more fantasy about k-pop

Last Letter -oneshot-

~Leeteuk’s POV~

Siaran malam ini sudah selesai dan kami sedang dalam perjalanan pulang. Malam ini sedikit berbeda dari biasanya. Biasanya Eunhyuk yang menemaniku, tapi karena ia sedang sakit, kyuhyun lah yang menggantikannya.
“hyung, apa kau sudah makan?”
“mwo? Oh..belum. aku tidak sempat makan karena tadi aku terburu-buru. Jadwal di SBS sedikit mundur dan akhirnya aku belum sempat makan. Ada apa?”
“aku akan traktir kau.”
“Aneh.. biasanya kau yang selalu memintaku untuk mentraktirmu?” dia hanya terdiam. “ada apa sebenarnya?”
“ah.. tidak, tidak ada apa-apa.” Dan dia hanya menghadap ke arahku dan tersenyum.
“sejak kapan kau menyembunyikan sesuatu dariku, heh?”
“aku tidak menyembunyikan apapun,sungguh. Aku hanya ingin berterimakasih karena selama ini kau sudah menjaga kami semua.”
“kyuhyun-ah.. itu memang sudah tugasku. Jadi tidak perlu begitu.”
“kalau bisa kau membagi bebanmu denganku atau hyung yang lain, pasti akan terasa lebih ringan. Aku tahu sekarang ini sedang banyak masalah. Aku pernah berpikir, kalau kau harus menjalankan wajib militer nanti, aku bersedia menggantikanmu sebagai seorang leader. Leader yang begitu tangguh, yang menyayangi kedua belas dongsaengnya. Seperti kau. Tapi aku tahu itu tidak mungkin karena aku ini yang termuda. Pasti heechul hyung yang menggantikanmu. Dan kalau saja hankyung hyung masih bersama kita nanti, mungkin dia yang akan menggantikan kau.”
“kau ini kenapa sih? Aku tidak akan meninggalkan kalian, walaupun aku harus wajib militer ataupun mati sekalipun, aku tidak akan meninggalkan kalian. Kalian adalah yang terbaik untukku, setelah keluargaku. Kalianpun adalah keluargaku yang selalu menemani hari-hariku.”
“bagaimana kalau aku yang meninggalkan kalian terlebih dahulu?”
Aku langsung menengok kearahnya, “jangan bicara sperti itu!” Aku berpikir sedikit, ada yang aneh dengan sikap kyuhyun. tidak biasanya dia seperti ini. aku baru ingin memberitahunya, tapi..
“sudah sampai tuan..” supir taksi itu memberitahu kami.
Kami telah sampai di restoran yang tidak begitu besar dan kami langsung memesan makanan. Aku mengurungkan niatku memberitahu keanehan sikap kyuhyun hari ini. “bagaimana kalau kita pesan dan take away saja? Kita makan di rumah saja, bersama yang lain.” Aku mengusulkan dan kyuhyun hanya mengangguk menyetujui usulku. Akhirnya kami pulang dan makan bersama member lainnya.

~~##~~

Aku berdiri menghadap cermin yang memantulkan bayangan diriku yang sudah rapi. Tetapi ada yang berbeda, pipiku sedikit lebih tirus dari biasanya. Mungkin belakangan ini aku kelelahan. Sementara itu Donghae dan Heechul masih di tempat tidur, hanya tempat tidur siwon dan aku yang sudah kosong. Kami berempat berada dalam satu kamar, dan member yang lainnya ada di kamar yang berbeda.
“hyung, aku berangkat ke gereja dulu ya..” ternyata siwon sudah siap pergi.
“ehh? Baiklah. Tunggu sebentar, aku ikut bersamamu. Memangnya sudah jam berapa ini?”
“jam 8 pagi.” Donghae menjawab tetapi matanya masih dipejamkannya.
“aku juga ya hyung, pagi ini aku akan ikut bersama siwon hyung juga.” Kyuhyun berbicara dibelakang siwon.
“kau? Sejak kapan kau ke gereja sepagi ini kyu? biasanya kau mengambil jam yang sore atau malam?”
“entahlah, hyung. Tiba-tiba aku terbangun lebih pagi dari biasanya, dan aku lihat siwon hyung ingin ke gereja. jadi aku berniat ikut denganya.” Jawab kyuhyun.
“baiklah, ayo hyung, nanti kita telat.” Siwon mengajakku
“kami berangkat dulu ya…” kyuhyun pamit kepada donghae dan heechul.
“hati-hati di jalan..” heechul berpesan.
Kyuhyun? Biasanya dia masih berada di tempat tidurnya. Tapi sekarang, sudah rapi dan berniat ke gereja sepagi ini. ini sudah kedua kalinya aku melihat dia seperti bukan dia yang sebenarnya. Ada yang aneh dengan kyuhyun belakangan ini.

~~##~~

Kebaktian sudah selesai, aku berada di barisan ketiga dari depan, sedangkan siwon dan kyuhyun berada di depanku karena sewaktu kami datang, barisan kedua hanya cukup untuk dua orang lagi. Saat jemaat yang lain sudah mulai beranjak dari tempat duduknya, aku masih pada tempatku semula. Menundukkan kepala sambil merapatkan kedua telapak tanganku, berdoa kepada Tuhan. Aku memanjatkan semua doaku dengan khusuk dan tanpa terasa, air mataku turun dengan sendirinya.
Aku membuka mata dan menengadah ke depan. siwon sudah tidak ada di depanku. Tetapi bukan hanya aku yang masih berada di tempatku. Kyuhyun juga tetap berada disana. Sambil menundukkan kepalanya dan sepertinya dia menitikan air mata. Ini sudah kesekian kali kelakuan kyuhyun yang kurasa berbeda. Tuhan, aku hanya memohon yang terbaik untuk nya, unuk mereka, untuk kami , untukku. Semoga apa yang kupikirkan tentang Kyuhyun ini tidak benar. Kyuhyun berbeda dari biasanya. Aku yakin kyuhyun akan baik-baik saja. Semoga firasatku ini bukan berarti apa-apa. I always believe in you God.

~~##~~

Pagi ini, semuanya berkumpul di depan dorm kami untuk bersiap refreshing. Kami hari ini tidak ada jadwal apapun. Jadi kami memutuskan untuk berjalan-jalan. Yah, sebenarnya aku yang mengajak semuanya untuk memanfaat waktu luang ini untuk bersenang-senang, walaupun hanya satu hari saja.
“hyung, ayo.. apa lagi yang kau tunggu?” ryewook memecahkan lamunanku. Aku belakangan ini sering melamun. Entah apa yang kupikirkan, tapi itu selalu terjadi.
“oh.. ehh.. ya.. tunggu sebentar, ada yang tertinggal.” Aku kembali ke kamar untuk mengambil sesuatu. Setelah menemukan barang itu, aku segera bergabung bersama yang lain.
“baiklah, semuanya sudah berkumpul, kan? Ayo kita berangkat…” heechul berkata sambil menunjuk mini bus yang kami gunakan.
Aku duduk bersama ryeowook, di bagian kiri paling depan mini bus ini. Beberapa menit berlalu dan baru aku sadari, kyuhyun ternyata duduk di bagian kanan, persis di belakang supir. Hal ini mengingatkanku akan kecelakaan beberapa tahun lalu. Dimana dia yang terluka paling parah. Dia menggunakan headphone dan juga penutup kepala yang digemarinya dan sedang membaca buku yang sepertinya berjudul “ready to go” . Aku menggelengkan kepalaku mencoba menampik pikiran burukku ini. lebih baik aku tidur saja.

~~##~~

Citttttt…..!!!!!
aku langsung terbangun dari tidurku. Dan yang lainpun sama paniknya denganku. Mobil ini seperti menghindari sesuatu dan supir sedang berusaha untuk menghentikan mobil ini. Tidak! Bunyi berderit dari mobil ini tak henti-hentinya. Mobil ini terseret jauh. Dan tiba-tiba sebuah truck besar melintas di depan kami.
Jdarrrr!!!!!!
Aku tak tahu sekarang bagaimana keadaan yang lain. Aku hanya melihat cahaya putih menyelubungi penglihatanku. Aku tidak bisa melihat dengan jelas. Kyuhyun? Bagaimana dengannya? Apa dia baik-baik saja? Bagaimana member yang lainnya? Tuhan, lindungi Kyuhyun, lingdungi mereka. Aku hanya bisa berdoa dalam hati, aku tak sanggup untuk mengeluarkan sepatah katapun. Seperti ada yang menyumbat kerongkonganku. Aku merasakan ada sesuatu yang tertancap di dada kiriku. Bukan hanya benda, tapi aku juga merasakan ada cairan kental di dadaku. Aku mencoba mengusap dan mendekatkannya ke wajahku. Namun aku tak dapat melihat apa sebenarnya cairan ini. mungkinkah ini darah? tubuhku mulai melemas. Aku tak bisa lagi menyadari apa yang terjadi disekitarku.

~~##~~

“Hyung..”
“Hyung.. tolong aku,tolong aku.. Bantu aku naik Hyung..”
Aku melihat ke bawah. Ternyata aku berdiri di tepi sebuah gedung tinggi. Dan di bawahku ada kyuhyun yang hanya berpegangan pada jendela dengan satu tangan dan tangan yang lain diulurkan kepadaku.
“kyu? Sedang apa kau disana??!”
“bantu aku naik, hyung. Gapailah tanganku. Tarik aku ke atas.”
“baiklah, tunggu aku kyu…”
Lalu kemudian aku menggapai tangan kyu. Namun yang kurasakan, dia menarikku ke bawah.
Aku menghirup aroma yang asing. Dimana aku? Semuanya terlihat putih seperti berkabut. Aku mencoba membuka mataku namun tidak bisa.

~Kangin POV~

Sudah sejak kemarin aku menjaga leeteuk hyung. Karena member yang lain masih harus memenuhi jadwal, aku diminta untuk menjaganya.
“Hyung, bangunlah. Sejak kemarin kau hanya terdiam. aku dan yang lain menunggumu. Kumohon bangunlah. Aku tahu kau tak akan membiarkanku kehilangan teman curhat. Aku tahu kau tak akan meninggalkan kami semua. Aku tahu kau pasti akan kembali bersama kami, menghibur ELFs di seluruh dunia. Kita masih harus berkeliling asia untuk menjalani SUPER SHOW 3. Semua orang mendukungmu hyung. Bangunlah.. kumohon…” aku memohon sambil menitikan air mata.
Tapi yang ada hanya suara detak jantung dari alat pemacu jantung. tak ada jawaban dari leeteuk hyung. Aku terus menggenggam tangan leeteuk hyung. Sejak menjalani operasi di bagian dada kirinya, ia belum sadarkan diri dan masih dalam keadaan kritis. Hanya dia yang terluka parah. Ryeowook yang duduk di sebelahnya hanya mendapatkan beberapa jahitan di kepalanya. Sedangkan member yang lain hanya mengalami luka ringan. tiba-tiba tangan leeteuk hyung bergerak. Tetapi itu hanya gerakan kecil. Dan kemudian, alat pemacu jantung itu berbunyi datar. Aku panik, aku berlari keluar ruangan untuk memanggil suster penjaga.
Tapi ketika aku kembali, garis yang ada di monitor alat itu datar. Dan suara dari alat itu juga datar.
“Tidak!! Hyung!! Bangunlah!! Bangunlah hyung!!! Bangunlahhh!!!!!!”
Aku segera menelpon Seung Hwan dan keluarga leeteuk hyung.

~~##~~

~Kyuhyun POV~

Hari ini, di rumah duka, semuanya menggunakan jas dan pakaian serba hitam. Semua keluarga besar SME datang, tanpa terkecuali Hankyung hyung, kibum hyung, kangin hyung, zhoumi gege, dan henry. Bahkan, Boom hyung juga datang. Kami memberikan penghormatan terakhir untuk leeteuk hyung. Aku dan yang lain sungguh tak dapat mempercayai hal ini. Ternyata firasatku selama beberapa hari ini benar. Beberapa hari ini leeteuk hyung terlihat berbeda. Sewaktu kami membeli makan malam, di gereja, dan saat terakhir di mini bus itu. Dan tiga hari berturut-turut aku memimpikan aku bertamasya bersamanya. Ternyata semua firasatku benar. Dan bodohnya lagi, aku tak memberitahukan pada yang lain.
Semuanya mengeluarkan air mata, tak terkecuali aku. Tentu kami semua terpukul, tapi yang terlihat sangat terpukul adalah kangin hyung dan eunhyuk hyung.
Aku dan kesebelas member lainnya menghantarkan leeteuk hyung sampai peristirahatannya yang terakhir. disaat yang lain sudah kembali kerumah, aku masih berlutut dihadapan nisannya. Aku tak henti-hentinya menangis. Merasa bersalah sekaligus tak ingin menangis. “kau tahu, hyung? Kehilangan seseorang itu sangat menyakitkan. Bukan untuk yang meninggalkan. Tapi untuk yang ditinggakan. Maaf aku tidak memberitahukan forasatku pada yang lainnya. Mungkin kalau saja aku memberitahu yanglain, tak akan seperti ini akhirnya.”
Aku tahu leeteuk hyung tak ingin aku menangis lagi. Dan kemudian, hankyung hyung membujukku untuk kembali kerumah.

~~##~~

Semua member hari ini belum bisa melaksanakan rutinitas seperti biasanya. Dan semuanya masih ada di dorm kami.
Tok tok tok
“Permisi, maaf mengganggu, tuan. Kami dari kepolisian ingin menyerahkan barang ini, yang ditemukan dari tempat kejadian perkara.” Dua orang polisi datang ke dorm kami dan berbicara padaku.
“ah, ya.. terimakasih.”
“kami permisi dulu.”
“ne.. gamsahabnida..”
Sebuah amplop coklat tebal yang sepertinya didalamnya masih ada amplop lagi.
“hankyung hyung, ini ada kiriman dari kepolisian”
“apa ini?”
Di bukanya amplop itu, dan ada banyak amplop putih yang masing-masing ada nama kami. Hankyung hyung memanggil semuanya untuk berkumpul. Termasuk Henry dan Zhoumi gege.
Setelah semua berkumpul di kamar, hankyung hyung membagikan semua amplop pada masing-masing nama yang tertera diatasnya. Kami semua membuka apa isi dari amplop itu.
Hankyung hyung yang pertama membuka dan membacanya.

To: Hangeng

9 februari 2009
“Selamat Ulang Tahun Hangeng. Aku tahu kau sudah menempuh jalan yang panjang untuk kau mencapai dititik ini. tapi, ini belum seberapa. Jalan di depanmu masih panjang dan berkelok. Aku yakin kau bisa membantu dan menjaga yang lain saat aku harus menjalankan wajib militer nanti. Jaga diri baik-baik. Buatlah henry dan zhoumi tersenyum. Aku tahu mereka juga menjalani waktu-waktu yang sulit untuk itu semua. Selamat ulang tahun Hankyung.”
-Park Jung Soo-

To: Eunhyuk

4 April 2009
“Selamat Ulang tahun, Lee Hyuk Jae. sudah 3 tahun kau menemaniku berceloteh di sukira. Lagu yang kau ciptakan untuk ulang tahunku waktu itu, akan selalu kunyanyikan sewaktu aku mandi ,saat wajib militer nanti. Kau dan aku sangat sedih sewaktu boom hyung harus wajib militer. Tapi, nanti aku tidak ingin melihat air matamu keluar saat aku pergi. Carilah pengganti untuk siaran di SUKIRA. Aku akan curi dengar saat kau siaran. ^^”
-Park Jung soo-

To: Heechul

10 Juli 2009
“happy birthday,Kim Hee Chul. Teruslah menjadi anak yang manis. Menurutku, kau sangat manis saat kau menggunakan sesuatu yang berwarna merah muda. ^^v. aku selalu teringat sewaktu kau memberiku semangat saat aku jatuh. Saat aku merasakan sakit tak tertahankan di perutku, kau memberikanku tempat duduk. Dan aku hanya bisa menangis. banyak juga yang kau korbankan saat kau belum benar-benar pulih dari kecelakaan yang kau alami. Aku tak ingin hal itu disepelekan. Kesehatan harus tetap dijaga. kau harus menggantikanku membangunkan Kangin saat aku wajib militer nanti.”
-Park Jung Soo-

To: Sungmin

1 Januari 2010
“Selamat Ulang Tahun, Lee Sung Min. hari ini menjadi harapan awal di tahun 2010 ini. semoga kau, aku, kita, mereka mendapat yang terbaik ditahun ini. 2009 memang tahun yang bersinar untuk kita. Tapi bukan hanya pujian, cemoohanpun banyak dilontarkan. Semoga kita bisa mengambil pelajaran berharga dari tahun 2009 yang lalu. Jaga diri baik-baik saat aku wajib militer nanti.”
-Park Jung Soo-

To: Kangin

17 Januari 2010
“Korean number one handsome guy, Happy birthday!! Banyak sekali hal yang telah kita bagi. Jika aku wamil nanti, kau harus cari pengganti untuk teman curhatmu. Kau tidak mungkin menelponku setiap malam untuk bercerita tentangmu. Jangan berlaku macam-macam lagi. ELFs diluar sana sudah sangat merindukanmu. Aku terkadang menitikan air mata saat mereka meneriakkan namamu. Jaga diri baik-baik, kangin. Aku yakin kau tak akan mengulangi kesalahanmu. Buatlah yang lain tertawa dengan kekonyolanmu. HWAITING!!”
-Park Jung Soo-

Semua member telah membaca suratnya masing-masing. Dan yang terakhir mambaca adalah aku.

To: Kyuhyun

3 Februari 2010
“Saengil Chukhae, evil magnae kyu. Jika aku wajib militer nanti, kau harus jaga diri. Katakan apa yang akan kau katakan. Kurangi frekuensi bermain game-mu. Kau sering tidur larut malam untuk menyelesaikan game online mu itu. Jaga kesehatan, kyuhyun. Aku tidak ingin kau sakit. Begitu juga yang lain. Abaikan apa kata orang, percaya pada kata hatimu. Terimakasih kau telah menjadi inspirasi bagiku dalam banyak hal. Aku sering merasa kau lebih dewasa daripada diriku sendiri. Jaga yang lain saat aku tak ada.”
-Park Jung Soo-

Semua surat ditulis leeteuk hyung pada saat hari ulang tahun kami. Surat terakhir yang ditulisnya adalah surat untukku. Dan tinggal satu surat yang tersisa di meja. Bertuliskan “Park Jung Soo”. Siwon hyung membacanya untuk kami.

1 Juli 2009
“mungkin kalian bingung kenapa aku menulis surat-surat ini. ini hanya salam perpisahan saat aku harus wajib militer nanti. Aku tak ingin kalian mengangis saat aku pergi nanti. Aku pasti akan kembali dalam 2 tahun. Dan dengan penampilan baru tentunya. Aku sayang kalian. Maafkan aku sering membuat kalian letih. Aku akan terus berusaha menjadi leader yang terbaik untuk kalian. Aku cinta kalian. Aku cinta super junior. Aku cinta ELFs. Aku cinta kalian semua yang berada di sekitarku. SARANGHAEYO”
-Park Jung Soo-

<<<>>>

by:shinteukie
p.s : ff ini pernah d post d blog lain

Comments on: "Last Letter -oneshot-" (10)

  1. wooo ~ nice ff dear ^^

  2. sedih bgt…

  3. ryeowookielf said:

    Huhuhu. T_T
    Sediih~
    Jngan smpe ada kjadian kyak gni deh..

  4. tamiiionyuu said:

    aaaaaaaaaaaaaaaaa gue nangis baca ff ini huhu T____________T
    nice ff !

  5. Oalah Leadjaaaah T____T

    Great ff! Keep writing yaa ^^

  6. hanjiehyuk said:

    wah, nice FF….
    mengharukan T______T
    tpi ko teukienya???
    T_____________T

  7. aduh aku menangis..😥

  8. Huaa…Knp suami q meninggal?
    *nangis darah*

  9. Slma in w jd silent reader,tp stlh w bc ff in asliiii w trhru bgt…
    W g tga lyat oppa ngis…don’t be sad again oppa…we love u all T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: