more fantasy about k-pop

Wings of Art chapter 5 –

= Key POV =

Aku baru pulang tengah malam. Ake menunggu Hae Jin melukis di kampus dan mengantanya pulang. Aku menunggunya terlelap baru aku kembali kerumah, aku melihat Yuri telah menungguku
“aku rasa mulai saat ini kau harus selalu berada disebelah Hae Jin..” ucapnya, aku menatapnya penuh tanya
“pada nomaden sedang menuju Timur, yang artinya akan bertemu dengan kita paling lambat 2 minggu lagi. Dan aku sudah dapat melihat peperangan besar dan aku rasa para Fracius akan turut serta dalam peperangan..” ucapnya panjang lebar
“kenapa harus ada peperangan??” tanyaku, Yuri menghela nafas
“kau tidak tahu tujuan mereka?” aku hanya menggeleng pelan dan Yuri menghela nafas panjang.” Mereka akan memaksa kita bergabung dengan mereka, mereka akan memangsa semua manusia disini. Kau mau mereka dengan enaknya menikmati manusia tak bersalah itu secara tidak wajar? Apa kau rela melihat Hae Jin mati ditangan mereka??”ucap Yuri tegas dan tak tanggung-tanggung. Aku tersentak, emosiku mulai memuncak. “ maka dari itu, teruslah bersamanya, aku akan terus berusaha mengurangi seluruh kemungkinan.. aku melihat Hae Jin akan menjadi sasaran utama, bukan hanya nomaden.. tetapi juga Fracius…” ucapnya lalu pergi. Aku benar-benar kehilangan kendali. Aku segera berbalik dan terbang menuju dorm Hae Jin. Aku benar-benar tak tahu harus berbuat apa…

o_0

= Hae Jin POV =

Aku bangun dan merentangkan kedua tanganku. Rasanya lega karena tidur dengan nyenyak semalaman. Entah mengapa setelah kejadian kemarin perasaanku semakin nyaman. Hp-ku lalu bergetar, akupun mengangkatnya
“ yuhbuseyo???” ucapku
“yuhbuseyo… apa kabarmu nak?? Maaf umma tidak menghubungimu.. umma sangat sibuk kemarin. Bagaimana kuliahmu??” ucap ibuku panjang
“ah umma.. ku baik-baik saja, kuliahku?? Cukup menyenangkan. Aku mendapat banyak teman.”ucapku
“baiklah, umma belum ada waktu luang untuk menjengukmu, jika ada waktu umma pasti akan kesana. Umma harus kerja dulu. Annyeong” ucap ummaku dan menutup telfonnya
Aku lalu bergegas mandi, hari ini aku cukup menggunakan dress diatas lutut dan memakai celana pendek yang tertutup oleh dress berwarna hitam dan sepatu teplek. Aku segera mengambil roti dan menyantapnya dan bergegas kesekolah. Ketika aku sudah didepan pintu masuk apartemen, aku melihat seseorang berdiri sambil bersandar pada mobil porsche-putihnya sambil tersenyum padaku. Aku lalu berlari menghampirinya, ia membukakan pintu dan kami pergi ke kampus bersama

o_0

Aku melihat Key selalu bersamaku, bahkan ia menukar sebagian jadwal dikelasnya agar bisa sekelas denganku.
TING…..TONG… TING….
Bel berbunyi. Ini adalah kelas terakhirku, aku membereskan pulangku dan pulang bersama Key
“bagaimana jika aku kenalkan kau dengan keluargaku?”ucapnya. aku terdiam
“hahha, tenang.. mereka tidak akan memangsamu”candanya dan aku tertawa dan mengangguk

o_0

Key memacu mobilnya kencang, sama seperti jantungku yang tak kalah berdegup kencang. Ia tertawa
“tenang saja. Ini masih biasa, belum sampai 200km/jam” ucapnya
‘ apa?? Masih biasa? Haiisshhh ‘ gerutuku. Kami terus menerobos jalan yang berada ditengah hutan dan sampai di sebuah rumah. Rumah yang sangat indah, warnanya cream dan coklat dan dipenuhi dengan kaca-kaca besar. Aku masuk, sejurus kemudian ada hawa dingin menerobos kulitku. Aku dan Key berjalan menaiki tangga. Key memeluk pinggangku dan terus menuntunku menuju ruang tengah. Terlihat banyak orang duduk disana dan menatapku dengan tatapan ramah, kecuali satu orang
“annyeonghaseyo… Hae Jin imnida… Lee Hae Jin..”ucapku sambil membungkukkan badan. Seseorang dengan tubuh putih pucat dan rambutnya yang lurus mengahmpiriku lalu memelukku
“ Dong Hee Min… ibu angkat Key..” ucapnya tersenyum. “dan ini Jonghyun, suamiku..”ucapnya dan Jonghyun tersenyum.
“aku rasa ia sudah kenal denganku..”ucap Minho sambil berdiri dan aku mengangguk. Ia menggandeng tangan wanita yang terus menatapku sinis.
“ah, dia adalah Ji Ryang. Noona pertamaku” ucap Key. Aku tersenyum, tetapi Ji Ryang membuang mukanya
BRUKKK…
Tiba-tiba sesuatu menghantam lantai dengan hebatnya. Aku menoleh
“apa aku bilang. Dia datang bukan??”ucap Yuri sambil melirik Taemin, Taemin tertawa
“ Taemin imnida.. “ucapnya tersenyum, senyum mautnya
Aku dan yang lainnya duduk dan berbincang. Aku merasakan keakraban diantara mereka. Mereka juga baik terhadapku.
“ah… Yuri..” ucapku memanggil Yuri. Yuri menoleh..
“ hmm.. apa.. disini ada…. toilet??”ucapku gugup. Mereka semua tertawa
“key…” ucapnya menatap key, aku melihat mulutnya seperti mengucapkan sesuatu, tetapi aku tak dapat mendengarnya..
Key berdiri, dan aku juga ikut berdiri. Kami lalu melewati suatu koridor yang dipenuhi dengan lukisan-lukisan. Key menunjuk suatu ruangan dan aku masuk. Aku langsung mengunci pintu dan berkaca.
‘ haiishh. Babo babo babooo… ‘ gumamku.. ‘otokhae? Aku benar-benar tak sanggup.. haiish’ aku terus begumam, lalu aku keluar
Key sedang melebarkan sayapnya dan tersenyum menatapku
“ aku akan tunjukkan kau sesuatu..” ucap Key mengulurkan tangannya. Aku meraihnya dan sejurus kemudian aku sudah berada dipundaknya. “ pegangan “ ucapnya pelan dan aku memeluk lehernya
Ia lalu lompat, aku berteriak dan melihat tanah sudah didepan mataku, lalu key kembali terbang keatas. Melewati tingginya pohon-pohon cemara dihutan, keindahan hutan dari langit terlihat jelas. Aku menikmati pemandangan ini lalu kami berdiri di suatu ranting pohon teratas. Kami hanya bercanda-canda
“ini tempat jika aku sedang murung… jika kami, para vampire sedang dalam mood yg tidak baik, akan sangat berbahaya bagi kalian para manusia.. jadi semua yang ada dirumah tadi memiliki tempat masing-masing. Dan aku memilih disini..”ucapnya tersenyum lalu memegang pipiku. Tangan dinginnya begitu lembut terasa di pipiku. Lalu raut wajahnya berubah, ia menjadi sangat sangar. Ia lalu berdiri dan memandang,, melihat sesuatu di kejauhan. Wajahnya kini sangat menyeramkan
“kau salah…. Yuri…” ucapnya lalu membawaku terbang jauh kembali kerumah

To Be Continue

Comments on: "Wings of Art chapter 5 –" (10)

  1. brb baca dulu =b

  2. huhahahaha.. baco dl br comment. hahahha ;p

  3. hoho . males bacO lewat sini, simpen dulu di notepad baru pelototi di hape ~ kekek =b

  4. huahahahah. iyo stera lah. ;p

  5. tamiionyuu said:

    jeng, gue kagak ngerti maksut ff lo yang part ini sumpah deh

  6. Bagian mana??

  7. ooow ef ef tingkat tinggi nih kayaknya ~ haha xD

  8. Maksudnye?

  9. Maksudnya ya FF tingkat tinggi. Mungkin ada di lantai 20 kali *digaplok*

    Maksudnya FF lo ceritanya menengah ke atas gitu.. bukan ff asal.

  10. Iya apa? Stau gw jg gw buatnya asal2. Hauahahaah. FF ancuran gni jg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: