more fantasy about k-pop

Once more.. fan fiction for our goddes writer, Alini.. Gomawo so much yaa!! Ceritanya baguuuuuuuuuusssss banget😀 Saya pribadi sangat2 bahagia karena dikelilingi suami2 tercinta saya… Tetapi.. salah satu suami saya meninggal dan merelakan saya dengan suami kedua saya… Lee Sungmin atau Kim Jonghyun? Pening palak ambo~~

~o~o~

Mo Reu Get Ni

Cause the hardest part of this, is leaving you..

Hee Min berlari melewati setiap koridor rumah sakit dengan tergesa-gesa, jantungnya berdetak tak beraturan. Ia mencari sebuah ruangan dimana malaikat maut bisa kapan saja mengambil nyawa seseorang yang dicintainya. Mendengar kabar itu dunia seakan runtuh, tak henti-hentinya Hee Min berdoa agar malaikat maut memberikan kesempatan kehidupan yang lebih lama bagi orang itu. Akhirnya ia melihat sesosok pria yang sudah ia kenal sedang berdiri dengan wajah panik sama seperti dirinya, Hee Min memperlambat langkahnya dan berjalan mendekatinya.
“Bagaimana keadaannya?!” Tanya Hee Min, namun pria itu hanya terdiam menundukkan kepalanya tidak tahu harus mengatakan apa dihadapan wanita yang dicintainya “BAGAIMANA KONDISI JONGHYUN…. SUNGMIN-SSIE?!!!” Hee Min mulai menangis sambil menarik baju Sungmin karena tak mampu menahan rasa sakitnya.
“Maafkan aku, ini semua salahku…” ucap pria itu
* * *
5 jam yang lalu…


”Aku tidak pernah mencintai dirimu Hee Min-ssie… kau hanyalah sebuah permainan dari taruhanku… dan ternyata aku berhasil mendapatkan hatimu hingga akhirnya aku memenangkan taruhan itu” jelas Jonghyun tanpa merasa bersalah sedikitpun pada wanita yang sekarang berdiri dihadapanya, tubuh Hee Min bergetar mendengar itu, ia tak yakin dengan apa yang baru saja didengarnya.
”Apa kau bilang?!!!” tanya pria yang sejak tadi ikut mendengarkan keduanya
”Apakah aku perlu mengulanginya lagi Sungmin Hyung…? Hee Min… adalah sebuah TA-RU-HAN…” jelas Jonghyun dengan nada yang mengejek dan itu membuat Sungmin menjadi sangat kesal dan… BUUKK… sebuah pukulan mendarat ke wajah adiknya itu hingga Jonghyun jatuh tersungkur di tanah ”AYO BANGUN KAU!!”
”SUNGMIN-SSIE!!! CUKUP!!!” teriak Hee Min yang melihat Jonghyun tak berdaya dipukuli oleh kakaknya sendiri
”Dia pantas menerimanya…!! BANGUN KAU JONGHYUN!!! PUKUL AKU!!!” Jonghyun berusaha berdiri sambil tetap tersenyum sinis
”Aku tidak ingin memukul kakakku sendiri… tak ada gunanya,”
”Mengapa kau melakukan itu pada Hee Min? Lebih baik kau pukul kakakmu ini daripada kau harus menyakitinya?”
”Kenapa…? Kenapa begitu Hyung? Kau kasihan padanya…? Kalau begitu, mengapa tidak kau jadikan Hee Min sebagai kekasihmu saja? Bukankah kau mencintainya… Sungmin Hyung!” kalimat terakhir adalah kalimat yang begitu berat ia ucapkan, perasaan sakit dihatinya bertambah dalam ”Kau mencintai Hee Min, iya kan?” Sungmin terdiam mendengar pernyataan Jonghyun, ia berpikir darimana Jonghyun mengetahui hal itu sementara Hee Min menatap Sungmin dengan penuh tanya ”Aku tidak membutuhkannya lagi, kau bisa mengambilnya…”
”PLAAK…!!” sebuah tamparan mendarat di wajah Jonghyun, kali ini Hee Min sudah kehilangan kesabarannya sehingga ia terpaksa melakukan itu
”Puas kau Jonghyun!! Pergi kau dari sini, aku tidak ingin melihatmu lagi… PERGI!!!” ucap Hee Min dengan penuh kemarahan, lalu Jonghyun segera meninggalkan tempat itu bersama motornya. Hee Min pun mulai menangis, ia masih tak yakin dengan apa yang baru saja Jonghyun katakan.
”Hee Min-ssie…”
”Tinggalkan aku sendiri…”
”Tapi…”
”Aku mohon…”
Sungmin pun akhirnya pergi meninggalkan Hee Min dengan enggan…

Why do you love me
So sweet and tenderly
I do everything
To make you happy
Hu…uh… uh…

* * *

Seandainya waktu dapat diputar kembali, ia ingin menarik perkataan terakhirnya pada Jonghyun bahwa ia tidak ingin melihatnya lagi, Hee Min tidak bisa membohongi hatinya bahwa ia sangat mencintai Jonghyun. Namun, sekarang ia tidak bisa berbuat apapun untuk Jonghyun yang saat ini terbaring lemah di dalam ruangan itu, air matanya terus mengalir dan tak akan berhenti.
”Sungmin-ssie, katakan padaku bahwa Jonghyun akan baik-baik saja…” ucap Hee Min yang sudah mulai putus asa menunggu kepastian sementara Sungmin sendiri juga merasakan hal yang sama seperti Hee Min. Sungmin hanya bisa mengutuk dirinya sendiri di dalam hati, kenapa harus Jonghyun yang harus mengalami kecelakaan itu, ia tidak tahu apakah adiknya itu masih memiliki harapan hidup melihat kondisi motor yang dikendarai Jonghyun sudah tidak berbentuk.
”Kita hanya bisa berdoa..”
Hee Min mulai menangis kembali, lalu Sungmin memeluknya agar ia tetap tenang. Dalam hatinya ia berjanji jika Jonghyun bisa diselamatkan maka ia akan menghilangkan perasaan cintanya terhadap Hee Min untuk adiknya.
Beberapa jam kemudian… akhirnya seorang pria berjubah putih keluar dari ruangan itu dengan gurat wajah pasrah tak berdaya… lalu Hee Min dan Sungmin dengan sigap menghampiri pria itu…
”Bagaimana kondisi adik saya Dok…?!!” dokter itu hanya menundukkan kepalanya dan mulai menatap Hee Min dan Sungmin dengan perasaan menyesal
”Maafkan kami… kami sudah berusaha semampu kami… tapi… takdir berkata lain… dia tidak bisa kami selamatkan…”
”Tidak mungkin… itu tidak mungkin… Sungmin-ssie.. katakan ini semua bohong…” seandainya Sungmin bisa berkata demikian, ia juga tidak yakin dengan apa yang baru saja didengarnya, tapi ia melihat adiknya sudah tidak bernyawa lagi. Hee Min pun melihat Jonghyun mulai ditutupi selimut putih, kemudian ia berjalan mendekati Jonghyun yang sudah terbujur kaku, Hee Min berlutut disamping Jonghyun.
”Jonghyun… saranghaeyo…”

The times has come
That we must be apart
The memory is still in my mind
But you have gone
And you leave me alone

* * *

Seminggu setelah kepergian Jonghyun…

Sungmin mendatangi apartemen Hee Min untuk memberikan sebuah kotak berukuran sedang milik Jonghyun.
”Apa ini…?” tanya Hee Min
”Ternyata Jonghyun telah membohongi kita…”
”Apa maksudmu?”
”Kau buka saja… nanti kau akan mengetahuinya..” Hee Min terlihat bingung dengan perkataan Sungmin ”Baiklah, aku pergi.. aku hanya ingin memberikan itu padamu”
”Gomawo… Sungmin-ssie”
Setelah Sungmin pergi, Hee Min mulai membuka kotak itu… lalu ia mendapati semua barang yang pernah ia hadiahkan untuk Jonghyun, semuanya masih tersimpan rapi. Hee Min mulai mengambil benda lain dari dalam kotak itu, lalu sebuah laptop milik Jonghyun diambilnya.
Hee Min menghidupkan laptop itu, lalu ia melihat wallpaper foto dirinya bersama Jonghyun. Ia mulai penasaran dengan isi laptop itu yang ternyata terdapat semua hal tentang dirinya berada disana mulai dari foto, video, bahkan sms2 yang pernah ia kirim untuk Jonghyun telah diketik ulang. Kemudian ada sebuah folder bertuliskan ’my diary’, rasa penasaran Hee Min memaksanya untuk membuka folder itu lalu ia membacanya satu-persatu. Semua kejadian tertulis secara jelas mulai dari pertama kali Jonghyun mengenal Hee Min sampai mereka menjadi sepasang kekasih… dan akhirnya Hee Min menemukan sebuah catatan dimana Jonghyun menuliskan alasan ia memutuskan hubungan dengan Hee Min…

Tidak seharusnya aku melakukan ini padamu Hee Min… tapi aku tidak tahu harus berbuat apa… aku terpaksa berbohong padamu kalau aku tidak mencintaimu. Aku ingin kau membenciku agar kau mencintai Sungmin hyung… aku terpaksa mengatakan kalau kau adalah taruhanku… aku tidak ingin Sungmin hyung terluka karena ia begitu mencintaimu. Aku tahu, aku tidak seharusnya melakukan ini karena kau akan tersakiti… tapi… Sungmin hyung lebih pantas mendapatkan cintamu.. kau dan Sungmin adalah dua orang yang sangat kucintai di dunia ini… lebih baik aku yang terluka daripada melihat salah satu dari kalian terluka karena diriku… maafkan aku Hee Min… maafkan aku hyung…
Saranghaeyo Hee Min… saranghae…

Hee Min tak mampu menahan air matanya hingga akhirnya menangis… ”Mengapa kau melakukan ini padaku Jonghyun… aku mencintaimu…”

But now everything
It’s only a dream
A dream that never comes
I only wait
Till trus love will come

The End

Comments on: "[FF] Mo Reu Get Ni (Why) -One Shot-" (9)

  1. TT__________________TT

    Jonghyun-ah andwaeeeeeeeeeeee~~~~~~~~

  2. Ayufee_byrne said:

    huaaaaaa !! T-T

    JONGHYUUN !!

    JANGAN TINGGALKAAN AKUUUUU !! JONGHYUUN !!

    #lebay .. nangis akuu bacanyaaa.. tak rela diri ini.. melepas jonghyun .. hikssss :((

  3. Heh!!! Jonghyun punya saya!!! *dicipok Sungmin*

  4. KimJiRyang said:

    Udaah…udaaaah…jangan berebutan….
    Biar buat ak aja lah….hehe

  5. heh.. lo gitu ya sama Umma? Umma ptusin kamu jadi anak kesayangan umma! Ahahahah~ sudalaaah.. kamu kan udah ada bang Minho, Akang Kibum, Mas Jiyong sama Kak Henry pan.. lol

  6. Ayufee_byrne said:

    wadoh???
    jonghyun itu kan suami saya ke dua setelah young saeng?? *digantung seungri*

    ambo tak relaaaa… jonghyuun !!

  7. eh gambar jonghyunnya minta dong ! gantengnya kakakkuuuu XDDD

  8. @ayu: oh.. Klo gt koko Geng sm Kunyuk buat ak ya?

    @onnie: yg mana? Tanpa kusangka ak mnemukan ft kkmu, suami2ku yg posenya sama. D liat2 ccok jg y mrka jd kk adek. Haha

  9. tamiiionyuu said:

    yang paling atas, kyaa jonghyun neomu micheyoooo XDD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: