more fantasy about k-pop

Hyeojin termangu menatap TV.

“Gadis ideal Minho SHINee adalah Goo Hara, salah satu personil KARA..” Infotaiment selalu cepat menyebarkan berita seperti ini hanya untuk dijadikan skandal. Hyeojin menunduk dan menyembunyikan wajahnya di tengah2 telapak tangannya. Aku lebih tahu siapa Minho, bisik Hyeojin. Dia memang bukan siapa2. Gadis yg selalu menunggu Minho dan tertawa menyambutnya ini, terdiam dlm tangisannya. Sejak kapan perasaannya menggebu2 seperti ini? Hyeojin tidak akan pernah tahu. Kecuali.. ya, sejak pertama kali bertemu dgn Minho, Hyeojin merasakan suatu perasaan yg tumbuh di hatinya. Dan juga.. Hyeojin tahu, Minho tidak menyukai Hara. Hyuna-lah, gadis satu2nya di hati Minho, dan skrg mencabik2 hati Minho demi mengejar Jinki.

Hyeojin menghela napas. Dia selalu merasa lebih familiar menyebut nama Onew ketimbang menyebut nama aslinya, Lee Jinki. Hyuna tidak akan pernah mengerti apa yg dirasakan Hyeojin skrg. Mencintai seseorang yg perasaannya telah dikhianati oleh gadis yg dia sayang.

———-

Minho pernah sekali menelantarkannya. Yaitu ketika bertemu dgn Hyuna. Kim Hyuna. Hyeojin tidak pernah membayangkan Hyuna yg notabene trainee di SM itu akan mengkhianati Minho. Minho dan Hyeojin sudah seperti kakak adik. Bertemu pertama kali saat Hyeojin berkunjung ke kantor SM.. untuk bertemu dgn Hyuna. ya. Hyuna adalah kakak dari Hyeojin, terpaut satu tahun dgnnya. kala itu.. Minho belum langsung bertemu dgn Hyuna. yg Minho tahu, Hyeojin memang sering mampir ke kantor SM untuk mengantarkan keperluan Hyuna. Sejak bertemu dgn Minho, Hyeojin menjadi lebih sering berkunjung hanya untuk bertegur sapa dgn Minho yg sudah debut dgn grupnya. Perasaan itu tumbuh dgn sendirinya. Diawali krn menyukai senyuman Minho, rasa suka itu makin membesar. Tapi sejak bertemu dgn Hyuna, Minho perlahan melupakannya sedikit dan.. akhirnya genggaman tangan Minho di pundah Hyeojin terlepas. Berkali2 Hyeojin melihat Minho bersama Hyuna, dan berkali2 pula Hyeojin menahan rasa cemburu. Hyeojin tahu, Hyuna tidak mengerti apa2 ttg Minho. Hanya Hyeojin tahu apa yang membuat Minho senang, sedih, atau marah. Dan ketika Hyuna meninggalkan Minho, Hyeojin sempat tidak percaya. Haruskah dia senang? Haruskah dia sedih? Karena.. Minho.. masih menyukai Hyuna.

” Tahukah Unnie, Minho-oppa masih menyayangi unnie??” jerit Hyeojin. Malam itu, dia mendatangi kamar Hyuna yg sedang latihan menari. Hyuna terdiam dan membuang muka.

” Bukan urusanmu.”

” Tentu saja urusanku!” seru Hyeojin histeris dan mendorong tubuh Hyuna,

” Unnie meninggalkan oppa hanya untuk mengejar Onew-oppa.. dan skrg kalian bersama? Apa kau tahu perasaan Minho-oppa, unnie??!!” ” Memangnya kenapa?” jawab Hyuna dingin,

” Ini antaraku dan Minho. Lagipula kami sudah tidak bersama2 lagi. Kenapa kau yg keberatan?” Mulut Hyeojin menjadi bungkam. Hyuna menatapnya dan Hyeojin meremas tangannya. Matanya berkilat2 marah.

” Unnie..” ucapnya terbata2 dan memukul dinding,

” Unnie tidak akan pernah mengerti!” Lalu dia pergi begitu saja. Hyuna memandangi Hyeojin dengan sedih.

” Hyeojin..”

———-

Kesal! Kesal! Kesaaaal! Hyeojin mematikan tv dan membanting remotenya. Dia menghela napas dan merengut. Berita di infotaiment selalu mengganggunya. Bukannya dia cemburu.. yah, memang cemburu sih.. tapi kan, kasihan Minho kalau begini terus. Bukannya tambah terluka ya, kalau diberitakan begini? Apalagi belum genap seminggu Minho dan Hyuna putus. Baru juga 3 hari. Dan 3 hari itu.. Hyeojin belum bertemu Minho. Dia seperti menghilang. Hyeojin memiringkan kepala. Bagaimana keadan oppa, ya? Hyeojin memutuskan untuk mengambil ponsel dan mengirim Minho email. Hyeojin tahu mungkin Minho tidak akan membalasnya lagi seperti yg dilakukannya 3 hari ini dan.. Hyeojin hanya bisa menunggu.Ia pun mulai mengetik email.

Oppa. Bagaimana keadaanmu? Apa kau sudah makan? Baik2 sajakah? Aku ingin bermain lagi dgnmu seperti dulu. Jaga kesehatanmu ya~~ ^^

Hyeojin menarik napas.

Send.

Hyeojin meletakkan ponselnya. Sesaat dia termangu sambil menatap ke jendela. Menunggu email balasan dari Minho. Menunggu kabarnya. Menunggu apapun, walau hanya satu huruf, satu suku kata, entahlah. Asal Minho membalas pesannya. Tapi, dua jam telah berlalu. Tidak ada email balasan apapun dr Minho. Lagi, dan lagi. Hyeojin membuang muka. Tangannya menutup tirai jendela dan dia merangkak ke tempat tidur. Ia menarik selimut sampai menutupi wajahnya. Malam ini dia benar2 merindukan Minho. Baik2 sajakah dia? Apa dia tidak bertingkah aneh? Terlalu banyak yg Hyeojin pikiran. Dia mematikan lampu meja dan tertidur.

———- SM Ent – 10.30 a.m on Sunday

” Lagi-lagi.. unnie ketinggalan bekalnya..” gumam Hyeojin menggeleng2.

Sudah keberapa kalinya ini terjadi? Hyuna memang pelupa parah. Terpaksa Hyeojin harus mengantarkan (lagi) ke kantor SM. Padahal Hyeojin tidak ingin bertemu dgn Hyuna.. Sudah 2hr ini mereka tidak bertegur sapa, sejak Hyeojin melabrak Hyuna dgn frontal. Hyeojin menggembungkan pipinya. Mungkin dia akan menitipkan bekal ini pada Amber atau Yuri. Biasanya Hyeojin sering bertemu dgn mereka berdua. Baik Amber maupun Yuri sudah mengenal Hyuna dan Hyeojin, jadi mereka cukup akrab. Apalagi SNSD terkenal dekat dgn SHINee dan SJ.. tidak tahu kalau f(x) sih, tp yg jelas, Amber baik sekali. Sudahlah. Lebih baik aku cepat masuk atau kalau tidak, unnie bisa pingsan, batin Hyeojin. Dia memasuki pintu kantor SM dan mendapati aura seleb yg bertebaran dimana2, wow. SM ENT memang hebat. Baru saja Hyeojin masuk, artis2 SM langsung mondar-mandir di depannya. Sebut saja: Sungmin, Sunny, Shindong, Ryeowook, Kyuhyun, Kangta.. Hyeojin berdecak dan melewati mereka dgn sungkan. Berapa kalipun dia memasuki kantor SM.. tetap saja dia merasa kagum. Hyeojin terus berjalan dan ia bertemu dgn Amber. Mata Hyeojin berbinar dan berseru,

” Amber-unpa (unnie-oppa)!” Amber menoleh dan tersenyum

” Hyeojin-ah,” sapanya,

” Kau kemari lg? Kali ini Hyuna ketinggalan apa lagi?” Seolah hapal tujuan Hyeojin datang, dia tertawa dan melirik bawaan Hyeojin.

” Ohh, bekal, ya,” katanya,

” Hyuna sedang latihan dan SHINee mungkin di ruangan biasanya.. Gimana?” Amber tahu kebiasaan Hyeojin yg menghampiri Hyuna atau bermain bersama anggota SHINee lainnya krn mereka sebaya. Hyeojin terdiam sejenak. Dia teringat Minho dan akhirnya dia memutuskan untuk menghampiri SHINee. Mungkin aku bisa bertemu dgn Minho, pikirnya. Amber menganguk. ” Kalau begitu, kutemani, ya,” kata Amber. Hyeojin buru2 menggeleng tidak enak,

” Nggak apa-apa kok, unpa, aku bisa sendiri! Aku jg kan sudah berkali2 kemari!”

” Ah, bukan masalah, sekalian aku mau menyusul Sulli,” jawabnya ramah. Akhirnya Hyeojin menyetujui dan mereka pun ke lantai 2. Di dpn pintu dimana SHINee berada, Amber mengetuk pintu.

” Iyaa, sebentaaaar,” dari suaranya, Hyeojin menebak itu Key. Saat pintu terbuka, memang Key telah menyambut mereka dgn senyuman khasnya.

”Ah, Amber-ah, Hyeojin-ah!”

” Key-hyung, Hyeojin hendak menemui kalian, makanya aku mengantarnya,” jelas Amber. Kemudian dia menepuk bahu Hyeojin dan berkata,

” Aku duluan ya.” Hyeojin membungkuk,

” Terima kasih, unpa!” Lalu dia pergi. Hyeojin menoleh ke Key dan bertanya,

” Kalian sedang sibuk?”

” Tidak juga.. Hanya habis meeting sbntr.. Kenapa?”

” Bukan apa2, kok..” Hyeojin memerhatikan sekitar. Dia merasa kecewa krn tidak menemukan Minho. Tetapi kemudian Hyeojin menyadari sesuatu..

“Hei.. Onew-oppa mana?” tanya Hyeojin. Key menggaruk2 kepalanya.

” Dia tadi bersama Hyuna-ah, entah dimana skrg.” Hyeojin terdiam mendengarnya. Hyuna dan Onew.. Entah mengapa yg bisa terbayang di benaknya hanya Minho.

” Dan Minho..” lanjut Key,

” Sudah 3 hari ini aku tdk bertatapan lgsg dengannya. Dia pulang malam sehabis perform.. Latihannya agak kepotong, lalu dia pergi entah kemana. Pulang2 pasti langsung tidur.”

Hyeonjin menjadi khawatir mendengarnya. ” Lee Soo Man-saenim tahu ttg ini?”

” Begitulah.. Tapi kurasa, dia memaklumi sikap Minho yg berubah.. untuk sementara ini,” jelas Key murung

” Apalagi Onew dan Minho sepertinya dingin satu sama lain.. Ah, tidak ada yg benar2 mengetahui apa yg dipikirkan Minho.” Hyeonjin tidak berkata apa2 lagi. Ucapan Key cukup membuatnya murung dan khawatir. Bagaimana jika Minho melihat Hyuna dan Onew? Apa SHINee akan baik2 saja kalau leader dan rapper nya seperti ini? Apa Minho bisa bertahan? begitu banyak kekhawatiran di hati Hyeojin. ” Hyeojin-ah?” panggil Key cemas melihat wajah Hyeojin yg agak pucat. Hyeojin mengulurkan bungkusan bekal kepada Key yg terlihat bingung.

” Apa ini?”

” Bekal,” jwb Hyeojin singkat,

” Untuk Hyuna, aku titipkan padamu, boleh tidak?”

” Ngg.. Boleh sih, memangnya kau buru2, ya?”

” Tidak juga, tapi sepertinya aku teringat sesuatu,” jawab Hyeojin agak menunduk dan berbalik,

” Aku pamit ya.” Lalu dia berjalan pergi meninggalkan Key yg agak kebingungan. Dan di tengah2 perjalanan, dia melihat ruangan yg pintunya sedikit terbuka. Ada Hyuna yg sekilas sdg tertawa bersama Onew. Pikiran Hyeojin seketika menjadi buyar. Hanya minho yg dia pikirkan. Minho.. Aku mencintai seseorang yg sedang patah hati karena org yg dia sayang pergi meninggalkannya. —————————————-

” Oppa.. Aku menyukai Onew-oppa.” Minho terbangun dgn napas terengah2. Mimpinya.. lagi2 memunculkan Hyuna yg mengatakan hal itu. Minho menyeka keringat di pelipisnya dan menarik napas, berusaha menenangkan diri. Dia meraih ponsel dan membukanya. Ia memandangi layar ponsel. Wallpapernya adlh foto Hyuna. Minho menutup ponselnya dan membuang muka ke jendela. Malam itu bulan bersinar terang. Minho hanya bs membisu sambil menerawang jauh.

Hyuna. Hyuna.

Berulang kali Minho melafalkan nama Hyuna, dan berulang kali pula Minho merasakan kesedihan. Knp, Hyuna? Knp kau begini pdku? batin Minho pedih. Apakah kelak kau akan disampingku lagi? Apa ini cm mimpi sesaat? Kapan aku akan mencintai seseorang lagi?

————

Keesokan harinya.. SM ENT..

” Minho?”

ulang Donghae memiringkan kepala. Hyeojin menganguk sedih. Dia telah menceritakan semuanya pd Donghae dan Hyeojin menanyakan pendapat Donghae ttg Minho skrg, malam2 di taman tmpt mereka berdua duduk2. Hyeojin memutuskan untuk bercerita pd Donghae krn hanya dialah yg plg dkt dgn Minho di SM. Donghae hanya mengetuk2an jarinya sesaat sambil berusaha memikirkan sesuatu.

” Minho itu.. apa ya? Dia adalah laki2 baik.. Entahlah, aku sulit mendeksripsikan sifatnya..” Hyeojin menatap Donghae agak kecewa.

” Begitu ya..”

” Ah tapi, Hyeojin-ah..” Donghae menjentikkan jarinya pelan,

” Minho itu bodoh.” Alis sebelah mata Hyeojin naik.

” Bodoh?” ” Begitulah. Ambisius tapi bodoh. Makanya ketika ada gadis yg dia suka, saat dia ditinggalkan, harus ada seseorang yg menariknya keluar..

”jelas Donghae. Dahi Hyeojin berkerut bingung. Donghae tertawa dan menepuk bahu Hyeojin.

” Hyeojin-ah nggak perlu mengerti sekarang, kok..” katanya lembut, ” Suatu saat nanti akan ada org yg bs menolong Minho dr segala keputusasaannya dia. Aku tahu kok dia pasti benar2 menyukai Hyuna tetapi.. kurasa dia bisa mengatasinya nanti.”

Hyeojin menatap Donghae penuh harap. Donghae menggangguk dan tersenyum. ” Percayalah padaku. Sampai saat itu, lebih baik kau blg jg pada Key-goon. Kurasa dia bs sedikit membantumu.”

Hyeojin hanya menjawab dgn senyuman. Dalam hati ia sungguh berharap ttg hal itu, karena pasti.. Minho..

———

” Minho-hyung, mau satu?” tawar Taemin.

” Jus kaleng saja,”jawab Minho. Taemin memasukkan koin ke dlm mesin penjual minuman dan keluarlah dua jus kaleng. Dia memberikan satu ke Minho. ” Ah, makasih,” ucap Minho. Taemin tersenyum lebar.

” Hyung, ayo kita kembali ke dalam lagi~” dan Minho menyetujuinya. Mereka pun berjalan berdampingan. Taemin sibuk berceloteh ttg sekolahnya dan Minho hanya menanggapi dgn senyuman. Minho tidak dalam mood bagus, krn itu dia tdk mengomentari apa2. Taemin memandangi Minho terus2an hingga Minho menyadarinya.

” Taemin-ah? Kau kenapa?” tanya Minho. Taemin memiringkan kepala sedih.

” Minho-hyung benci padaku?” Minho menatapnya terkejut.

” Tidak kok! Kenapa kau berpikir begitu?”

” Habis..” jawab Taemin pelan,

“Minho-hyung tidak mendengarkanku, kau seperti tidak bersemangat di dekat kami..” Minho buru2 mengibaskan tangan.

” Tidak, tidaaak. Aku sungguh2 menyukai SHINee, kok!” Taemin mengerjap2kan mata.

” Benarkah?” ” Ya! Tentu sa.. ja..” Kelopak mata Minho membesar. Dia tidak percaya apa yg dilihatnya skrg. Taemin mengerutkan dahi.

” Minho-hyung?” Tapi Minho tdk merespon. Mata Minho terus menatap tegang ke satu arah. Akhirnya Taemin jg melihat ke arah yg Minho lihat. Onew. Hyuna. Mereka berjalan berdampingan, dekat sekali. Tertawa2.

” Onew-hyung!” panggil Taemin. Onew menoleh, begitu juga Hyuna. Betapa terkejutnya mereka mendapati Minho sedang berdiri di samping Taemin. Wajahnya nampak kaget bukan main. Hyuna buru2 memalingkan wajahnya dan menarik Onew pergi melewati Minho yg hanya menunduk. Minho merasakan sekujur tubuhnya seperti tersengat. Aroma parfum Hyuna tercium. Pikirannya menjadi kacau.

” Hyung knp? Wajahmu pucat?”

” Ah, tidak apa2..” jawab Minho memaksakan tersenyum, ” Ayo kita kembali

” Taemin menatap Minho ragu. Minho menepuk bahu Taemin dan berujar,

” Tidak apa2. Ayo pergi.” Taemin mengangguk dan mereka pergi, membelakangi Onew dan Hyuna yg berjalan juga menjauhi mereka. Dada Minho terasa sakit. Dia tidak bisa berpikir apa2 selain pergi dan tidak menoleh ke blkg.

———

Hyeojin mengaduk gula di dlm cangkir tehnya. Key duduk di depannya sambil mengetuk2an jari.

” Minho bodoh itu, kadang aku suka kasihan..” kata Key. Hyeojin menaikkan alis.

” Kasihan gimana?”

” Bayangkan saja. Di SHINee, dia anggota yg paling cool dan kharismatik. Tp dia jg introvert. Bagaimana ya? Aku tahu dia sdg ada masalah dgn Onew-hyung krn mereka saling diam, yah sayangnya tidak ada satupun yg bercerita..” jelas Key. Hyeojin mengendurkan bahunya yg agak tegang. Dalam hati dia melamunkan bnyk. Memang kisah Minho, Onew, dan Hyuna hrs dirahasiakan supaya tdk trjd konflik langsung secara frontal di SHINee, apalagi mereka itu boyband yg sedang naik daun, tapi.. Apa baik2 saja.. Minho menahan hatinya pd Onew? Hyeojin menghela napas cemas. Key memandanginya khawatir. ” Hyeojin?” ” Bagaimana ini, Key-oppa..” bisik Hyeojin,” Aku takut Minho menahan2 apa yg dia rasakan karena ini semua ttg unnie.. padahal kan, pacar unnie skrg itu Onew. Apa baik2 saja?” Key tidak lgsg menjawab. Alisnya bertaut dan ia mengerutkan bibir. Tampaknya ia sedang berusaha berpikir keras.

”Gimana, ya..” gumamnya,

” Bukannya aku tidak khawatir ada kemungkinan seperti itu. Maksudku, yg kupikirkan pertama kali setelah mendengar ceritamu memang itu, dan bohong bgt kalau aku nggak kuatir. Ini kan, menyangkut SHINee..

” Hyeojin menunduk dan menggigit bibir. Ternyata.. apa memang tidak mungkin, ya? ” Ah, tapi,” lanjut Key tiba2,

” Aku rasa.. Semua akan baik2 saja.” Hyeojin memandang Key. Key tersenyum lebar dan menjentikkan jari. ” Ingatlah. Yg kita lihat skrg Minho dan Onew. Mereka berdua sm2 dewasa dan mereka sudah saling mengenal. Hyuna dan Minho kan baru kenal 5bln, sisanya jg dipakai untuk bermain bersamamu dan Onew. Lagipula mereka jg baru jadian 3bln. Ahahahaha.. Minho pasti bs mengerti Onew, begitu pula sebaliknya.” Mata Hyeojin membulat.

” Benarkah? Apakah itu benar?” tanyanya penuh harapan,

” Apa ucapan Oppa bs kupercaya?” Key tersenyum bak seorang tuan balik bertanya,

”kau pikir aku ini siapa?” dia melipat tangannya

” aku adalah almighty key. percayalah padaku.” Hyeojin tertegun melihat ekspresi wajah Key; kuat, tegas, dan penuh percaya diri. Rasanya.. Hyeojin ingin mengucapkan.. ‘key keren.’ ‘dia.. menyilaukan.’ Hyeojin menghela napas dan tertawa kecil. Syukurlah dia bercerita pada Donghae dan Key. Tidak salah aku mengagumi mereka. Hyeojin menyentuh punggung tangan Key dan memberikan satu senyuman pdnya. ” Terima kasih, oppa.” Key membalas senyumannya. ” Tentu saja.” Kemudian mereka meminum teh masing2 dan melanjutkan obrolan mereka.

———

MINHO’S POV

Di bangku taman, aku duduk dgn wajah yg ditutupi poni dan terhalangi topi. Raut wajahku pasti sgt berantakan dan kalau paparazzi memfotoku dgn keadaan awut2an begini, bisa berabe. Lee Soo Man pasti akan menegurku. Bagaimana ini? Aku merasa dirinya kacau. Aku tdk bs memikirkan apapun selain teringat terus ttg kejadian tadi. Onew. Hyuna. Padahal aku selalu menganggap semua itu mimpi dan pasti akan berlalu. Tapi ketika aku melihat mereka, keyakinan itu hilang. Aku tidak berani melihat Hyuna ataupun membalas pandangan Onew. Semua terasa menyakitkan baginku.

” Haha..” tawaku pedih,

” Bodohnya. Hyuna sudah dgn Onew-hyung kan? Apalagi yg harus aku pikirkan?” Tawaku yg penuh rasa sakit keluar. Saking ‘gelinya’, aku mengeluarkan air mata. Atau malah.. aku MEMANG menangis?

” Minho-oppa?” Aku menoleh. sesosok gadis manis dgn rambut hitam kecoklatan agak bergelombang yg terurai sedang melihatnya.

” Hyeojin.” Hyeojin menatapku dgn tatapan yg tdk bs digambarkan. Tanganku spontan terulur dan menarik Hyeojin ke dalam pelukanku. Hyeojin yg terkejut dgn tindakanku, menepuk pelan punggungku sambil berkata,

” Hei, oppa! Kau kenapa?” Aku tdk melepaskan pelukanku dan menjawab,

” Tidak apa2. Biarkan aku begini sesaat.”

” Oppa?”

” Jgn khawatirkan aku. Cukup.. begini saja sebentar,” bisikku. Hyeojin langsung tenang dan aku menyembunyikan wajahku di bahunya. Ah, sepertinya.. Air mata tadi bukan sekadar air mata krn tawa. Air mata itu keluar lagi tepat ketika wajahku di bahunya. Perasaanku meluap2 dan kacau. Memeluk Hyeojin membuat perasaanku membuncah. Wajah Hyuna dan Onew bergantian muncul di pikiranku. Kenapa begini?

———-

HYEOJIN’S POV

Baru saja rasanya aku berpisah dgn Key dr kafe dan berjalan bbrp meter dari sana, tiba2 saja aku melihat punggung Minho yg memang sudah aku hapal. Jujur saja aku merasa gugup. Aku sudah bbrp hr tidak bertemu dgnnya.. dan aku baru saja 2hr yg lalu bertengkar dgn Hyuna.. Emailku tidak dibalas2 oleh Minho.. Tapi skrg aku melihatnya duduk di taman. Walaupun dia membelakangiku, instingku yg memang menyukainya mengatakan itu dia. Rambut coklat agak ikal itu.. siapa lagi yg memilikinya selain dia? Aku diliputi rasa keraguan namun akhirnya aku memberanikan diri memanggilnya.

” Minho-Oppa?” Laki2 di depanku mengangkat kepalanya. Itu memang dia. Minho menoleh dan menatapku dgn mata basah. Ya. Dia menangis. Aku terkejut hingga tidak bs berkata2.. sampai Minho menarikku dan memelukku. Rasanya aku mau mati berdiri, kesetrum krn org yg kusukai memelukku. Namun aku miris saat tahu hatinya sedang rapuh

” Cukup begini saja sebentar,” pintanya. Hatiku luluh dan membiarkannya memelukku. Wajahnya tertelungkup di bahuku dan aku merasakan pundak bajuku basah. Sungguh, hatiku sgt sedih melihat Minho mnjd seperti ini. Flaming charisma-nya seolah lenyap dan dia seperti bukan Minho yg kukenal. Apalagi dia sungguh2 menyukai unnie, membuatku tambah sedih.

” Hyeojin-ah,” panggil Minho dgn suara berat,

” kenapa begini?”

” Oppa?”

” Aku melihat mereka sdg tertawa bahagia bersama. Mereka melewatiku dan aku tdk bs melihat mata mereka,” katanya. Suaranya bergetar. ” Knp aku jd lemah begini? Sial.. Kenapa jg aku harus menangis?”

” Tidak! Itu krn kau menyukai..” Saat aku hendak mengatakan hal itu, mataku membulat. Aku tahu Minho menyukai unnie. Aku tahu Minho menangis krn perasaannya masih ada. Sejak awal aku tahu. Tapi kenapa.. aku baru benar2 menyadarinya dgn hatiku? Kenapa aku mnjd tidak rela? Tiba2 saja aku ingin air mata, senyuman, dan semua dr Minho menjadi milikku. Aku tidak rela jika itu untuk unnie. Aku.. Tanpa sadar aku mendorong pelan tubuh Minho. Dia agak terkejut. Aku memegang bajunya dan menatapnya lurus2. ” Aku menyukaimu.” Mulutku mengeluarkan kalimat itu begitu saja. Minho melihatku kaget, begitu pula aku. Aku tidak percaya aku meluncurkan kalimat ‘aku menyukaimu’ dgn segamblang itu. Tapi aku tidak bs mundur. Aku mengepalkan tanganku kuat2 dan meneguhkan hatiku.

” Aku.. menyukaimu sejak aku bertemu dgnmu,” kataku

“Mungkin kau kaget. Tp aku tidak bohong. Aku mengerti kau menyukai unnie-ku, namun..” Ayolah, Hyeojin, gumamku pd diri sendiri, katakanlah.

” Aku berbeda dgn unnie. aku mencintaimu. aku hanya ingin kau tahu skrg, bahwa aku akan selalu berada di sisimu.” Aku telah mengatakannya. Ttg perasaanku. Tapi, apa benarkah.. Kalau aku hanya ingin dia mengetahuinya?

By : Ah Ra
cr: my tumblr: flamesmefanfic.tumblr.com

Comments on: "Because I Really Love You -part1-" (6)

  1. Keren deh penggambarannya :’)
    jadi kbawa suasana..

  2. bagus ih xD lanjut yaa ntar ~

  3. LOL ~ Amber onpa😄 lanjut2 ~😄

  4. ahaha xD tet, kok aku nak login twitter FiF dk acak e ? muncul tulisan “something wrong” apo itu -_-

  5. ryeowookielf said:

    Kyaa.. Keren.. Lanjut ya author! ^^

  6. wawawa thanks yaaa ^^ uu jadi malu. okee ini lg dilanjutkan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: