more fantasy about k-pop

Wings of Art chapter 12 –

= Hae Jin POV =

Pagi telah tiba. Aku segera mandi dan bersiap akan kekampus. Aku berjalan menuju ruang tengah, aku melihat Jonghyun dan Hee Min akan memasak bersama, YuRi dan Taemin yang sedang seru bermain game dan Key yang sedang membaca buku. Aku duduk disamping Key dan menyenderkan kepalaku di pundaknya. Aku memejamkan mataku
“Hae Jin-ah.. kau mau makan apa?”tanya HeeMin tiba-tiba, aku membuka mataku
“aku tidak lapar..”ucapku
“dia mau makan kimbap…”ucap Yuri tiba-tiba tanpa berpaling dari laptopnya sedikitpun. Aku hanya dapat menghela nafas, Key tiba-tiba mengusap kepalaku lembut. Aku hanya memejamkan mata. Suasana hening. Hanya ada keyboard Yuri yang masih bermain game ‘ naruto ‘nya bersama Taemin
“Hae Jin… makanlah”ucap Jonghyun yang menaruh makanannya di atas meja makan. Dengan lemas aku langsung berjalan ke meja makan dan langsung makan
Setelah selesai makan aku izin untuk pergi kekampus, setelah mengambil cuti 3minggu, hari ini aku pergi bersama Taemin karena ia punya jam kuliah yang sama denganku

30menit kemudian kami sampai di kampus, kami segera masuk ke kekelas masing-masing
“Hae Jin-ah.. lama tak jumpa!”ucap Sulli, teman sekelasku
“ah.. Sulli, apa kabarmu?”ucapku
“huuuuh, lama sekali kau tidak masuk, kau ketinggalan banyak!”ucapnya antusias, aku hanya bisa tersenyum kecil
“hya. Kita ada murid baru di kelas seni, tapi ia mengambil jurusan band, dia sangat manis lho”ucap Sulli lebih antusias

TIIIINNNGGG TOOOONGGG TIIIINNNGGG

Bel masuk berbunyi, para mahasiswa dan mahasiswi langsung duduk dengan rapi didepan canvas masing-masing, Sulli duduk disebelahku
“annyeong, hari ini Choi songsaenim tidak masuk, jadi aku yang menggantikan kalian”ucap seseorang
“siapa dia?”tanyaku pada Sulli
“ah… dia Young Hwa, dia adalah senior di kelas melukis ini… lukisannya lumayan juga..”ucapnya
“hari ini kita akan belajar melukis… bagaimana kalau melukis aktivitas kelas seni?”ucapnya dan di sambut dengan antusias para mahasiswi
“oke, maka kalian akan melukis kegiatan di ruang seni. 5 murid di kelas seni musik, 7 murid di kelas seni-dance dan 8 murid di kelas seni beladiri”ucapnya sambil tersenyum
“kumpulkan tugas kalian di kelasku pada saat jam pulang sekolah, arraseo?”ucapnya lalu pergi

o_0

Aku berjalan dengan lemas mengikuti Sulli yang sangat antusias mengajakku ke ruang seni musik. Aku berjalan dan memasukki ruangan itu. Tiba-tiba ponselku bergetar

1 new message

Aku menyiritkan dahiku lalu membuka sms tersebut

Hae Jin-ah, aku, Yuri dan Taemin dipanggil oleh para fracius hari ini, kemungkinan besar kau pulang sendiri hari ini, mungkin kau bisa menginap di apartemenmu dulu, Yuri sudah membereskan barang-barangmu disana. Mianhae, karena jika kau pulang kerumah sekarang keadaannya sangat berbahaya. Jaga dirimu baik-baik ya…-Key

Aku menghela nafas. ‘ sejak kapan para vampire itu memiliki hp? ‘ gumamku.
“Hya Hae Jin! Sampai kapan kau mau berdiam diri disitu?”teriak Sulli
“ah mianhae..”aku berlari menuju kelas seni musik dan segera duduk disamping Sulli
Aku duduk dan segera memperhatikan keadaan didepanku. Mataku membulat ketika menatap seseorang pria sedang bermain gitar, orang yang pernah mengkhianatiku
“ah annyeong oppa. Kami ada tugas melukis, bisakah kami melukis kalian?”ucap Luna
“ah.. gurae..”ucapnya sambil tersenyum
Aku serasa mematung. Aku tak tahu harus berbuat apa sekarang.
“ah.. Hae Jin-ah” teriak lelaki yang maemainkan gitar itu
“eh… Jae Jin-oppa..”ucapku
‘ haiish. Kenapa aku harus bertemu dengannya disini?’ gumamku.
“eh..? kau kenal dia??”ucap Sulli
“ne. Dia temanku sewaktu SMP” ucapnya dan Sulli hanya manggut2 lalu kembali ngobrol bersama Luna mengenai konsep lukisan kelompok kamI. Jae Jin hanya tersenyum dan kembali bermain bersama bandnya lalu aku bergabung dengan Luna dan Sulli dan segera melukis

o_0

= YuRi POV =

“jadi kalian apakan manusia2 itu?” ucap Lenh.. salah satu dari 4 penguasa Fracius
“kami berteman.. dan kami selalu melindunginya” ucapku dengan tegas. Entah dari seluruh keluargaku termasuk Jonghyun, hanya aku yang berani berkata dengan tenang dan tegas kepada seorang penguasa Fracius
“lalu kenapa bisa ada kedua nomaden kalau tidak ada manusia di sekitar kalian? Bukankah kalian pernah bicara bahwa tidak akan ada manusia yang akan masuk ke rumah kalian?”ucap Lenh yang terus mengintrogasi kami. Kali ini aku terdiam. Aku benci akan seluruh pertaturan megenai manusia itu
“mengakulah Yuri..” ucap Lenh lalu menghela nafas
“akulah yang memulainya, aku yang mencintai wanita itu!!”teriak Key. Aku tahu dia sedang ditengah emosi kali ini, aku hanya diam tiba2 Taemin berbicara
“maafkan kami Lenh, tetapi cepat atau lambat manusia itu akan menjadi bagian dari kita”ucapnya
“baiklah. Karena kalian mengetahui kesalahan kalian, akan kubawa kalian pada YoungSaeng
YoungSaeng.. penguasa ketiga para facius dan dia termuda, dia vampire yang baik, dia adalah orang yang membantuku bergabung dengan keluarga Ellesmerrah dan melepas pangkat nomadenku dan ia seumuran denganku
“YoungSaeng.. anak kesayanganmu datang”ucap Lenh lalu segera pergi
“annyeong Yuri…”ucapnya ramah
“ah YoungSaeng-sshi!”ucapku sambil memeluknya.
“ah, annyeong Taemin.. Key..”ucapnya sambil berjalan kearah Taemin dan Key
“ah Key.. kau hebat juga bisa mendapatkan wanita yang tidak takut terhadap vampire dan apa adanya. Hahha” candanya. Key hanya tersenyum
“dari pada Taemin yang mendapatkan vampire wanita yang judes”ledek Key
“itu sudah nasibmu Taemin-sshi”ucap YoungSaeng sambil mengelus-elus bahu Taemin sambil menahan tawa. Aku yang jengkel langsung menjitak kepala Key dan YoungSaeng hnya tertawa
“aaah, aku rindu pada kalian, disini kami sedang sibuk. Baiklah, kita selesaikan masalah ini. Kau mencintai manusia dan manusia itu belum memberi tahu siapapun mengenai identitas kalian, tapi aku bisa menebak bahwa tak lama lagi Leeteuk akan membawanya kemari”ucapnya, aku hanya menatapnya dan melihat matanya yang berwarna soft pink karena ia meminum darah manusia
“ne.. aku sangat menyayanginya, tetapi aku takut untuk mengubahnya menjadi vampire, ia masih punya masa depan, dan diluar sana pasti ada manusia yang lebih baik dariku..”ucap Key lirih
“jangan seperti itu, aku tahu bagaimana kekasihmu itu, ia akan sangat depresi jika kau meninggalkannya”ucap YoungSaeng
“baiklah, kalian temui penguasa kedua. Taemin, disini kau akan bertugas dan Key.. berhati-hatilah”ucap YoungSaeng
“ne.. arasseo”ucap Taemin

TOK..TOK..TOK

YoungSaeng membukanya dan mengajak kami masuk, belum sempat kami melihat penguasa kedua itu, ia sudah menyerang kami terlebih dahulu..

To Be Continue

Comments on: "Wings of Art chapter 12 –" (4)

  1. tamiionyuu said:

    penasaran abis guee
    lanjut hyuung ! XDD

  2. lanjuuut…hiks ako blom baca siiih tapi kayanya seru…lagi pgn baca eh ako kesetrum listrik PC… lanjut dah….

  3. @ tami : hahha. Siap2 buat hal yg lebih menyakitkan * lebay *
    @ ocha-sshi : haha, yg part ini lebig ga nyambung -___- btw kmrn2 ak ad post ff yg u-kiss tuh ;p * lho kok jd promosi *

  4. WAAAH AKU SAMA JONGHYUN MASAK BERSAMAAAA😄 *lebay*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: