more fantasy about k-pop

We Belong Together

“A guy and a girl can be just friend,but at one point or another,they will fall for each other…

Maybe temporarily,maybe at the wrong time,maybe too late or maybe forever..”

HYO-RA POV

Class @yongsan high school

aku benar-benar menyesal, coba saja aku lebih teliti dengan rumus! matematika benar-benar membuatku gila! umma bisa marah kalau tau nilai ulanganku cuma 42, aigoo apa yang harus kulakukan? heemm coba lihat, dimana kesalahanku, ARGHH!!

“hyora ahh, sedang apa?” jonghyun tiba-tiba muncul disebelahku.

“yya! Jonghyun andwaee!” dengan segera aku menutupi hasil ulangan matematika kali ini, bisa malu aku kalau jonghyun tau!

“haish! Itu apa sih? Masa aku nggak boleh lihat?” tanyanya sambil mengintip-intip.

“anniyo jong!” ucapku sambil memasukan kartas-sial itu ke dalam tas.

“huh!” jonghyun merajuk. Pipinya menggembung dan bibirnya manyun seperti anak kecil.

Yah, kalau sudah begini susah jadinya.

Bisa-bisa dia tidak menegurku sampai seminggu.

“yya jong! Baiklah! Ini yang kusembunyikan!” ucapku seraya memberikan kertas itu dari tas.

“yess!” jong menyambut kertas itu dengan riang.

“wae?”

“HAHAHAHAHAHA!” jonghyun tertawa keras sekali. Seisi kelas memperhatikannya.

“ssttt! Diam jong-sshi! Aku malu!” ucapku sambil menarik-narik kerah bajunya.

“HAHAHAHAHA babooooo!”

“haissssh!”

“HAHAHAHA kenapa kau ini hyo-ra ahh?”

“anni jong! Sudahlah! Aku malu”

“umma mu pasti marah besar HAHA” jong masih tertawa.

“nee” aku menunduk, membayangkan umma sedang marah-marah bawa kemoceng –-a

Kami berdua saling diam, mungkin jong tau kalau aku takut dengan umma.

“mmm pulang sekolah nanti aku ajari deh, ottokhae?” tanya jong

“haa?”

“mau tidak? Mumpung aku sedang berbaik hati!” jong menoer kepalaku.

“aku mau!!!aku mau aku mau!!”

“nee! bawel!” serunya sambil mengacak-ngacak rambutku.

Aku memang paling payah di pelajaran matematika, melihat angka saja aku sudah muak errr! Dan nilai nilaiku selalu menggantung! untungnya, aku punya sahabat yang benar-benar baik, dia lah jonghyun, kami pertama kali bertemu saat semester satu kelas 1, tentu saja dia yang menegurku duluan!  Walau baru setahun, kami sudah sangat akrab dan sudah seperti saudara. bahkan kami sudah tahu jumlah tai lalat masing-masing (?)

Afterschool..

“HYO-RA ONNIE!!” niri berteriak heboh berusaha memanggilku.

”mworago yeodongsaeng? Aku sedang sibuk!” niri adalah yeodongsaeng-ku, kami belajar di sekolah yang sama, dia kelas 1 sementara aku kelas 3.

“ini kunci jip-nya, Umma dan appa sepertinya pulang malam jadi tadi mereka menitipkan kunci” ucapnya sembari memberikan kunci.

“ahh?emangnya kamu mau kemana? Kamu nggak pulang?” niri mengedip-ngedipkan matanya yang bulat.

“anni onnie! Aku pulangnya nanti! Soalnya aku mau pergi dulu hehehe”

“ck! Pasti pergi dengan taemin lagi?” aku mencubit pinggangnya.

“aye!ehehe kami kan sudah resmi pacaran!memangnya onni sama jong, nggak jadi-jadi! Bweeeek!” niri melet-melet.

“HUSH! diem!kau ngomong apa sih!” aku memelototi niri, sementara dia malah cengengesan.

“apanya yang nggak jadi-jadi niri-sshi?”

jong tiba-tiba muncul (lagi) di sampingku. aroma tubuhnya sangat khas sekali, begitu manis, maskulin dan memabukkan (?)

“a-a-a-anniyo oppa!” niri tampak kebingungan, “aku pergi dulu, taemin jagiya sudah menunggu!hehe jaljaaa!” ucapnya sambil berdadah-dadah ria. Dari jauh terlihat taemin sedang menunggunya, lalu niri menghampirinya dan mereka berdadah-dadah kearah kami kemudian pergi dengan bergandengan tangan, ckckck –-‘

“mereka pacaran?” jonghyun bertanya sambil merangkulkan tangannya di leherku.

“ne, sepertinya begitu, mereka kan sama-sama heboh jong! ckckck” aku mendongak ke wajahnya, buset makin tinggi saja dia.

“lalu kapan giliran kita hyo-ra ahh?” jong menunduk ke arah ku.

Hah?apa katanya?apa aku tidak salah dengar?

“mwo?” aku menganga, seperti anak imbisil.

“anniyo!aku hanya bercanda!hhihihi” ucapnya sambil mengacak-ngacak rambutku.

“fiuuhh~”

“kkaja!” ajak jong sambil terus merangkulkan tangannya.

“olreit!”

Kami pun segera meluncur ke rumah dengan motor jonghyun tentunya, aigoo! seperti biasanya dia ngebut sekali -_____ , tapi kecepatan motor ini tidak apa-apanya dengan pertanyaan yang diajukan jong  tadi, apa maskudnya dia bertanya seperti itu?

Hyora Jip..

kami tiba dengan selamat, walaupun jong ngebut dan nyaris membuatku melayang karena tidak berpegangan,belum lagi udara dingin yang menampar wajahku errr. Bukannya langsung belajar, aku malah menawarkan diri untuk menyeduh nokcha panas. Dan jong menyetujuinya.

“ini minumlah^^” aku meletakaan nokcha di atas meja.

“kamsahamnida hyo-ra ahh, mana bukunya? Cepat keluarkan! Palli palli!”

“sabar jong!”

Aku mengambil tumpukan rumus matematika dan buku-buku yang akan dipelajari. Sementara jong asik memutar-mutar gelas nokcha.

“ini ayo ajari aku jonghyun-sshi! Palli palli ! hehehe” ucapku membalasnya.

“chamkamman hyoo- AWWW!”

jonghyun mengaduh saat nokcha mulai membasahi bibirnya, ya ampun itu kan masih panas! Jong sibuk meniup bibir bawahnya yang mungkin melepuh (lebay)

“AIGOOOO! Itu kan masih panas! JAMSIMAN GIDARISEYOO!” aku berlari-lari mencari tissue dan bioplacenton (pura-puranya obat), dan kembali ke meja dengan panik.

Jong masih memegangi bibirnya dengan tampang yang lucu,kekekeke~

“JONG-sshi!sini aku obati!” tanpa persetujuan jong, aku mengelap bibirnya yang terluka dengan tissue dan melumuri sedikit gel bioplacenton.

”Babo, sudah tau nokcha itu masih panas, bukannya ditiup dulu malah langsung diminum, lihat jong bibirmu memerah kan ” sahutku sambil terus mengobati bibirnya.

aku mendongak untuk memarahi jong lebih lama.

Mata kami bertemu,tak disangka dia malah sedang menatapku, tatapannya tajam. Omo~

“YYA! mianne jongg!” aku tersadar saat masih memegangi dagunya (sosor aje!dikit lagi kisseu! Author nafsuan kekekek)

“gwanchenayo, gomawo ya sudah repot lari-lari mencari obat hyora-ahh” ucapnya dengan kaku.

“ne” balasku sama kakunya.

“ayo kita mulai belajarnya ^^ bibirku nggak apa-apa kok”

“olreit”

Jong mengajariku dengan kaku, padahal sebelumnya kami tidak pernah sekaku ini, bukanya malah mengerti aku malah tambah bingung dengan matematika. Ckckck –-‘ niri cepatlah pulang!

“sillyehada! Onnie!” niri berteriak (lagi)

“niri! Masuklah!” aku ikutan berteriak. Niri tidak sendiri, dia bawa-bawa taemin, dan omonaa mereka masih pegangan tangan.

“annyeong haseyo noona!hyung!” tegur taemin dengan riang.

“annyeong!”

“noona dan hyung pacaran ya?ihihihi” taemin bertanya.

“ANNIYOOO!” jawab ku.

“SSTTT TAEMIN jagiyaaa! Jangan aneh-aneh deh!”

niri yang sewot malah mencubit pipi taemin, lalu dia menyeret taemin ke balkon jip.

“mianne yah jong, taemin ngomong aneh begitu hihihi”

“gwanchana, kita kan sudah selesai, aku pulang ya?” jong bertanya datar.

“emm ne jonghyun-sshi! Aku antar ke depan deh, kkaja!”

Di depan..

“yya, jaljaaa jongg-shhi!” aku berkata ringan.

“ne! aku pulang ya, jaljaa!” ucapnya sambil mengecup pipi kiri dan keningku ku dengan lembut, dan mengacak-acak rambutku lagi.

Aku bengong, sementara jong mulai menstarter motornya dan berlalu.

Apa-apaan tadi itu? >.<

Tomorrow..

“niri, kemaren jong mencium pipi ku”

“YYA! Yang benar onnie?”

“aye”

“lalu lalu? Haaaa taemin saja belum kisseu aku!” niri meloncat-loncat di tempat tidur.

“SSST! Nanti umma dengar!”

“mwo? Mian onn!”

“aku takut aku jadi suka sama dia niri! Kami kan sahabat!”

“onnie, namja dan yeoja nggak pernah bisa bersahabat, mungkin awalnya nggak ada yang menyadari kalo kalian saling sayang,tapi pada akhirnya kalian pasti sadar sama perasaan masing-masing, entah itu di waktu yang salah, sudah terlambat atau bahkan selamanya”

“ahh guraeyo?”

“ne” niri tersenyum, baru pertama kali aku mendengar dia berbicara seperti itu.

JONGHYUN POV

Aku bingung, akhir-akhir ini bayangan hyora terus memenuhi otakku, aroma tubuhnya seakan ada disekitarku, suaranya yang indah selalu terngiang di telingaku. Padahal kami sudah lama bersahabat, tapi kenapa baru sekarang?  Aku gugup jika di dekatnya, tapi tidak bisa jauh darinya.

CIIIITT!DUAAAAAAAAAAAAAAAKHH!!

Kenapa ini? darah apa ini? kenapa semua orang ribut-ribut? Kenapa kepalaku sakit?

HYORA POV

JONGHYUN kecelakaan? Kabar apa ini? aku menangis di pelukan niri tiada henti, dokter masih belum membolehkan kami masuk ke ruangan jong, hatiku sakit sekali, aku takut jong-ku kenapa-napa, aku takut dia merasa kesakitan.

“dokter, bagaimana keadaan jong?” aku beranjak dari kursi saat melihat dokter keluar dari ruangan jong, air mataku masih saja mengalir.

“dia tidak apa-apa,hanya terkena beberapa jahitan akibat terbentur trotoar”

“boleh kami masuk?jebal?”

“ne, silahkan”

“kamsahamnida!”

Aku berlari ke dalam ruang tempat jonghyun dirawat, dia masih belum sadar, wajahnya pucat sekali, pasti dia kehilangan banyak darah, aku takut. Sungguh mobil biadab! Beraninya dia menabrak jong! Seakan tau aku sedang ketakutan, niri mengusap-usap punggungku.

“noona, bagaiamana keadaan hyung?” taemin tiba-tiba datang. Aku diam saja, masih menangis.

“taem, ayo keluar dulu jagiya,kkaja!”

Aku yakin niri tau aku sedang tak ingin diganggu, lalu dia dan taemin keluar, meninggalkan aku bersama jong di kamar.

3 hours later..

JONGHYUN POV

HYORA? Kenapa dia tidur disini? Kenapa dia menggenggam tanganku? aigo, kepalaku berdenyut-denyut luar biasa.

“AHH!” aku mengaduh. Hyora terbangun, matanya sembab.

“JONGHYUN! Kau sudah sadaar!” ucapnya sambil memelukku dengan erat, dari sini dapat kulihat air matanya mengalir, menetes di bahu, dan dengan cepat menyebarkan rasa sakit di seluruh tubuh ku. Padahal itu hanya setetes air mata, tapi kenapa hatiku jadi nyeri seperti ini?

“hyora-ahh?wae guraeyo?aku tidak apa-apa kok, jangan menangis lagi ya” aku berkata lembut sambil mengecup dahinya.

“aku takut kau kenapa-kenapa jonghyun-sshi” dia terisak.

“sudah ya, aku baik-baik saja kok” aku tersenyum, mencoba menghiburnya.

“ne jong-sshi”

Hyora menggenggam tanganku erat, seakan-akan dia tak mau aku pergi.

Mudah-mudahan ini saatnya,

“aku takut ini semua terlambat, jadi aku rasa lebih baik aku katakan sekarang, aku tidak tau sejak kapan aku begini hyora, menyukai cara berbicaramu, menyukai suaramu yang lembut, menyukai semua yang ada padamu. mungkin aku tak pantas berkata seperti ini Karena kita adalah sahabat, setidaknya aku hanya ingin kau tau, SARANGAHAEYO HYORA AHH” aku berkata dengan lancar.

Hyora menangis lagi.

“aku juga tak tau sejak kapan aku mulai menyukai gayamu, tinggi badanmu, ketampananmu, semua yang ada pada dirimu jong-sshi..”

“sttt! Cukup, biar aku yang teruskan, dangsin-eun nae yeoja chinguga doel geos-inga?jebal nal bada jwoyo hyoraa ahh”

“ne jong-sshi” air matanya menetes. Ku usap dengan pelan, dan kukecup pipinya yang lembut.

“berarti kecelakaan ini membuat kita saling jujur kan jagiya?”

“anni! Aku cemas tau!”

Aku tersenyum, hyora juga tersenyum.

“AHH! Onni dan Hyung pacaran ya!!” taemin berseru dari luar ruangan saat melihat kami berpegangan tangan.

“TAEMIIINN JAGIYA!” niri menarik taemin untuk kesekian kalinya.

“ahahahahahaha!!” aku dan hyora tertawa serentak.

by : Nadya Laxmi
ayo ayoooo, buat yg buat ni ff n readers d tgg commentnya^^

Comments on: "We Belong Together" (8)

  1. nadyalaxmi said:

    makasih banget udah di post hehehe😀

  2. what a nice FF ! great xD tengkyu banget ya atas partisipasinyaa xD

  3. Good job, Nadya! Keep writing yaaah~
    *sambil nangis mikirin Jjong jadian*
    wakakaa~

  4. hahha. ad @ nadya : sama2 kmi tgg ff2 lainny😄
    @ nissa : lo keilangan jjong gw keilangan Taemin. hueeee -____- * digebukin writer *

  5. @yuri-lee; mane? Katenyw minho? Haha, gue gpp lah, masih ada umiinn…

    @author; Ngomong2 arti kalimat korea yg d blg jjong d akhir2 it apa ya? Ora ngarti… Wkwkwkwk

  6. Aku raso dy t ngomong ‘ mau kah kau menjadi pacarku? ‘ * sok bgt dah gw. Huahhaah *

  7. nadyalaxmi said:

    @yuri lee: iya dia ngomong begitu kekeke-
    @nissa: oke gomawo- kapan kapan aku nyumbang ff lagi ya hehe

  8. Ami_cutie said:

    keren euy ffnya…
    lam kenal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: