more fantasy about k-pop

You and I – chapter 6 –

“eh? GaIn? Hhaha, lama tak bertemu, apa kabar?” kata laki2 itu

“eh, baik. Kau? Haha, aku rasa kita terakhir bertemu malam itu bersama TaeMin-hyung deh” kata GaIn

“hhehe, ah, kan kau sudah menabrakku, kau temani aku ketaman yuk”

Mereka berjalan menuju taman yang indah dan duduk di kursi dekat air mancur

“aah, sejuk sekali” kata EunHyuk

“kau suka kemari?” kata GaIn

“ne…aku suka berkumpul disini bersama teman2ku.”kata EunHyuk

“hmm, kau darimana tadi?”tanya GaIn

“abis ada latihan dance dengan temanku. Tadinya aku mau kemari bersama mereka, tetapi mereka sibuk” kata EunHyuk lalu berkata “ untuk aku bertemu kau, jadi aku bisa kemari. Hahahah” kata EunHyuk lalu di jitak oleh GaIn

“haiiish, pantas saja”kata GaIn

Mereka bercanda tawa dengan kelebaian EunHyuk dan kehangatan sikap GaIn.

——————————————————————————————————————————————————————–

Di apartemen YuRi sibuk beres2, hari ini ia akan berjalan bersama wookie, inilah kali pertama mereka akan jalan berdua, walau sikap YuRi biasa saja,tapi ia tetap senang dengan moment2 ini

Sementara ia beres2, TaeMi yang sibuk maen PS bersama Onew hanya tertawa2 dan HyeGa yang sibuk chatting dengan oppanya itu. Sebenarnya bukan oppa kandung, HyeGa adalah anak angkat di keluarganya, karena  orangtuanya meninggal dalam kecelakaan beberapa tahun lalu

Setelah siap ia ke lantai 9 untuk menemui hyungnya

“ah, YuRi, kau mau kemana? Maaf aku tidak ke dormmu kemarin2, aku sibuk dengan proyekku” kata TaeMin sambil berjalan masuk

“aku mau pergi bersama wookie, di dorm ada TaeMi dan HyeGa, ah, ada Onew juga” katanya

“aku tahu, sebelum kesana ia mampir kesini kok. Bahkan sempat membantuku” kata TaeMin

“oh, araseo, aku hanya memberi tahu agar kau tidak cemas. Aku pergi dulu”

“ne, hati2”kata TaeMin lembut ke dongsaeng tercintanya itu lalu berkata “ aku sayang padamu, jaga dirimu baik2. Jangan buat onar!”

“apa sih? Aku bukan anak kecil lg” jawab YuRi tanpa curiga

YuRi hanya duduk di cafe sambil minum milkcoffee pesanannya dan berbincang2 pada wookie. Sekarang YuRi kembali ceria seperti dulu. Selain kepulangan hyungnya dari Seattle, sekarang wookie juga sudah kembali ke dekatnya. Mereka hanya bercanda tawa dan tiba2 YuRi melihat EunHyuk dan GaIn berjalan bersama dambil tertawa2

“eh? Bukankah itu GaIn.. daaaan….. EunHyuk” kata YuRi sambil menyiritkan matanya

“ha? Mana?” kata wookie yang tak kalah terkejut

“aku tak menyangka EunHyuk mau mendekati GaIn, aku kira ia tak mau dekat dengan wanita lagi” kata wookie

Tiba-tiba….

eojjeol soga eobseoyo

amugeotdo mothago

i deodin shiganeul jikyeobwahtjyo

eodi-e ihtneunji

mu-eoseul haneunji

ojikhan saram maneul saenggakhago ithgi-ee

Ponsel wookie berdering dan wookie mengangkatnya

“yubuseiyo?” jawabnya

“wookie! Cepat kemari! YeSungie pingsan dan tak sadarkan diri, sekarang ia sedang di rumah sakit” kata suara di seberang sana

“mwo?” kekhawatiran wookie memuncak lantas ia mengajak YuRi ke sebuah RS tak jauh dari rumah temannya Yesung

“Hyung! Ada apa?” tanya wookie cemas akan keadaan Yesung

“tadi ia sedang berdiri mau ambil minum. Tiba2 ia jatuh tak sadarkan diri. Aku sudah melihat wajahnya pucat sekali, dan menyuruh nya istirahat tetapi ia tak mau” ucap LeeTeuk,teman Yesung

Wookie dan Yesung sangat akrab seperti halnya YuRi dan TaeMin, tetapi berbeda dengan YuRi, wookie sangat memperhatikan keadaan Yesung, begitu juga sebaliknya

“ah, kau adiknya TaeMin ya?” kata seseorang bernama LeeTeuk itu

“ne..” jawab YuRi singkat

“aah, kau sangat mirip dengannya, ah, bagaimana keadaannya?”katanya lagi

“hmm, sudah kembali ke Seoul” jawab YuRi

——————————————————————————————————————————————————————–

Lama wookie menunggu Yesung, ia menyuruh YuRi untuk pulang karena besok hari senin dan ia tak mau YuRi terlambat. YuRi pulang dan sampai di apartemen. Ketika sampai di apartemen, terlihat dormnya kosong, YuRi masuk dan duduk di sofa,’ kemana sih yang lain?’ ucapnya dalam hati. Karena YuRi bosan di dormnya, terpaksa ia ke dorm TaeMin sambil ingin membantunya proyeknya. Tetapi ketia ia sampai di lantai 9, ia melihat dorm TaeMin sangat ramai, bahkan ada polisi juga. Perasaan YuRi campur aduk antara kaget dan deg-degan, lantas ia berlari ke dorm itu dan melihat TaeMi, HyeGa, dan Onew sudah terduduk dengan mata sembab.

“apa ini?”tanya YuRi menerobos gerombolan orang-orang itu. Onew yang melihat YuRi lantas membantunya keluar dari gerombolan itu dan memeluknya. “ mian YuRi, aku tak sempat menyelamatkannya” kata Onew terisak , YuRi yang semakin pucat lalu melihat lantai pnuh dengan bercak darah dan berjalan mengikuti arah darah tersebut diiringi Onew, TaeMi dan HyeGa

Wajahnya pucat dan badannya lemas seketika melihat seorang lelaki tampan, tinggi dan manis terbaring di lantai dekat dapur ruang TV dengan keadaan tak bernyawa, baju nya berlumuran darah dan wajah tampan dan manisnya penuh dengan darah. YuRi yang tak bisa berbuat apa2 terduduk dilantai dan memeluk erat hyungnya yang tak bernyawa itu.”hyung…banguuuunnnn!!HYUUUUUUUUNG! APA KAU TULI? BUKA MATAMUUU!!!!” jerit YuRi sambil mengguncang2 tubuh TaeMin yang tak bisa berbuat apa2 lg. Seorang yang sangat berharga dihidupnya telah pergi “ HYUUUUUUNNNGGGGGG!!!!!!” pekiknya

YuRi hanya duduk rumput dan sungai yang jernih tempat ia dan TaeMin suka bermain sewaktu kecil. Acara pemakaman TaeMin baru selesai, air matanya kembali menetes, tak sanggup menerima apa yang terjadi padanya. Ia memangku laptopnya

‘hyung, aku rindu padamu, biasanya kalau kau tak bersamaku, kau selalu memberi ku e-mail, kau selalu menelfonku karena aku sengaja tak membalas e-mailmu agar kau mau menelfonku, kau selalu menjagaku… hyung, kau sedang apa? Apa kau bahagia disana? Disurga kah? Apa kau bertemu appa dan amma?  Apa kau juga bertemu dengan pacarmu yang dulu? Kau bahagia kah? Apa yang harus aku perbuat disini sekarang? Tanpa kau siapa yang akan melindungi ku? Hyung… sekarang aku hidup untuk apa? Jawab aku.. kenapa kau pergi tanpa akuu??? Aku selalu menyayangi mu hyung, walau tak pernah sekalipun aku mengatakan kata2 ini langsung padamu..’

Lalu YuRi menekan tombol send.. ia mengirim e-mail ke alamat e-mail hyungnya. Air matanya terus menetes. Ia ingat dulu hyungnya juga merasakan hal yang sama ketika TaeMin ditinggal pergi oleh Eva, pacarnya dari Seattle yang meninggal karena kecelakaan.

‘ siapa yang membunuhmu hyung?’ kata YuRi sambil menunduk dan menangis

To Be Continue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: