more fantasy about k-pop

*weeew . baru pertama kali gw buat yang beginian . hehehe, tapi karena otak gw lagi kosong dari yang namanya ide, jadi gw comot dikit deh ide cerpen yang ada di salah satu majalah gw ! keeeeeekekekek ~ DIKIT lho, gak banyak-banyak =) hehe, udah ah, daripada ngomong terus mending baca aja lah ! Enjoy ! xD* by : Nino-Hahahaha ~

Eun Min berjalan letih menuju rumahnya . Hari itu kegiatannya sangat padat, sehingga dia merasa kelelahan. Sesampainya di rumah, dia berganti pakaian dan bergegas mandi kemudian direbahkan tubuhnya di kasur empuk berwarna ungu dan diambilnya notebook bergambar Doraemon yang merupakan tempat untuk mencurahkan segala isi hatinya . Benda itu selalu dibawanya kemanapun ia pergi . Ditulisnya serangkaian kata puitis yang menggambarkan kejadian yang baru saja dia alami.

Monday, 23th September 2009

Hari ini berjalan seperti biasa. Tak ada yang berbeda dari sebelumnya . Dan seperti biasa aku melihatnya lagi, melihat dia yang kini selalu ada dalam benakku . Sejak pertama kali aku melihatnya, aku telah merasa jatuh . Jatuh hati, kau tahu ? Perasaan yang biasa dialami oleh seorang gadis yang bertemu lelaki tampan nan menawan . Itulah Cinta . Oh Tuhan, kenapa cinta begitu cepat menghampiriku ? Dia bukanlah siapaku . Dia tak mengenaliku . Aku pun tak tahu siapa dia . Aku hanya dapat melihat dia lewat rindangnya pepohonan janur . Saat itulah kuamati dirinya yang mempesona, pesona yang meluluhkan hatiku . Kurasakan jantungku berdegup kencang saat melihat dirinya yang ternyata juga menatapku dengan tatapannya yang teduh . Seketika aku berlari menjauh, menjauh dari hadapannya dan berharap esok hari aku dapat melihatnya kembali dengan kedua mataku***

Eun Min menghela napas . Ditutupnya notebook itu perlahan . Tak lama kemudian, handphonenya berdering . Dari nomor yang tak dikenal . Sejenak lagu CL & Minzy 2NE1 – Please Don’t Go mengalun .

“Yuhbasaeyo ?”

“Yoboseyoooooo ~ Heeeeei Eun Min-ku yang maniiiiiiis ~ ngobrol yuk !” ujar suara keras dari handphonenya yang sangat familiar di telinganya . Eun Min tersenyum .

“Kau ini ngejutin aja, Ji Yuu . Hobi banget sih gonta-ganti nomor ? Mau ngobrol apa ?”

“Biarin, weee ~ Aku laper niiih, mau makan . Tapi di rumah nggak ada orang . Mau masak apa, binguuung . Haha, penting ya ? Hmm … Eh, kamu tau nggak ? Minggu depan SHINee mau tampil lho ! Nonton yuk !” Eun Min terdiam sejenak .

“SHINee ? Siapa tuh ?”

“Mwo ? Kamu gak tau ? Haduuuuh, makanya gaul dong sayaaang ~ SHINee itu boyband terkenal di sekolah yang anggotanya Lee Jin Ki kelas 2-B, Lee Tae Min kelas 1-C, Kim Jong Hyun kelas 2-A, Choi Min Ho kelas 2-B, sama Kim Ki Bum kelas 2-A ! Kamu tahu kan ? yang baru debut lagu barunya ‘Jo Jo’ itu lhoooo ~ Naah, kebetulan minggu depan ‘kan ada festival musik di sekolah, ntar mereka tampil ! Ya ? Nonton ya ? Ada artis juga lho !” jelas sahabat dekatnya itu panjang lebar . Eun Min hanya manggut-manggut .

“Ne . Terserah aja,” jawab Eun Min ringan .

“Duuuuh, kamu ini … jangan kayak kecapekan gitu dooong ~ Semangat dikit kenapa ? Mentang-mentang udah jadi anak OSIS. Haha,” ledek Ji Yuu . Eun Min mencibir .

“Sirik yaa ? Haha, aku gak capek kok . Tadi kan udah aku ‘iya’in juga,” balas Eun Min .

“Haha … eh, ntar kamu dandan ya ! Jangan males-males doong tampil cantik, padahal muka udah manis gitu, kulit kuning oriental, pokoknya kamu itu kalo diliat-liat bolehlah .. Ayo dong, sekali-sekali gaya ‘kan nggak papa !”

“Yeah, gomawo Ji Yuu . Tapi males ah, mau dandan segala . Repot banget,”

“Huuu, ni anak cuek banget sih ! Hya, terserah kamu aja deh . Yang penting dateng ya ! Ntar aku ajak Hee Young, Jin Hye, sama Yu Ri juga ! Annyeooong ~ !”

“Annyeong,” sahut Eun Min pelan sambil menutup handphone-nya .

—————————————

Seminggu kemudian —

Festival yang dinanti pun tiba . Anak-anak sudah ramai ingin menonton performance boyband yang tengah beredar di sekolah, siapa lagi kalau bukan SHINee . Terutama para cewek-cewek yang heboh berteriak-teriak memanggil nama mereka .

“SHINeeeeeee ~ !!”

“WE LOVE YOU, SHINeeeeeeee ~ !! HWAITING ~ !!”

Eun Min dan keempat temannya itu memasuki keriuhan di lapangan sekolah . Mereka terhimpit oleh banyaknya orang-orang yang berada di lapangan tersebut . Tak lama kemudian, MC Park Shin Hye dan Jang Geun Seok dari kelas 2-B maju .

“Yeah, annyeong haseo yorobun ! Masih semangat ‘kan ngikutin festival musik kita hari iniiii ? Oke, biar nggak bosen, kita tampilkan penampilan fresh dari kelima Nappeun Namja kita yang kiyeopta dan lagi naik daun ini, kita sambuuuut ~ SHINeeeeee !!”

“KYAAAAAAA ~ SHINeeeeeeee !!” kontan para cewek histeris . Dan kelima cowok tersebut pun tampil dengan kharismanya yang membuat penonton berteriak semakin keras dan melompat kegirangan . Eun Min dan keempat temannya jadi kesulitan melihat mereka .

“Aduuuh, mana sih ? Gak keliatan nih !” teriak Jin Hye .

“Iya ! Ampun deh, rame banget !” sahut Yu Ri .

Sementara Eun Min celingak-celinguk sambil mendongak melihat SHINee . Sedikit-sedikit tampak terlihat wajah-wajah manis yang sering dilihatnya . Tapi tunggu … itu … bukankah …

Cowok yang sedang menyanyi dengan keahlian rap-nya dan memakai kalung berbentuk kunci dengan rambut hitamnya yang seperti mangkuk . YA ! TAK SALAH LAGI ! DIA … YA TUHAN, RUPANYA DIA ANGGOTA BOYBAND INI ! kenapa aku baru tahuuuu ? keluh Eun Min dalam hati .

————————————-

Esok harinya, kegiatan pun berlangsung seperti biasa . Huh, enak sekali Yu Ri, Ji Yuu, Hee Young, sama Jin Hye disaat kayak gini bisa hang-out, sedangkan aku malah disibukin sama OSIS, keluh Eun Min dalam hati .

“Eun Min-ah !” panggil ketua OSIS, Park Jung Su.

“Ne, Jung Su-sunbae . Wae yo ?”

“Gini . Kita ‘kan udah netepin topik hot untuk majalah kita, SHINee . Aku minta tolong sama kamu ya, ntar besok sore kita ada wawancara sama mereka . Kamu wawancarain Ki Bum ya !”

“Wa .. Wae ? Kenapa harus aku ?” ampuuun, kalo aku yang disuruh wawancara ntar yang ada malah diem-dieman lagi ! pikirnya .

“Iya lah . Aku minta kamu wawancara ‘kan kulihat kamu pinter ngomong dan bisa ngebawain suasana yang bagus . Ok ? Ntar kamu wawancaranya di pinggir lapangan tenis aja, jam 2 siang, pas pulang sekolah . Hasilnya sudah harus ada saat itu juga ! Udah ya, aku masih ada urusan . Annyeong !”

“He … Hei ! Tunggu sunbae ! Haaaaah,” ujarnya menghela napas . Hm, tadi sunbae bilang aku wawancara Ki Bum . Ki Bum ? Yang mana ? Arrrrgh, payah ! Masa’ aku sampe nggak tau yang mana Ki Bum ? Ah, udahlah, aku tunggu aja dia di lapangan tenis besok !

———————————-

Esok harinya, di lapangan tenis —

“Mana dia ? Lama amat sih ! Udah setengah jam belum nongol-nongol juga !” keluh Eun Min . Tak lama kemudian, sosok yang begitu dikenalnya muncul dihadapannya . Eun Min terkejut bukan main . Ja … jadi … Ki Bum itu … Dia … ? tanyanya dalam hati . Ki Bum hanya tersenyum melihat Eun Min yang terpaku .

“Mianhae, Eun Min-ah . Aku dipanggil Jung Su kesini untuk wawancara denganmu . Sudah lama ya ?” ucap Ki Bum ramah . Eun Min hanya diam . Wajahnya yang tampan membuat badannya terasa panas-dingin .

“A .. Anio … nggak apa-apa … Bi … bisa kita mulai wawancaranya, ng … Ki Bum …?” kata Eun Min terbata-bata . Ki Bum tertawa kecil .

“Jangan gugup gitu dong . Nyantai aja,” kata Ki Bum .

“Ne …” ujar Eun Min setengah sadar . Omonaaa, mimpi apa aku semalam ?

Wawancara dimulai . Awalnya Eun Min masih gagu, tapi akhirnya dia bisa bicara dengan lancar berkat kehangatan sikap Ki Bum .

“Panas ya,” ujar Eun Min sambil mengeluarkan notebooknya untuk dijadikan kipas . Matahari saat itu memang bersinar terik .

“Yeah . Hm, masih ada nggak yang mau kamu tanyain ?” kata Ki Bum . Eun Min diam . Aku mau tanya, apa kamu punya pacar ? sahut Eun Min dalam hati . Mukanya memerah . Pabooo, mana mungkin aku nanya kayak gitu ! ujarnya sambil geleng-geleng . Ki Bum yang heran melihat tingkahnya hanya tertawa .

“Hahaha, kamu kenapa Eun Min-ah ? Kok tiba-tiba mukamu merah ?” kata Ki Bum geli . Eun Min kaget .

“A … anio ! Su … sudah dulu ya ! Aku sudah ditunggu Jung Su-sunbae untuk ngumpulin hasil wawancara ini ! Sudah ya ! Annyeong ! Kamsahamnida Ki Bum atas waktunya !” ucap Eun Min berlari kencang meninggalkan Key .

“Oh, annyeong, Eun Min-ah … Hm ? Ini … Hei ! Tunggu !” teriak Key . Notebook Eun Min masih tertinggal ditempat itu . Namun sosoknya sudah tidak kelihatan lagi . Buku apa ini ? gumam Ki Bum sambil membuka notebook itu .

————————–

Sesampainya di rumah, Eun Min langsung berlari menuju kamarnya dengan tubuh yang basah kuyup karena kehujanan .

Pabo ! Apa yang kulakuin tadi ? Aku keliatan kayak orang bodoh banget didepannya ! Eun Min bodoooooooh ~ !

Dibenamkannya wajahnya di bantal . Dia terdiam . Terasa air mata mulai memenuhi kedua pelupuk matanya .

Andwae … seharusnya aku tidak menemuinya … seharusnya bukan aku … kenapa ? Kenapa aku jadi begini … ? Kenapa harus aku … ? Aku suka padanya … sangat menyukainya … aku ingin bersamanya … apakah aku salah … ? Salahkah aku kalau menyukainya … ? Tapi … tidak … tidak mungkin … dia tidak pantas untukku … dia sangat jauh … jauh dariku … Oh Tuhan … kenapa aku jadi begini … ?

Dia terus menangis . Lelah oleh air mata yang sedari tadi mengalir, sampai akhirnya dia tertidur dalam kesedihan yang dia rasakan . Dan esok paginya dia merasa sekujur tubuhnya panas-dingin dan serasa berat untuk diangkat . Pandangannya berkunang-kunang dan kepalanya terasa pusing . Mungkin aku demam gara-gara kehujanan kemarin, pikirnya . Diraihnya selimut untuk menutupi tubuhnya yang kedinginan . Mamanya yang sedari tadi memanggil menuju ke kamarnya memastikan bahwa Eun Min masih tertidur atau tidak .

“Eun-nie … bangun sayang, sudah hampir jam setengah tujuh, kamu belum mandi juga .. Hm ? Ya ampun, badanmu panas sekali ! Kamu demam ya ?” tanya mamanya yang khawatir .

“Ne, umma . Aku kehujanan kemarin . Kepalaku juga pusing banget, mungkin hari ini aku nggak usah sekolah dulu,” jawab Eun Min lirih .

“Ya ampun … Kok bisa sampe kehujanan ? Kamu juga pasti capek karena kegiatanmu yang banyak . Hya, kamu istirahat aja dulu, biar umma izin ke sekolah . Umma tinggal dulu, ya . Biar So Hee-imo yang jagain kamu . Baik-baik ya, nak . Annyeong,” ucap mamanya sambil mengecup kening Eun Min . Eun Min tersenyum .

“Ne, annyeong umma,”

—————————–

Akhirnya Eun Min sembuh kembali setelah tiga hari tidak masuk sekolah . Setibanya di sekolah, keempat sahabatnya langsung datang memeluknya .

“Eun Min-nieeeeee ~ Kemana aja kamu tiga hari nggak masuk sekolaaaaaah ~ ?” sambar Hee Young .

“Ah, ani, aku cuma demam kok gara-gara kehujanan pas pulang dari wawancara kemarin,” jawabnya .

“Mwo ? Wawancara ? Siapa ? SHINee ya ? Iiiih, kamu bikin iri deh ! Kamu wawancara siapa di antara mereka ?” tembak Jin Hye . Eun Min terdiam sejenak .

“Ngg … Ki Bum,” jawabnya pelan .

“Mwooo ? Pasti asik tuh ! Gimana, keringet-dingin nggak pas ngewawancarain dia ? Hahaha,” ledek Yu Ri . Sudah pasti aku keringet dingin ! Sampe keliatan kayak orang bego, gerutunya dalam hati .

“Hooo … Eh, ngomong-ngomongin Ki Bum, katanya ada gosip yang bilang kalo dia lagi suka sama cewek di kelas kita !” ucap Ji Yuu yang sukses membuat mata keempat temannya membelalak .

“Bener tuh ? Emang siapa ?” tanya Eun Min penasaran .

“Nggak tau, sih . Pokoknya aku denger gosipnya gitu,” kata Ji Yuu . Eun Min diam . Omonaa, aku penasaran setengah mati ! Kalo gosip itu bener, siapa ya yang Ki Bum suka ? gumamnya . Tiba-tiba bel berbunyi tanda masuk kelas .

“Hei ! Masuk yuk ! Udah bel nih,” ujar Yu Ri yang langsung disambut anggukan keempat temannya .

———————————-

Entah kenapa, penjelasan ‘Reaktan Pembatas’ Jae Beom-sunsengnim saat itu terdengar seperti angin lalu bagi Eun Min . Pikirannya melayang ke ucapan Ji Yuu tadi pagi yang membuatnya penasaran setengah mati . Ki Bum … Suka sama cewek yang ada di kelasku ? Siapa ? gumamnya . Kim Tae Hee ? yah, mungkin aja . Dia kan cantik, pintar, ramah pula . Atau … Moon Geun Young ? Cewek imut yang fashionista ? Atau … Lee Hyo Ri ? Cewek gaul yang sensasional itu ? Atau … Aku ? Hah ? Hahaha, nggak mungkin banget, bodoh amat aku mikir kayak gitu . Mana mungkin dia suka sama cewek pendiam dan kaku seperti aku ? Gumamnya .

Bel pun berbunyi tanda istirahat . Murid-murid keluar dengan tertib .

“Hei, Min-nie ! Kamu nggak istirahat nih ?” kata Yu Ri .

“Ah, anio, aku di kelas aja lah,” jawab Eun Min .

“Oh, ya udah kalo gitu . Kami ke kantin ya ! Annyeong !”

“Annyeong,” balas Eun Min . Hm, ngomong-ngomong aku belum jumpa lagi dengan notebook kesayangan, gumamnya dalam hati sambil mencari di tasnya . Seketika Eun Min membelalak . YA AMPUN ! KOK NGGAK ADA ? HILANG KEMANA ? perasaan kemarin masih ada di tas ini ! seketika perasaan cemas menghampirinya .

OMONAAA, KALO SAMPE JATUH KE TANGAN NGGAK BERTANGGUNG JAWAB GIMANAAA ??? pikirnya . Tunggu ! tapi … pas aku wawancara di lapangan kemarin ada, terus pas sampe rumah … tunggu … HAH ! ANDWAEEE, NOTEBOOK-KU KETINGGALAN DI LAPANGAN ! YA TUHAAAN, KENAPA AKU CEROBOH BEGINI ??? KALO SAMPAI … BUKU ITU … ADA DI TANGANNYA …………… ???

Tanpa pikir panjang Eun Min langsung berlari menuju lapangan tenis tempat dia mewawancarai Ki Bum . Sesampainya di sana, buku itu sudah tidak ada . Seluruh tubuhnya lemas . Kenapa aku bisa sebego ini ninggalin benda sepenting itu … ? Gerutunya sambil membenamkan wajahnya ke tangannya . Dia tak sanggup bicara apa-apa lagi ketika melihat notebooknya berada di tangan Ki Bum yang berdiri dihadapannya .

“Kamu cari ini ya, Go Eun Min ?” kata Ki Bum sambil menunjukkan notebook itu . Eun Min terdiam . Wajahnya pucat pasi . Ki Bum tersenyum .

“Mianhae sudah buat kamu kaget . Oh iya, maaf juga kalo aku udah lancang baca buku ini,” kata Ki Bum . APA ? APA KATANYA ? BACA ? OH TUHAN ……… Sekujur badannya kaku . Jantungnya berdegup kencang karena sedari tadi Ki Bum menatapnya manis sambil tersenyum .

“Kamu manis banget kalo kayak gitu, Go Eun Min,” ucap Ki Bum . Eun Min diam . Tolong aku, Ya Tuhaaaaan … bawa aku pergi dari sini sebelum aku pingsan ! Ki Bum mendekat ke arahnya sambil berkata,

“Aku tahu siapa yang kau bicarakan dalam buku ini, Eun Min . Dan itu membuatku sangat bahagia . Kau tahu ? Kalau kau selalu memerhatikanku, aku pun melakukan hal yang sama . Dan sekarang aku tidak ingin melihatmu dari jauh lagi,” ucap Ki Bum sambil memeluk Eun Min yang saat itu tidak sanggup berkata apa-apa lagi . Notebook yang saat itu jadi saksi bisu terjatuh membuka halaman terakhir yang bertuliskan :

“i love you, Go Eun Min . you’re my Jo Jo for now and forever”

the end—————————————————————————

Comments on: "one shot ff – episode 1 – Faraway" (18)

  1. HUWEEEEEEEEE ~ sungguh mengharu biru x’) x’) x’)

  2. Wuaaah Appaaaa! Bagus2!
    Kalo dipanjangin tmbh bgus tuh.

    Request ya kalo mau bkin yg aku, hrs ada 3 besar cowok ini:
    Taeyang, Sungmin, Heechul!😄

  3. siapa yang buat nih ?
    ckckck applause😄

  4. hekhekhek ~ okaaay xD

  5. excuse me ..

    nino applaus ..

    Dit cool verhaal ..

  6. ehehe ~ tengkyu ren xD

  7. horeee ..

    jd semangat baca ff dr orang2 yg kreatif kayak kalian ..

    * mian . jadi ikut2an .

    heee .

  8. gapapa lagi, kalo perlu kamu buat ff juga trus post disini😀
    *nimbrung*

    eh appa, gw ama onew ya😀

  9. Haha, nah loh renn ;p
    Sni, mw gw kenalin ga sama cowo2 gw d korea? Ntr lo buat aj ff ;p
    * sambil kedip2 k reni *

  10. onnie : okay deh xD sama donghae juga ntar ~

    reiny : hekhek xD ayo ren, jadilah komunitas korea kayak kami ! haha xD

  11. Komunitas korea donk pa bahasa lo! Hahhah

  12. nino mencibir . haha xD

  13. […] buat pas jaman dulu kala itu noh, hemm ~ untuk jelasnya, kalo belum tau ceritanya pegimana silakan klik ini, trus ntar lanjut klik ini, lanjut lagi ke yang ini, udah gitu ke sini, dan akhirnyaaa tamat […]

  14. […] buat pas jaman dulu kala itu noh, hemm ~ untuk jelasnya, kalo belum tau ceritanya pegimana silakan klik ini, trus ntar lanjut klik ini, lanjut lagi ke yang ini, udah gitu ke sini, dan akhirnyaaa tamat […]

  15. GooOOOoood…^^

  16. dorky Mint said:

    key di sini manis banget~ coba kalo aku jadi ceweknya.. *lirik ‘Eun Min’* LOL
    nino-ssi, daebak! hwaiting yo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: