Ini pasti dikarenakan pakaian seadaanya yang dia gunakan di cuaca sedingin ini. Akupun menjadi kasihan padanya. Ku beranikan diri mendekatinya. Kulepaskan syal merah tuaku. Kukalungkan dilehernya. Kuusap pipinya. Air mataku kembali mengalir. Orang yang benar-benar kurindukan dan kucintai tepat berada di depan mataku. Matanyapun mulai berkaca-kaca. Dalam kegelapan aku tidak bisa melihatnya tapi aku merasakannya.
Hyuk memeluk tubuh mungilku “aku sangat merindukanmu”ucapnya singkat.
“aku mohon………………….
To be continued
Terimakasih ^^

Comments on: "Zee SuJu’s Driver – part 7 –" (4)

  1. Ayo,,lanjuuuttt..>o<

  2. Astagaaa ~ aku penasaraaaan -__-
    HanJie-sshi ~ lanjutkan :p

  3. ya ampyun
    knapa lngsng TBC sh??
    mna lge sru2 lge,,
    pnasaran neh,,

    Lanjut kn,,

  4. hanjiehyuk said:

    wah!!!!tampilan baru y???
    bgus kali neh ^^
    oh FF y???
    bru aj di kirim!!!
    jgn bosen2 bca y soalnya udh mw ending???
    terimakasih ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: