more fantasy about k-pop

Wings of Art chapter 4 —

= Hae Jin POV =

“kalian… adalah….” ucapku terbata-bata, nafasku terasa sesak sekarang
“v..vampire…”ucapku lemah, aku lihat Yuri dan pria disebelahnya tersenyum.. senyum yang sangat berbeda. Aku merinding, badanku gemetaran, seketika Key langsung menarikku keluar dari kantin dan pergi menuju hutan.

o_0

aku kini berada di tengah hutan bersama orang yang telah berhasil membuat jantungku berdegup tak karuan. Key… ia sedang mengadah kelangit, melihat cahaya matahati yang terhalang oleh pohon di hutan ini, ia berbalik menatapku lalu berjalan mendekatiku, ia menatapku, tatapannya tajam dan seketika berdiri didepanku
“hahahhaha. Kenapa kau tidak lari babo?”ucapnya meremehkan, aku terdiam.
“cih.. baiklah, sekarang kau tahu aku seorang vampire. Kenapa kau masih mau berteman dengan kami? Kau tidak takut, kami bisa saja memangsamu, meminum darahmu dan mencabik-cabik tubuhmu..”ucapnya dengan penuh penekanan
“ untuk apa aku takut. Jika memang aku harus mati ditangan kalian ya.. tak bisa dipungkiri lagi.. jika aku memang ditakdirkan berteman dengan kalian.. ya tetap tidak dapat dipungkiri” aku menatapnya.. ia terdiam dan tiba-tiba menghilang. Aku terkejut dan menoleh kearah belakang, dan tiba-tiba ia muncul didepanku..’errrrrrr’ erangnya. Aku tersentak dan mundur beberapa langkah, naasnya kakiku tersandung di ranting pohon hingga aku terjatuh… ia hanya tersenyum, kali ini senyumnya lebih manis
“kalau kau tidak takut pada kami.. akan kutunjukkan siapa kami…”ucapnya dan seketika ia memperlihatkan sayapnya, aku berdecak kagum meliht sayapnya yang hitam.. lalu ia memegang tanganku dan terbang, aku terdiam, tak percaya akan apa yang aku hadapi sekarang. Kami turun diranting pohon yang sangat bersar lalu kami duduk diranting pohon tersebut. Aku dapat merasakan dingin tubuhnya, aku hanya menikmati hawa dingin yang menusuk kulitku
“ jadi… benar kalian vampire?”ucapku memberanikan diri menatap wajahnya, ia tersenyum memamerkan taringnya
“ya.. aku dan keluargaku adalah vampire, tetapi kami adalah kelompok Ellesmerrah, yang artinya kami tidak memangsa manusia dan kami memilih untuk memangsa hewan. Kami tidak tumbuh..tidur..bahkan kami tidak perlu bernafas.. tetapi kami berteman dengan manusia…dan kami… abadi….” ucapnya menjelaskan. Aku menghela nafas lega
“tapi…” ucapnya pelan, aku menatapnya lagi
“ada juga kelompok vampire yang senang memburu manusia secara tidak wajar, bahkan kelompok itu adalah penguasa para vampire.. kelompok itu adalah…Fracius… dulu ayah angkat ku, Jonghyun.. adalah salah satu dari mareka,tetapi ia lebih memilih menjadi pemangsa hewan.. ”ucapnya dan menatapku. Jantungku berdegup dengan kencang. Ia tertawa.. “ kau grogi ya, berdiri di sebelah vampire? Hahahhaa” aku hanya melongo. “ hahaha, detak jantungmu terdengar jelas di telingaku..” ucapnya dan wajahku semakin memerah
“kau…punya keluarga???” ucapku tak percaya, ia tertawa
“tentu saja punya…Jonghyun adalah ayah angkatku, ia menjadi vampire.. karena…. malam itu ia diburu habis-habisan oleh para nomaden,dan Hee Min, istrinya semasa menjadi manusia adalah ibu angkatku saat ini, dan tentu dalam wujud vampire… dan aku punya 2 noona dan 2 hyung… Ji Ryang adalah keturunan dari para Fracius tetapi ia lebih memilih untuk bergabung dengan orangtuaku, dan selama ia berkelana, ia bertemu dengan dokter yang merawatmu ketika sakit, Minho tidak menerima dirinya sebagai vampire dan tidak tega membunuh manusia, akhirnya Ji Ryang mengajaknya menjadi Ellesmerrah.. lalu lelaki yang bersama Yuri… Lee Taemin, ia muncul dengan tiba-tiba dan ingin bergabung bersama kami… dan aku…. dulu aku punya penyakit kanker, dan yang merawatku adalah Jonghyun. Ketika aku sudah diambang kematian, ia menyelamatkanku dan mengubahku menjadi vampire..”
Aku hanya mengangguk mendengar penjelasannya yang panjang itu.. dan aku baru menyadari sesuatu.. “ bagaimana dengan Yuri?” tanyaku pada Key yang sedang mengepak-kepakkan sayapnya
“aah, Yuri.. dia dulu adalah seorang nomaden, ia sangat kuat. Saat ia bertemu kami, kami ingin melawannya, tetapi jauh dari yang diperkirakan.. ia dapat membaca strategi dan gerakan kami, hingga akhirnya Taemin yang menaklukannya, mungkin ia jatuh cinta pada Yuri, karena ia tidak membunuh Yuri… akhirnya ia memutuskan untuk mengajaknya bergabung, dan Yuri… setuju..” jelasnya lebar.
Aku mengangguk lagi. Lalu ia berkata..”apa yang membuatmu tidak takut terhadap kami?”ucapnya menatapku heran. Aku hanya tersenyum
“keyakinan.. dan kurasa dari sifat kalian… mungkin terlihat jelas bahwa kalian orang baik-baik” key lalu tertawa renyah. Ia memandangku.. lama.. wajahku memerah, ia tersenyum dan mendekatkan wajahnya ke wajahku, aku menutup mataku hingga aku rasakan bibirnya menyentuh bibirku..

o_0

= Yuri POV =

“ HAHAHAHAHHAHAHAA…” aku tertawa terbahak-bahak. Aku dapat merasakan semua orang menatapku heran
“kalian tidak melihat sih. Hahahhaha..”ucapku yang terus tertawa mengejek mereka. Semua orang memandangku sambil bertanya-tanya. Termasuk Taemin
“hya! Boelaaaa!!”ucap Ji Ryang penasaran
“kau ingin tahu?? Key mencium seorang gadis..hahhaha” ucapku, sejurus kemudian aku terdiam.. semua kembali bingung melihat ekspresiku yang berubah derastis
“kalian jangan cemas.. ia anak baik..”ucap Taemin menjelaskan yang melihat kecemasan akan Key yang bersama dengan seorang manusia
“sepertinya tidak lama lagi Key akan memperkenalkannya pada kita” ucapku seraya tersenyum dan berjalan kearah jendela
“kau yakin tidak akan apa-apa?” ucap Jonghyun yang tiba-tiba datang
“walau masa depan yang ku gambarkan tidak mutlak, setidaknya ada jaminan bahwa Hae Jin tidak akan membongkar rahasia kita..” aku lalu menutup mataku, merasakan angin berhembus…
“ aigoo. Benar2 si Key… aku kekamar dulu. Ada kerjaan”ucap Ji Ryang yang diikuti Minho
“aku ingin berburu..”ucap Hee Min yang sedari tadi diam. Taemin lalu berada disebelahku
“kau sudah tahu bahwa nomaden telah kembali??” ucapnya
“ne.. bahkan aku sudah dapat melihat pertarungan besar. Dan mungkin para Fracius akan ikut ambil posisi…”ucapku datar
“apa kau yakin manusia itu akan baik-baik saja? Bukankah Leeteuk mengawasi kita. Mungkin dia bisa membunuh Hae Jin..” aku hanya menghela nafas
“aku yakin selama ia bersama Key.. ia akan baik-baik saja…” jawabku

To Be Continue

Comments on: "Wings of Art chapter 4 —" (3)

  1. aigooo
    key x me ! HAHA XDDDD * lebay *

  2. Huahahahahha. Gamau? Ya udaaah. Sama Shindong aj ya? Huahhahaha

  3. andwaeee D:
    ihik😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: