more fantasy about k-pop

= Hae Jin POV =

“ HYAAA!!! SIAPA KAUUU!!! “ ucapku sambil melempar cat air yang ada ditanganku
“key…”ucapnya datar. Nafasku masih terengahh-engah. Aku memandangnya sinis.
“dasar! Kau mengagetkanku saja.. lagipula apa yang kau lakukan disini?”ucapku emosi dan segera membereskan peralatan melukisku. Ia terdiam dan melihat lukisanku. “ apa ini?” tanyanya. Aku melihat lukisanku dan aku hanya diam
‘ sejak tadi aku menggambar ini?’ gumamku dalam hati yang tidak sadar akan lukisan sendiri. Aku diam dan berjalan dari belakangnya dan ia menarik lenganku. Tangannya mengenakan sarung tangan. Aku melihatnya, matanya merah darah seperti warna mata Yuri

o_0

Aku berjalan menuju apartemenku bersama Key. Hari ini aku tidak naik mobilku, karena sedang di bengkel
‘haiishh, kenapa tidak membelikanku mobil baru sajaaa,’ aku menggerutu dalam hati. Aku melihat mobil polisi di dekat apartemenku dan aku segera berjalan kesana, key mengikutiku dari belakang. Aku melihat mayat yang ditutupi selimut, hanya bagian kakinya yang terbuka. Aku melihat warna kulitnya mirip dengan kulit Key dan Yuri. ‘ jangan jangan…’ ucapku lalu menatap Key dengan pandangan curiga. Aku terdiam dan tetap berjalan disampingnya
“kau adiknya Yuri ya?” tanyaku polos yang mengganti nama ‘ kekasih ‘ menjadi ‘ adik ‘
“saudara angkat”ucapnya enteng. Aku terdiam, ia menoleh kearahku.
“sudah malam, kau tidak boleh diluar malam-malam,khaja” ucapnya. Aku kembali berjalan disampingnya
“mengapa kau bisa kesekolah tadi?”tanyaku
“memangnya tidak boleh??”ucapnya sinis. Aku ,mencibir.. “ Yuri menyuruhku untuk menjaga mu, karena katanya kemari kau sedikit demam. Makanya mau tidak mau aku harus mencarimu sampai ke skolah.”ucapnya tanpa menatapku
“memang Yuri kemana?”tanyaku lagi
“ada urusan” jawabnya singkat dan tanpa terasa telah sampai di dempan dorm ku
Aku masuk dan Key tetap diluar.”kau istirahat saja” ucapnya sambil berlalu
“ah camkaman..” ia menoleh..”gomawo….” ucapku singkat. Ia hanya tersenyum. Sangat manis..dan inilah pertama kali aku merasa jantungku berdegup dengan kencang

Aku segera membuka laptopku. ‘ google..’ batinku
Aku mencari-cari tentang Key dan Yuri. Mulai dari matanya yang merah darah dan suka berubah hitam pekat, sayap hitam dan tangan dingin Key, tatapan Yuri, taring ketika Yuri dan Ker tersenyum, Semua tentang keganjilan mereka aku cari di google
Tubuhku gemetar ketika melihat satu gambar yang mungkin adalah…. bentuk asli mereka, aku menutup mulut dengan kedua tanganku.. tak percaya dengan kenyataan ini

o_0

= Key POV =

Aku mengantar Hae Jin ke dormnya dan segera pulang. Aku berkeliling kota Seoul dari atas langit dahulu sebelum sampai dirumah. Ketika aku dirumah aku mendapati Yuri dan Ji Ryang duduk didepan TV
“sudah pulang rupanya”ucapku dan duduk disebelah Jonghyun, Yuri menatapku tajam
“dia pandai memanipulasi emosi”ucapnya tenang, aku tersentak..”mwo?” ucapku
“kau barusan bertanya kenapa kau tak bisa marah terhadap Hae Jin bukan? Ia pandai memanipulasi emosi. Aku juga sering merasakn hal yang sama seperti mu.. dan dia sangat cocok denganmu. Kau.. emosimu suka meledak-ledak. Jika kau dengannya. Akan sulit bagimu untuk marah. Dan itu merupakan keuntungan bagi kami” ucapnya panjang lebar. Seisi rumah hanya terkekeh
“hya.. jadi kau suka pada seorang wanita?”ucap jonghyun merangkulku dengan tatapan jahilnya
“cih… dasar manusia”ucapku. Mereka tersenyum pahit
“kau tidak boleh lagi berhubungan dengannya. Sangat sulit jika kau jatuh cinta pada manusia. Resikonya sangat tinggi”ucap Hee Min
“yaah, namanya juga Key. Kalau tidak keras kepala bukan Key namanya”ucap minho tersenyum jahil dan aku hanya tersenyum pahit
“haish.. “ gumamku kesal
“andwe…andwe… ini gawat…”ucap Yuri menatap kosong kedepan, dari posisinya dapat terlihat ia sedang menerawang sesuatu
“boela?”ucap Ji Ryang enteng
“hal yang kita takutkan telah terjadi….” ucapnya dan menatap seisi ruangan tajam

o_0

= Hae Jin POV =

Hari ini aku tidur tidak nyenyak, aku merasa seseorang selalu mengawasiku, entah apakah hanya perasaanku saja..
Keesokan harinya, aku tidak perlu alarm untuk bangun, aku langsung bergegas mandi dan berjalan kekampus, aku mencari Yuri dan Key tetapi aku tidak menemukannya sama sekali. Ketika dikantin, aku melihat Yuri, Key dan seseorang yang tidak tahu siapa sedang berbincang-bincang. Key melihat kearahku dan membuang mukanya, aku ingin menghampiri mereka, tetapi sebelum aku melangkah, Key sudah berada disampingku
“hyaaa! Kenapa kau selalu mengagetkanku!!” ucapku dengannya dengan emosi
“kau dipanggil Yuri..”ucapnya sambil nyengir yang memamerkan sederetan taringnya, aku pun bergidik
“a..annyeong Yuri”ucapku gugup terhadap sosok didepanku ini
“annyeong..”jawabnya singkat, aku menatap seseorang disebelah Yuri, ia hanya diam dan tersenyum menatapku
“kau ingin membicarakan sesuatu kan? Katakan saja…”ucap Yuri seakan membaca pikiranku. Aku gugup dan diam dalam waktu yang lama. Mereka tetap sabar menanti dan akhirnya aku memberanikan diri
“aku tahu… s…siapa kalian “ ucapku gagap, mereka menyeringai memamerkan giginya
“kalian…. adalah……”

To Be Continue

Comments on: "Wings of Art – chapter 3 –" (5)

  1. set dah, si key sifatnya tenang banget ya * maksut ? *
    lanjuut !

  2. hhahaa. tenang pegimane buu?

  3. kalian … adalah …

    orang yang belum bayar gorengan saya . haha xD

  4. hahahaa. salah. kamu adalah…. orang yang numpang ke WC rumah gw n maling gayung 500 perak d rmh gw!! hahahah

  5. kalian adalah ….
    orang yang belum bayar utang ama gue ! balikin sekarang !
    haha * ngaco *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: