more fantasy about k-pop

Minho POV

Aku duduk di pojok ruangan latihan kami – SHINee, dgn memegang botol air mineral.

*DOOONG*

Pandanganku sudah entah kemana, pikiranku juga. rasanya aku masih2 nggak bener saat nyonya kim.. ibunya hyeojin.. semalam bilang kalau hyeojin tidak pulang2 dan dia bertanya padaku apa hyeojin bersamaku.

sekarang nyonya kim tidak memberitahu kabar selanjutnya ttg hyeojin. aaah, kemana dia? aku skrg agak menyesal krn tidak membalas email2nya yg sblmnya, skrg saat aku ingin mengirim email aku merasa bagaimana gitu.. tb2 mengkhawatirkannya pdhl sblmnya tidak acuh pdnya.

aku mendesah dan menopang kepalaku. sejak hyeojin menyatakan cintanya padaku, aku merasa bingung bagaimana harus memandang hyeojin. apakah tetap sebagai sahabat? aku tidak mengerti harus bagaimana.

gadis itu sungguh membuatku bingung dan panik. 2 hr yg lalu dia menyatakan cintanya padaku. semalam tiba2 menghilang dan tidak ada kabar. sebenarnya maunya apa sih? mengesalkan. aku tahu aku sepertinya tidak punya hak untuk mengatakan kalau aku mengkhawatirkannya tp apa aku salah? td aku menanyakan ke donghae jg ttg hyeojin tp dia tidak tahu.. skrg donghae jg menghilang. kemana lagi aku harus menanyakan itu?

aaaaah kim hyeojin, dimana kau?

” minho?”

aku mengangkat kepala. suara itu sangat familiar. aku menoleh.

” hyeojin?”

gadis itu tersenyum lebar dan melambaikan tangannya. aku bangkit berdiri dan menyentuh bahunya. hyeojin tampak bingung. aku meremas bahunya dan melotot. ” SEMALAM KAU KEMANA SAJA?!”

” eh?” hyeojin seperti agak confused saat aku meneriakinya. lalu saat kesadarannya terkumpul, dia menyeringai. ” ehehehe..”

” bukan ‘ehehehe’! mengesalkan! kau tahu ibumu menanyakan kabarmu pdku?”

hyeojin menyatukan alisnya. ” ah! kupikir hanya hae oppa yg ditelpon semalam! kau juga?”

” tentu saja! lagian, aduh! apa2an reaksimu itu? jelek banget,” komentarku. hyeojin terkekeh lagi, kemudian di wajahnya terulas senyum tipis. ” sungguh, aku baik2 saja. kurasa kau terlalu menganggapnya berlebihan.”

” terserah lah. lalu kau ngapain kemari, bukannya langsung pulang saja? ngomong2, kau sendirian?”

” dia bersamaku.”

eh loh? suara itu bukan suara hyeojin. lebih manly. aku menoleh. itu suara donghae. dia sedang berdiri sambil nyengir di dpn pintu. ” yo, minho! mencariku?”

” hyung!” aku mengulum senyum. donghae mendekatiku dan merangkulku. ” eitts maafkan aku ya, pergi nggak bilang2 saat kau bingung mencari hyeojin. habis nyonya kim sudah terlanjur menyuruhku cepat2 menjemput hyeojin.”

aku mengangkat alis. nyonya kim menyuruh donghae? aku menoleh ke hyeojin dan dia tersenyum ringan.

ah. entah mengapa ini mengesalkan. aku menghela napas dan berbalik.

” syukurlah.. kalau kau baik2 saja, hyeojin,” kataku. hyeojin mengerutkan dahi tidak mengerti. aku berjalan meninggalkan mereka. hyeojin nampaknya terkejut krn aku tiba2 saja meninggalkan mereka dan memanggilku. aku menghela napas dan menoleh sambil tersenyum kecil, ” nggak apa2 kok. aku cm mau ke toilet.”

” oh.. begitu ya..”

” iya. sampai nanti ya,” kataku dan berlalu.

aku bertaruh pasti hyeojin masih merasa bingung.. sudahlah. lebih baik menyegarkan diri dulu. aku berjalan lagi.

aku membasuh wajahku di toilet sambil memandang pantulan diriku di kaca. air keran yg dingin sepertinya mampu menenangkanku sesaat habis aku kesal. aku bingung juga, knp aku kesal ya? apa jangan2 krn donghae tidak mengatakan apa2 pdku dan..

” hei, minho.”

aku menoleh ke asal suara yg memanggilku. ” oh halo, hae hyung!” donghae berjalan dan berdiri di sblhku. aku menutup keran dan berjalan ke pengering tangan. donghae terus memperhatikanku – dr dia memanggilku sampai aku mengeringkan tangan. rasanya gimana ya diperhatikan gitu sm cowok..

” Hyung. aku tahu kau adlh hyung favoritku tp maaf ya,” aku membungkuk,” aku tidak ada interest lain lebih dr hubungan hyung-dongsaeng.”

*PLETAK*

” siapa bilang yg bakal homoan dgnmu?” hae meniup tangannya yg dikepal,” asal ngomong aja.”

” aih. iya iya aku jg asal ngomong,” gerutuku sambil mengelus2 kepala. aku mengeringkan sisa2 air yg masih ada di tanganku dgn meperin ke baju. tiba2 aku tersadar sesuatu. donghae kok..

” hyung? kau ngapain kemari? kupikir kau mau ada urusan ke blkg atau cuci tangan atau cuci muka.. tp knp diam disitu memperhatikan aku?” tanyaku dgn tatapan menuduh,” tuh kan aku benar mencurigaimu sebagai..”

*PLETAK*

” sembarangan,” donghae mengibas2kan tangannya. aku menjulurkan lidah dan mengelus2 kepalaku lagi. lalu tiba2 donghae menatapku tajam, sampai2 aku bergidik sendiri melihatnya.

” hyung?”

” hei minho.. katakan padaku,” ucapnya,” kau sbnrnya melihat hyeojin sbg apa?”

” eh.. sebagai sahabat.. kan?”

ah.

pertanyaan itu muncul lg di pikiranku.

donghae terlihat agak suprised dan menggeleng2. ” choi minho. kalau aku jd kau, aku tidak akan bs melihat seorang gadis sbg sahabat seperti dulu kalau..” dia tdk melanjutkan lg ucapannya.

” seberapa bnyk yg hyung tahu?”

” banyak. sepanjang jalan aku memaksa hyeojin untuk bercerita dan.. sbnrnya dulu sblm dia blg dia menyukaimu pdku, aku sudah tahu kok, she has a crush with you.”

aku tertegun. tunggu dulu. apa itu artinya.. donghae sudah tahu dari DULU DULU?

” wajahmu mengatakan ‘knp hyung tahu kalau hyeojin suka pdku blablabla’,” sahut hae,” wajar sajalah. kau saja yg bodoh, tidak bs menyadarinya.”

aku melotot. ” apa2an sih! aku ngga bodoh kok! cm hyung saja yg sadar kan?”

donghae mengangkat 3 jarinya. ” dengar ya, 3org cowok yg dekat dgn hyeojin adlh kau, aku, dan key. aku sudah tahu dr raut wajah hyeojin kok.. dan sepertinya key jg sudah tahu. kesimpulannya ya yg bolot sendiri itu kau.”

” hah? hyeojin tdk prnh melakukan apa2 kok!” seruku. iya kan? dlm hati aku berusaha membela diri. dia kan cm menemaniku seharian di ruangan latihan.. menemaniku saat show2.. menemaniku jalan2 sambil menyamar.. memberi support.. menemaniku chatting semalaman kalau aku nggak bs tidur.. mengirimiku email rutin.. hmm.. dulu jg pas aku sakit, yg ngerawat di dorm dia.. sahabat yg baik kan? juga.. dengerin aku curhat soal hyuna..

eh?

sebentar.. sepertinya terlalu banyak yg dilakukan.. itu kan menyita waktunya sebagai pelajar dan cewek biasa yg butuh hangout? menemani latihan seharian.. show2.. jalan2 menyamar.. apa dia hanya menemaniku saja dan waktu untuk teman2nya sedikit? soal email.. dia terlalu rajin kan untuk men-supportku? dan menemani chatting semalaman? apa besoknya dia nggak ‘tewas’ kelelahan? soalnya pagi harinya dia langsung ke SM kan, gr2 hyuna dan menemaniku jg? merawatku pas sakit.. bahkan dia nggak care sm dirinya sendiri..

lalu.. sebagai tempat curhat..

eh?

tunggu..

” ngomong2 selama ini.. kau selalu menjadikan hyeojin sbg tmptmu bercerita ttg hyuna kan?” tanya donghae tiba2,”apa dia baik2 saja, menyukaimu tp di sisi lain harus berperan sebagai sahabat baik.. hebatnya, bisa tersenyum di dpnmu dgn menahan perasaannya.”

mataku terbelalak. ya Tuhan.

apa yg hyeojin pikirkan ya waktu itu?

tiba2 saja aku merasa jahat sekali.. duh.

” apa kau tahu penyebab hyeojin tidak pulang semalam?”

” hah? apa?” aku mendadak clueless. iya ya, knp ya? rasanya blm ada yg menjelaskan pdku..

donghae menyadari kebingungan di wajahku. dia menghela napas lalu menatapku tajam. “skrg apa kau masih menganggapnya sama seperti dulu?”

” eh?”

” sampai skrg aku heran knp kau setelmi itu dan mlh menyebut2 hyuna di dpn hyeojin.. kau memang tidak mengerti kebaikannya hyeojin,” komentar donghae sambil berlalu. napasku tertahan dan berseru,” tunggu! memangnya bnyk yg bs mengerti?”

” tidak bnyk jg sih..”

” lalu memangnya siapa yg bs mengerti innernya hyeojin?!”

langkah donghae terhenti. dia menoleh ke arahku sedikit. tatapannya tajam dan manly, sekaligus kalem.

” ada,” jawabnya,” aku.”

”.. eh, hyung? hei, hyung! soal penyebab hyeojin nggak pulang..”

telat. dia sudah terlanjur keluar dr toilet. aku menyandarkan diri di dinding. rasanya td tegang, tumben2nya donghae berbicara dgn agak menentangku begini. aku menghela napas, berusaha menenangkan diri.

apa alasannya?

knp donghae dan hyeojin seolah2 menghindariku?

aku bertanya2.. sbnrnya apa yg terjadi kemarin..

———————————————————————————————————————————————————————————–

JIHWA POV

t-shirt putih, check!

taylor jacket, check!

short pant, check!

ankle boots, check!

hahaha.. aku menggosok2 hidungku dgn bangga. sesuatu memang harus kelihatan ah-bulous! kalo cm fabulous kurang gmn gitu.. maklumlah, aku kan mahasiswi dr fakultas kesenian, personal style is a way to describe my own art ;D

[Bip Bip]

ah, ponselku berbunyi. aku mengambilnya dgn penuh semangat. email dr hyeojin. aku membalas emai drnya dan buru2 mengirim. sore ini aku akan bertemu dgn hyeojin, makanya aku semangat. memang baru 2hr yg lalu aku bertemu dgnnya, tp rasanya hyeojin anak yg unik, makanya aku langsung ingin mengajaknya jalan. skrg dia bertanya mau ketemuan dimana. aku balas,’tergantung kau bs jam brp dan dimana, aku kpn saja bisa’

[Bip Bip]

ponselku berbunyi lg. aku membukanya.

‘unnie, maaf ya aku hrs membantu seseorang dulu. ketemuannya jadi kok, tp kalo agak telat gapapa?’

aku langsung membalas,‘kalau gitu aku jemput kau saja. kau dimana?’

tdk berapa lama kemudian, dia membalas,’di jln xxx dekat xxx, gpp dtg?’

aku balas lagi,’tidak apa2 kok. memang knp?’

ponselku berbunyi lagi. ‘tidak apa2.. itu kan kantor SME.’

*JEDER*

rasanya ada sesuatu yg bergelegar. hah? apa? aku membaca email itu sekali lagi.

KANTOR SME

*JEDER*

ternyata memang benar kantor SME.. sigh. jadi jemput nggak ya? tp nanti waktunya kepotong buat nunggu hyeojin ke tmpt janjian.. bagaimana dong?

aku menghela napas dan mengangkat bahu. ya sudahlah, jemput saja.

lagipula..pikirku dgn pipi sedikit memerah, siapa tahu aku bisa melihat donghae oppa..

—————————————————————————————————————————————————————————

Aku mendongak setinggi2nya dan berdecak kagum.

huaa.

itu ya kantor SM..

baru pertama kali aku sedekat ini dgn kantor SM. sederet nama2 artis dan boy/girlband muncul di kepalaku. boa,kangta,heejun,SJ,DBSK,SHINee,SNSD,f(x).. ya ampun. banyak bgt artis terkenal. dan aku berdiri 5meter dr pintu kantor SM.

aish. dimana aku harus menunggu hyeojin ya? aku merongoh ponsel di sakuku dan menelpon hyeojin.

ruurrr.. ruurrr.. aiish. angkatlah, hyeojin.

” yoebseo?”

” aaaaaaaaah hyeojin!” eh. tunggu. aku asal aja manggil. tp.. ini kan suara cowok?

” ng.. maaf agak kasar.. kupikir hyeojin-ah..” ucapku terbata2. suara di seberang sana tertawa kecil dgn suaranya yg dalam. ” nggak apa2.. hyeojin lg membantu kami mencatat.. oh, hyeojin! ini ada telpon dr temanmu, kyknya!”serunya, lalu kembali lagi berbicara dgnku,” sebentar ya..”

” iya,”jwbku sopan. sumpah dlm hati aku malu banget. rasanya mau terjun saja. udh salah org, cowok pula. hyeojin juga.. sebenarnya ngapain sih?

” unnie,”suara di sana berganti mnjd suara perempuan.

” hyeojin! ya Tuhan aku kaget bgt yg angkat laki2..”

” hehe. maaf2, td aku sibuk membantu merekap data.. jd saat unnie menelponku pas aku lg benar2 sulit angkat telpon.. kusuruh saja dia..”

” ya ampun hyeojin ck, dasar. malu bgt tadi aku langsung teriak,”decakku,” yasudah. aku di depan SME skrg. aku tunggu dimana?”

” masuk saja ke dalam,” jawabnya,” ah ah iya oppa, sudah kelar datanya.. eh maaf unnie, td ditanya soal rekapannya. kau masuk saja. aku sudah blg sm staff di bwh soal kedatanganmu kok..”

” oh begitukah? baiklah. kutunggu ya, daah..” dan pembicaraan pun ditutup. aku menghela napas dan sekali lagi menatap gedung SME. tampaknya aku harus masuk..

ya sudahlah.

aku melangkahkan kaki dan mulai masuk ke gedung SME, lalu.. VOILA!

entah mau melongo atau gimana.. rasanya aku baruuu saja melihat krystal-sulli dr f(x) dan jessica dr SNSD lewat.

tunggu. itu bukan ‘rasanya’. setelah kukucek mataku sekali lagi, itu MEMANG mereka. sepertinya mereka tdk begitu menyadari aku datang krn aku diujung ruangan. dan tdk jauh aku melihat heechul.. oke semua saja bertebaran. aku mendekati salah seorang staff dan berkata,” maaf.. aku kemari menunggu hyeojin.. kira2 dia dimana ya?”

” ah, kim hyeojin-ssi? dia mgkn di lt.3 skrg seperti biasa..”

” menunggu unnienya?”

” kurasa tidak. hyuna-ssi sedang latihan dan hyeojin-ssi tidak pernah menunggu unnienya. sepertinya dia sedang ada urusan,”jelas staff itu sambil tersenyum,” duduk saja disana menunggu hyeojin-ssi..”

“ah, baik,”anggukku sopan. aku menuruti staff itu dan memilih duduk di sofa ketiga, dekat dgn jendela. aku memutuskan untuk membaca novel yg kubawa sekaligus menutupi wajahku. malu banget aku kemari dgn plain, make up sederhana. mereka tampak.. outstanding! fuh. mengamati dr sini jg sepertinya ide bagus.. ah, itu ryeowook! yesung! haha.. asiknya melihat dr sini..

sudah 15 menit. rasanya.. agak lama menurutku, hyeojin tidak turun2. aku bangkit dan mulai berjalan hendak ke salah satu staff. tp seseorang menabrakku sehingga aku oleng. org itu menarikku sebelum jatuh dan aku berdiri agak sempoyongan krn td nyaris kehilangan keseimbangan.

” maaf, aku terburu2,” kata org itu.

” ah iya.. nggak apa2..” aku menyadari suara itu sgt familiar. aku melihat penampilan org itu. matanya seperti tertutupi topi, mengenakan kacamata, dan dia mengenakan jaket biru bergaris2 putih. rasanya aku pernah mendengar suara itu..

” sekali lagi maaf ya.. hmm..” org itu seolah memperhatikanku dibalik kacamata hitamnya. aku merasa agak canggung dan bertanya,” ke.. kenapa?”

” kau trainee baru?”

” ah bukan.. aku kesini menunggu temanku..”

” teman?”

sepertinya aku benar2 pernah denger suara ini.. dimana ya?

” iya..” jawabku pelan,” kim hyeojin.. kau kenal?”

” eh.. hyeojin?” ulangnya. mataku seperti bersinar2. ” kenal ya?? tahu dia ada dimana skrg?”

” MINHO!! AYO CEPAT! TAEMIN DAN JONGHYUN MENUNGGUMU!” teriak seorang laki2 berumur 28an. cowok yg td menubrukku berteriak,” ah iyaaa! sebentar lagi!!” kemudian dia menoleh padaku, yg sedang confused mendengar nama Taemin dan Jonghyun.. butuh sedikit kesadaran untuk connect dgn kedua nama itu..

AH!!

CHOI MINHO SHINee!!

aku mengangkat kepala dgn ekspresi ‘oh-ya-ampun’. minho tersenyum sopan dan mengangkat tangan kanannya, tanda meminta maaf,” noona, maafkan aku ya td aku yg mengangkat telponmu, sampai2 kau kaget,”ucapnya,” hyeojin sepertinya sudah turun.. td dia sedang membantu manajer kami buat merekap data ttg kami. oh, aku sudah dipanggil lagi. sampai nanti, noona!”

kemudian dia pergi, meninggalkanku dgn mulut membentuk tanda “0” begini.

Eh?

Eh??

EH??

EEEEHH???

YG MENGANGKAT TELPONKU TADI BENERAN MINHO DARI SHINee?

ya Tuhan.. waktu itu donghae! skrg minho!!

tidak lama kemudian, sebuah suara ringan memanggilku, ” Jihwa unnie!!”

aku menoleh.

dan yg memanggilku kaget.

” Unnie! kenapa kau syok begitu??!!” tanya hyeojin panik. aku menunjuk keluar jendela, terlihat van hitam sedang berjalan, dan aku menunjuknya dgn jiwa yg seolah2 sudah terpisah dr pikiranku.

” yg mengangkat telponku tadi minho shinee?”

ekspresi wajah hyeojin terlihat kaget. ” eeh? bagaimana kau tahu??”

” kau..” aku menarik jaket hyeojin dan ‘mencekiknya’,” bukannya ‘bagaimana kau tahu’! tp seharusnya aku memang MESTI tahu! td dia menubrukku dan entah bagaimana ceritanya jd begini!! ahh, dia bahkan tidak tahu namaku..”

” hmm..” hyeojin tersenyum,” nanti kalian pasti kenal kok, unnie dan minho..”

aku menyadari ada yg aneh dr senyuman hyeojin.

senyumannya terlihat pahit..

” ah..” aku melepas cengkramanku,” bukan masalah, kok.. aku cuma bercanda..”

” nggak apa2,” kini hyeojin tersenyum seperti biasa. eh, apa td cuma ilusiku ya? aku bertanya2..

” lho, jihwa-ssi?”

oke. suara yg ini sangaaaaaaaaaaaat familiar,seolah2 sudah beribu2 kali kudengar. suara di blkgku ini suara yg cerah ceria dan ramah. hyeojin melambaikan tangan dan tertawa,” hae oppa!”

*DOEEENG*

” ngapain kau kemari, jihwa-ssi?” tanyanya sambil menepuk bahuku. aku menoleh dgn agak salah tingkah,” ah, emm.. mau jalan2 dgn hyeonjin..”

” begitukah? asyiknyaa,” komentar donghae. aku mengangguk kaku.

” oppa mau ikut? menyamar, tapi,” tanya hyeojin. ah tentu saja harus menyamar. aku jg tidak mau berjalan dgnnya dlm keadaan PLAIN DONGHAE. maksudku, tentu aku tidak mau muncul di artikel dgn tulisan ‘KENCAN DGN DUA ORG WANITA BERINISAL KHJ DAN HJH!’ sambil memampangkan fotoku dan hyeojin yg disensor dgn garis hitam bodoh menutupi mata. karena netizen dan citizen korea cerdas, pasti langsung ketahuan siapa.. dan tentu saja aku nggak mau kami berdua jd santapan nikmatnya ELF yg rada2 gila. mati terjun diri saja sekalian.

untungnya, donghae menggeleng, which it makes my burden dissappear. aku jg pasti kacau kalau kenal awal2 dgn seleb terkenal, apalagi boyband.

” ngga bisa.. nanti mau recording buat show minggu ini.. huhu pdhl aku ingin sekali ikut,”tolak hae cemberut. hyeojin tertawa dan menepuk2 bahu donghae. ” ya sudah lain kali ya oppa! hehe..”

” kenapa seneng bgt? gr2 nggak ada yg gangguin? huu,” seloroh hae. hyeojin tertawa lagi, aku pun ikutan walau sebenarnya pikiranku entah terbang kemana gr2 kemunculan hae. cowok itu mengangkat bahu dan mengacak2 rambut hyeojin. ” yasudah, bersenang2lah sana, habiskan hari dgn teman2 cewek jg dong, jgn cm stuck di satu hal saja..”

hyeojin melotot dgn pipi bersemu. ” Oppa!!”

mereka membicarakan hal yg tidak aku tahu.

donghae menyeringai. ” oke pergi sana! suuh suuh!” lalu pandangannya beralih pdku. dia tersenyum maniiis bgt dan menyentuh punggungku lembut. ” selamat bersenang2 ya, hati2 jalan dgn hyeojin, bisa2 kacau.”

” OPPA!” teriak hyeojin.

aku menunduk dan meremas tangan. malunyaaaaa.. HEI PUNGGUNGKU DISENTUH HAE. mati berdiri aku.

” i..iya..”

” sip. hati2 saat jalan di luar ya..” dia menatap mataku lurus dan senyum manisnya berganti senyum lembut. tangannya mengelus punggungku. ” jihwa-ah..” lanjutnya.

sumpah. bunuh aku skrg jg gpp kok.

dia memanggilku dgn sebutan ‘ah’.

which means, halo, apa aku boleh sedikit bahagia dgn panggilan akrab? xD

Cr: my tumblr: http://flamesmefanfic.tumblr.com

Created by: Ah Ra.

Comments on: "Because I Really Love You -part3-" (4)

  1. hahhaha ~ ga kebayang kalo donghae sama minho homoan :p aaah ~ ffnya baguuus. lanjut !

  2. ryeowookielf said:

    si Jihwa itu lcu bnget sih..
    Bruntung bnget ya jdi tmen ny Hyeojin. Hehe.😄

  3. Woooww ayoo lanjutt!!

    Keep writing😉

  4. Han Jihwa said:

    Eh, ff-nya ah-ra ya? aish, bagus kok. Jihwa-onnie suka bacanya, maksih ya, sayang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: