more fantasy about k-pop

T-r-a-g-e-d-y -oneshot-

“Key jangan pergi!”teriak seseorang dibelakangku sambil terus mengejarku
“aku tahu aku salah.. maafkan aku…”teriaknya lagi. Tetapi aku tidak menghiraukannya.
“Key.. jangan… KYAAAAAAAAAA~”tiba-tiba sesuatu terjadi tepat dibelakangku, aku segera membalikkan badanku dan melihat tubuh mungil Go Eun Yuu sudah terbaring ditengah jalan. Aku berlari mendekatinya
“Eun Yuu… Eun Yuu…”teriakku sambil mengguncangkan badannya. Tetapi tidak ada respon apapun
“EUUNNN YUUUUUUUUUUUUUU”teriakku sambil terus memeluk tubuhnya yang bersimbah darah akibat ditabrak oleh sebuah mobil mercy hitam
“Eun Yuu… aku memaafkan mu…aku mohon bangunlaaah”teriakku padanya dengan pipi yang sudah dibasahi dengan air mata. Ia membuka matanya perlahan
“K…Key…saranghae…”ucapnya sambil menyentuh pipiku dan menghapus airmataku
“nado saranghaeyo…”ucapku sambil memegang tangannya. Tiba-tiba ia memejmkan matanya sambil tersenyum, dan saat itu pula tangannya jatuh dan Eun Yuu yang aku sayangi telah hilang untuk selama-lamanya

= 2 Years later =

Aku menaruh bunga mawar putih yang masih segar dan menaruhnya diatas tanah pemakaman Eun Yuu. Saat ini tepat 2 tahun perginya Eun Yuu dari dunia ini dan selama 2 tahun itulah aku tak bisa memaafkan diriku yang bodoh karena tidak memaafkannya waktu itu.
Tiba-tiba seorang wanita bertubuh mungil dan berambut hitam dan panjang duduk disebelahku dan menaruh sebuket bunga mawar putih diatas tanah pemakaman Eun Yuu.
Ia memejamkan matanya dan mulai berdoa, aku memperhatikan wajahnya dan seperti mengenali wanita ini
“E..Eun Yuu??”ucapku. wanita tadi membuka matanya dan menatapku
“ne?”ucapnya heran. Aku terkesiap
“ah, anio, kau sangat mirip dengan Eun Yuu-ku..”ucapku lemah. Ia hanya diam menatapku
“tentu saja aku mirip dengannya, ia saudara kembaranku, sebagian dari hidupku..”ucapnya. aku terlonjak kaget
“k…kembaran?”tanyaku
“ne..”ucapnya sambil mengangguk
“ah, arasseo..”ucapku lemah. Aku benar-benar lupa bahwa Eun Yuu memiliki kembaran, selama 2 tahun bersamanya aku tidak pernah bertemu dengan kembarannya sekalipun
“kalau boleh aku tahu, tadi kau menyebut nama Eun Yuu-ku.. kau siapa?”tanyanya dengan sopan
“ah, aku Ki Bum, panggil aku Key.. aku dulu kekasih Eun Yuu”ucapku
“aah, jadi kau yang bernama Key.. Eun Yuu dulu sering bercerita tentang dirimu.. aku Eun Min”ucapnya sambil tersenyum
“senang bertemu dengan Key, aku harus pergi sekarang, sampai jumpa”ucapnya sambil berdiri dan pergi dari pemakaman itu
“Eun Yuu, kau lihat bukan? Aku tadi bertemu dengan saudara kembarmu.. ia sama sepertimu”ucapku sambil menatap batu nisan yang bertuliskan ‘ Go Eun Yuu ‘
“ngomong-ngomong aku besok akan memulai kehidupanku di Universitas, semoga hari-hariku akan baik besok..”ucapku sambil menatap langit yang mulai mendung
“ne Eun Yuu, aku harus pergi sekarang, beristirahatlah dengan tenang.. annyeong”ucapku sambil berdiri dan pergi

= the next day =

Aku berjalan menyusuri koridor kampus baruku, memperhatikan sekelilingku. Saat aku menghadap ke sebuah taman yang indah aku melihat sosok yang aku kenali sedang berjalan melewati taman itu. Wanita itu sedang ngobrol dengan temannya dan ia tertawa, ia mirip sekali dengan Eun Yuu, aku terus memperhatikan wajahnya, mencari letak perbedaan antara ia dan Eun Yuu
“annyeong Key.. kau kuliah disini juga?”ucap seorang wanita. Aku terlonjak kaget, wanita tadi ternyata sudah didepanku
“ah annyeong Eun Min-sshi.. i..iya aku kuliah disini juga”ucapku gugup.
“aah,”ucapnya sambil mengangguk dan melihat name-tag yang aku pakai
“Civil-Engineer class 4-E, Kim Kibum.. hey kau satu kelas denganku!”ucapnya sedikit girang
“jinjya?”tanyaku terkejut. Entah mengapa aku merasa senang karena aku akan terus bersamanya
“ne.. bagaimana jika kita ke kelas bersama?”tawarnya dan aku mengangguk
‘Eun Yuu, kau telah membuat hari ini menjadi hari yang baik… kau mengirimkan seseorang yang dapat selalu mengingatkanmu…’ gumamku

Saat aku sampai dikelas, aku duduk disebelah Eun Min
“kau pasti kaget waktu melihat ku di pemakaman kemarin..”ucapnya seperti ia dapat membaca pikiranku
“ne.. aku pikir kau rohnya Eun Yuu..”ucapku apa adanya, ia hanya tertawa ringan. Ia mengambil suatu buku, seperti buku diary dan memberikannya padaku
“bacalah, mungkin ini akan membuka sedikit kesedihan dalam hatimu akan kehilangan Eun Yuu, tapi waktu aku terakhir bertemu dengannya ia berpesan agar suatu hari nanti, jika ia sudah pergi entah kapanpun itu, aku harus memberikan buku diarynya pada seseorang yang bernama Kim Kibum” ucapnya panjang lebar
“eh? Ah, arasseo, gomawo..”ucapku. ia lalu membuka buku komiknya dan mulai membacanya. Selama 5 menit aku terus memperhatikannya, terkadang ia senyum dan terkadang ia hanya menunjukkan ekspresi kesal. Ia sangt mirip dengan Eun Yuu. Tiba-tiba aku merasa jantungku mulai berdebar kencang. Aku terdiam.
‘jangan bilang aku… menyukainya…”gumamku
aku langsung menepis perasaan tersebut lalu memperhatikan diary yang ada di genggamanku saat ini

= one week latter =

Mungkin aneh memang jika aku sudah mulai menyukai Eun Min, tapi apakah yang aku rasakan ini salah? Aku mencintai seorang yang merupakan saudara kembar dari kekasih yang sudah 2 tahun meninggalkanku?
“Key!”teriak seseorang dari belakangku
“ah.. Minhyuk-sshi ada apa?”ucapku
“aku butuh bantuanmu…”katanya sambil merangkulku
“apa?”tanyaku enteng, aku mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres disini
“hari ini aku ingin menembak Eun Min, naah, kau kan dekat dengannya, bagaimana sebaiknya aku menembaknya? Kau mau kan membantuku membawanya ke taman ditengah kampus?” tanyanya
DEG…. darahku berdesir mendengarnya
‘ aku juga menyukainya, MinHyuk… apa yang aku harus aku lakukan?’ gumamku, hatiku sangat sakit kali ini
“Key? Kok diem?” aku tersentak
“ah, ne.. aku akan membantumu..”ucapku lemah
“aaah, chongmal gomawonyo Key ~ baiklah aku akan menunggu ditaman selesai kelas terakhir nanti, aku harap kau membawanya yaa”ucapnya riang dan mulai pergi
‘apa yang aku harus lakukan saat ini?’ gumamku
Aku berjalan ke kelas dengan lemas, dan melihat Eun Min sedang belajar. Hatiku mulai sakit melihatnya kali ini
‘ apakah aku harus menyatakan perasaanku sekarang? Eeerrrr, teman macam apa aku? Apakah aku harus merelakannya dengan Min Hyuk? Apakan Min Hyuk akan diterimanya?’ gumamku
Aku duduk disebelahnya dan mulai memperhatikannya
“ah pagi Key..”sapanya seperti biasa
“pagi..”ucapku lemas
“kenapa,kok kau lemas sekali? Sakit?”ucapnya
“ah anio, aku tidak apa-apa..”ucapku menenangkannya
Selama pelajaran aku tak dapat berkonsentrasi, pikiranku mulai penuh dengan rasa bersalah dan sakit hati. Rasa penyesalan karena telah mencintai wanita yang merupakan saudara dari kekasihku dulu dan sekarang aku sakit hati karena Min Hyuk akan merebutnya
Jam sudah menunjukkan pulul 16.00 KST, saat dimana aku akan membawa Eun Min ke taman, di taman sudah terlihat Min Hyuk membawa sebuket bunga mawar merah dan tersenyum melihat kami
“eh? Min Hyuk-sshi? Kenapa kau ada disini..”ucapnya. aku tak dapat melihat ini semua, aku pergi dari sana tanpa sepengetahuan mereka. Aku berajalan melewati koridor sekolah dan memperhatikan mereka dari belakang pohon
Aku melihat gerak-gerik mereka, Eun Min memeluk Min Hyuk dengan wajah yang berseri-seri. Kini hatiku mulai hancur berkeping-keping, air mata mulai membasahi pipiku. Aku terduduk dibelakang pohon tersebut dan aku meraih buku diary milik Eun Yuu dan membacanya untuk kesekian kali
Terlihat banyak foto antara Eun Yuu dan Eun Min sedang bersama, saat ulang tahun, kumpul bersama keluar dan festival-festival besar di korea. Mereka berdua tidak berbeda. Saat itu juga aku sadar bahwa aku salah telah mencintai seseorang yang tidak seharusnya aku cintai. Aku mengambil bolpoinku dan mulai menulis di halaman paling belakang buku diary tersebut

Eun Yuu, maafkan aku, aku salah telah melupakanmu, telah mencintai adikmu. Aku sadar bahwa kau mengirimnya untuk selalu mengingatmu, aku sadar bahwa orang yang seharusnya aku cintai adalah dirimu..
Eun Yuu-ah, aku bingung, apa yang aku harus lakukan sekarang? Menjauhi adikmukah? Beri aku petunjuk Eun Yuu… jebal..

= One Month later =

Hari-hariku berjalan seperti biasa, tidak ada sesuatu yang special, aku hanya melihat Min Hyuk dan Eun Min yang semakin mesra setiap harinya.
“Key, temani aku ke kantin,yuk”ucapnya
“aku malas…”ucapku lalu pergi
“Hya Key.. kau kenapa??”ucapnya sambil menahanku
“lepaaas, aku tidak apa-apa, tolong jangan ganggu aku..”ucapku sambil pergi meningalkannya. ‘ maafkan aku Eun Min, mungkin ini jalan terbaik ‘
Aku berjalan mengelilingi kampusku, aku melihat banyak siswa yang sedang bermain di halaman depan kampus. Aku menghela nafas berat dan duduk di sebuah bangku. Aku membuka iPodku dan mulai memutar musiknya

One – RFonline

Aku terdiam dan hanya menikmati lagu itu

Love…
I know that someday real soon. You’ll be right next to me.
Holding me so tight…
So I will always be yours…
Although we can’t be together now.
Remember I am here for you.

aku masih terdiam mendengar lagu yang melantun merdu di iPodku, tiba-tiba seseorang mengejutkanku dari belakang
“apa yang kau lakukan disini?”tanyanya, aku menoleh. Eun Min…
Aku melepas iPod ku dan berdiri
“bisakah kau tidak mengejarku terus? Aku ingin sendiri!”bentakku, aku melihat ia tersentak dan matanya mulai berkaca-kaca
“ada apa denganmu Key! Aku tidak pernah melihatmu seperti ini!”ucapnya. aku mulai tersadar bahwa aku sudah membentaknya tadi
“ah Eun Min, mianhaeyo.. aku tidak bermaksud…”

PLAKK

Sebuah tamparan keras mendarat di wajaku.
“apa yang kau lakukan pada Eun Min!!!!”teriak seorang pria, aku kehilangan keseimbangan dan terjatuh ditanah. Aku melihat MinHyuk dengan wajah yang penuh dengan emosi. Aku mencoba bangkit sambil memegang sudut bibirku yang berdarah. Aku melihat Eun Min sedang melihatku dengan mata yang berkaca-kaca
“jawab !!! apa yang kau lakukan pada Eun Min !!!” ucap MinHyuk sambil mencengkram kerah bajuku. Aku menepisnya dengan kasar. Aku mencoba berdiri dan menatap MinHyuk dengan tajam
“apa yang kau lihat Key?”ucap MinHyuk dengan nada yang tinggi, lalu ia melihat Eun Min dan mengelus kepalanya lembut
“Eun Min-ah, apa yang ia lakukan kepadamu? Kenapa kau menangis seperti ini?”ucapnya lembut. Eun Min hanya menggeleng pelan dan pergi dari taman depan kampus itu
“Hya key! Aku tahu kau mencintai Eun Min, aku tahu itu semua. Heh.. tapi terimalah kenyataan bahwa ia lebih mencintaiku daripada kau.. mungkin ia hanya menganggapmu teman biasa… atau… ia hanya memperalatmu supaya ia bisa dekat denganku? Hahaha… kau kalah telak Key! Kau pengecut! Cukup aku kehilangan seorang Eun Yuu, tetapi aku tidak dan tidak akan pernah rela untuk kehilangan Eun Min!!!”ucap MinHyuk dengan angkuhnya dan meninggalkanku sendirian di taman itu.

Taman depan kampus mulai sepi, hujan rintik-rintik mulai mengguyur kota Seoul. Aku tak bergeming, aku masih setia dalam lamunanku akan kejadian tadi
‘apa memang aku sepengecut itu?’ ucapku dengan hati yang benar-benar sudah hancur. Aku seperti orang bodoh yang mencari siapa diriku.. aku seperti mumi hidup yang tak tahu harus kemana mencari tempat terakhirku, dan aku merasa seperti hantu yang ditolak untuk hidup di surga dan neraka

Dengan lunglai aku berjalan menuju ruang kesehatan dan mulai merebahkan diriku di kasur itu. Aku mulai menutup mataku, berharap bahwa aku masih bisa membuka mataku lagi

=The next day=

KRIIIING… KRIIIIING… KRIIIIIING…

Bunyi alarm di hpku terus berdengung dengan riangnya. Dengan malas aku bangun, mandi dan membuat sarapan. Aku lalu berjalan ke mejaku dan melihat jadwalku hari ini.
‘pukul 8 kelas inggris’ gumamku

Aku kembali berjalan melintasi koridor kelasku, langkahku terhenti saat berada didepan kelas MinHyuk, ia sedang berbincang dengan riangnya dengan kelas. Rasa penasaranku mulai memuncak dan aku sedikit menguping dibalik pintu kelasnya dan berjongkok
“ne.. aku kan sudah memisahkan Key dan Eun Min, bahkan sudah memenangkan hati Eun Min.. jadi mana bayaranku?”ucap MinHyuk
“haiish, ara ara! Aku tahu kau paling hebat. Ini…”ucap Younghwa dan memberikan beberapa lembar uang 1000 won kepada MinHyuk, begitu pula dengan beberapa temannya.
“ngomong-ngomong soal Eun Min, bagaimana bisa kau membunuh Eun Yuu disaat yang tepat?” ucap YoungHwa
“ne.. aku mengikuti mereka dan berjaga-jaga di dekat kedai kopi disekirat situ, ketika Key menyebrang jalan dan Eun Min di belakangnya, aku langung menancap gas. Dan BINGGO!! Tepat pada sasaran..”ucap MinHyuk dengan bangganya

DEG!!!

Aku tersentak, seperti petir menyambar disiang bolong. aku tidak menyangka bahwa kejadian itu murni sebuah kesengajaan. Aku terdiam dan tiba-tiba seseorang menendangku. Aku mendongak dan melihat MinHyuk menatapku dengan tajam
“lancang sekali kau menguping pembicaraan kami?”ucapnya, aku berdiri menatapnya
“aku mendengar semua! Jadi orang yang berani membunuh kekasihku itu adalah kau? Apa salahku hingga kau benar-benar membeciku? Apa salah Eun Yuu hinngga rela membunuhnya dengan cara tabrak lari seperti itu? Bahkan kau memanfaatkan Eun Min sebagai taruhan agar kau mendapat uang dari teman-temanmu ini???” ucapku penuh dengan emosi
“yaaa, seperti yang kau ketahui. Pertama, kesalahanmu adalah merebut Eun Yuu yang seharusnya milikku, aku mencintainya saat aku masih SMP, tetapi kenapa kau yang menjadi kekasihnya? Kedua, aku terus memperhatikan Eun Yuu, menjaganya dan selalu disisinya, tapi kenapa ia tidak melirikku sama sekali? Dan soal Eun Min, ia hanya untuk kesenanganku semata..”ucap MinHyuk dengan entengnya dan tertawa bersama teman-temannya
MinHyuk mendekatiku dan mulai memegang bahuku
“dan sekarang aku ingin kau pergi dari hadapanku untuk selama-lamanya..”ucapnya sambil tersenyum

UGH….

Aku merasakan benda tajam menusuk perutku, ia menusukkan pisau itu di perutku dan mencabutnya lagi
“farewell, Kim KiBum…”ucap MinHyuk. Pandanganku mulai kabur, tetapi aku dapat melihat beberapa orang mulai mengerubungiku, dan seseorang yang aku kenal memelukku
“Key… key gwenchana??”teriak wanita itu dengan panik. Aku berusaha meraih wajahnya, dengan susah payah aku menggapai wajahnya hingga tangannya membantuku menyenuh wajahnya
“Eun…Minh..”ucapku dengan nafas yang tersenggal-senggal
“akuh..mencintai..muh..”ucapku lagi
“Keeeey, jangan seperti itu Keeeeey..”teriaknya sambil menangis
“Apa yang kalian lakukan disinii??? Panggil ambulaaance!!”teriaknya kepada beberapa mahasiswa yang mengelilingiku
“Eun..Minh.. h..hidupku tidak akan bertahan lama lagiih.. akuh mohonh.. kabulkan permintaanku yang terakhir inih..”ucapku dan memejamkan mataku sejenak
“apapun Key.. apapun termasuk menukar nyawaku..”ucapku
“katakan…bahwa… kau juga mencintaiku..”ucapku dan kembali memejamkan mataku, berharap aku mendapat kebahagiaan sebelum aku menghembuskan nafas terakhirku
“Key…Aku mencintaimu.. chongmal saranghae Key.. aku mohon jangan pergi, aku mohon kau harus kuat. Aku mohon, 30 menit saja…”ucapnya
Aku tersenyum mendengar ucapannya. aku siap untuk pergi dari dunia ini. Aku merasakan mataku tidak dapat kubuka lagi, aku merasa jiwaku akan pergi dari badanku ini. aku hanya dapat terus tersenyum dan merasakan pelukan hangat dari Eun Min. Dan aku mulai pergi dari dunia ini…

= Epilog =

Eun Min berdiri didepan makam dua orang yang sangat ia cintai. Aku terus memandang kedua batu nisan itu
Kim Kibum.. dan… Go Eun Yuu
Tidak ada yang tahu bahwa cinta mereka benar-benar tidak dapat terpisahkan.
“Eun Yuu-ah… Key… apa kalian berdua bahagia disana?”ucap Eun Min sambil menahan air mata
“Key.. semenjak kejadian MinHyuk memukulmu ditaman depan sekolah aku sadar bahwa orang yang sebenarnya aku cintai adalah kau. Aku sadar bahwa Eun Yuu mengirimkan kau sebagai pengganti dirimu. Tapi aku salah. Aku tidak menjaga malaikat pengganti Eun Yuu”ucap Eun Min yang mulai terisak
“Aku sadar bahwa MinHyuk bukanlah orang yang benar-banar aku cintai. aku tahu aku salah karena aku menerimanya sebagai kekasihku.. Satu-satunya orang yang dapat mengisi hatiku adalah kau Key.. Key… aku mencintaimu, aku benar-benar mencintaimu. Aku ingin kau kembali ke sisiku, aku ingin kau kembali bersamaku”ucapnya sambil menangis
Dikejauhan sana dua orang sedang berdiri sambil berandengan tangan. Mereka menatap Eun Min dengan tatapan sayang. Mereka mulai berjalan mendekati Eun Min dan terus mengikuti Eun Min

Eun Min berdiri dan bersiap untuk pergi dari tempat itu. Ia berjalan keluar dari gerbang besar dengan hati yang bagaikan bunga yang gugur sebelum waktunya
Eun Min mulai melintasi jalan raya dan menuju ke mobilnya
“Yeoja AWAAAAAAAAAAAAAS ~” teriak seseorang dari belakang

The End ~

Comments on: "T-r-a-g-e-d-y -oneshot-" (4)

  1. Park hyu rin.. ^^ said:

    Thumbs up, thumbs up.. Crta’y bgus..
    Eun min knpa? Kclaka’n y?? Trus dy mninggl ga? *reader byk ta’y ^^v*
    ayo.. Share more..

    • hahaha ~ makasih banyak commentnya😄
      ngg. kalo soal Eun Min mungkin pake prediksi sendiri aja ya endingny gmn😀 sengaja aku gantungin endingnya. hahaha *author lg sarap *

  2. ckck ~ kasihan yach si eunmin :p
    dak enak nian pas minhyuk ngomong “eun min hanya untuk kesenangan semata” hanjaa -_- hahaha xD

  3. Onni knpa ffnya bxak yg sad ending?
    Trkuras sdah air mta q…T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: